Comscore Tracker

5 Gejala Umum yang Menandakan Kamu Kekurangan Vitamin K

Pada bayi juga bisa berisiko

Vitamin K adalah vitamin yang larut dalam lemak. Jenisnya ada dua, yaitu vitamin K1 dan K2. Vitamin K1 memainkan peran penting dalam pembekuan darah, sedangkan vitamin K2 dibutuhkan untuk kesehatan tulang, regulasi pertumbuhan sel, dan pencegahan kalsifikasi arteri.

Secara klinis, perempuan usia 19 ke atas butuh 90 mcg vitamin K per hari, sedangkan laki-laki usia 19 ke atas butuh 120 mcg setiap hari.

Walaupun vitamin K bisa dengan mudah didapat lewat makanan, tetapi masih saja ada orang yang mengalami kekurangan vitamin ini. Berikut ini adalah tanda dan gejala tubuhmu kekurangan vitamin K.

1. Kekuatan tulang menurun

5 Gejala Umum yang Menandakan Kamu Kekurangan Vitamin Kpexels.com/AneteLusina

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa vitamin K2 memiliki peran penting dalam kesehatan tulang dan menjaganya tetap kokoh. Jadi, kalau sampai kekurangan, tentu kesehatan tulang mengalami penurunan.

Dengan tercukupinya tingkat konsumsi vitamin K, tentu tingkat kepadatan mineral tulang juga lebih tinggi dan tentunya risiko patah tulang akan semakin mengecil.

2. Gangguan pembekuan darah

5 Gejala Umum yang Menandakan Kamu Kekurangan Vitamin Kfreepik.com/prostooleh

Bila sulit menghentikan perdarahan pada luka sayat atau tusukan, bisa jadi itu adalah tanda kekurangan vitamin K.

Tanda lainnya adalah volume darah menstruasi yang banyak, mimisan yang lama berhenti, adanya darah dalam urine, darah dalam feses, atau gusi berdarah.

Vitamin K sangat penting sebagai pertolongan pertama saat ada luka terbuka di tubuh. Sebab, vitamin ini bertindak selaras dengan enzim yang diperlukan untuk sintesis protrombin, protein yang terlibat dalam pembekuan darah. 

Baca Juga: Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?

3. Kamu mengalami masalah pada jantung

5 Gejala Umum yang Menandakan Kamu Kekurangan Vitamin KPexels/PhotomixCompany

Ketika kadar vitamin K di tubuh rendah, kalsium akan disimpan di jaringan lunak seperti arteri, bukan di tulang. Imbasnya tulang akan melemah, tetapi yang lebih buruk adalah penyakit jantung.

kita akan semakin melemah, namun yang terburuk adalah penyakit jantung. Ini karena kalsifikasi vaskular atau endapan mineral kalsium fosfat pada dinding pembuluh darah, yang secara perlahan nantinya cikal bakal penyakit jantung koroner. Satu lagi, orang dengan penyakit ginjal kronis memiliki risiko kalsifikasi vaskular yang jauh lebih tinggi.

4. Menderita radang sendi

5 Gejala Umum yang Menandakan Kamu Kekurangan Vitamin Kunsplash.com/Imani Bahati

Ketika vitamin K di dalam tubuh rendah alias kekurangan vitamin K, maka tulang termasuk tulang rawanmu secara otomatis tidak mendapatkan asupan yang layak. Lalu apa dampaknya?

Kondisi tersebut dapat menyebabkan risiko penyakit osteoartritis meningkat. Apalagi, pada usia tua gejala osteoartritis akan semakin terasa.

5. Berisiko pada kesehatan bayi

5 Gejala Umum yang Menandakan Kamu Kekurangan Vitamin Kpixabay.com/fancycrave1

American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa setiap bayi yang baru lahir harus menerima dosis tunggal 0,5 hingga 1 mg vitamin K1 saat lahir.

Hal tersebut disebabkan oleh kandungan vitamin K disebarkan secara tidak maksimal ke seluruh plasenta. Imbasnya, jika tidak diberikan pertolongan asupan pertama atau bahkan dari kandungan ASI, maka bayi akan mengalami defisiensi vitamin K.

Dalam beberapa minggu pertama kehidupan si bayi, ia bisa mengalami perdarahan akibat defisiensi vitamin K (vitamin K deficiency bleeding). Tentunya ini bisa berbahaya.

Itulah tanda-tanda tubuh kekurangan vitamin K. Kamu bisa memenuhi kebutuhannya lewat asupan makanan seperti kale, bayam, brokoli, hati sapi, daging ayam, buncis, kiwi, minyak kedelai, alpukat, kacang polong, kol, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 10 Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin D, Bisa Berujung pada Kanker lho!

Basri W Pakpahan Photo Verified Writer Basri W Pakpahan

Menulis untuk Memperbaiki Diri

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya