Comscore Tracker

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulit

Awas jerawat makin parah dan kerutan makin jelas!

Nggak peduli seberapa banyak produk skincare yang kamu gunakan untuk menjaga kulit dari luar, kulit juga membutuhkan perlindungan dari dalam, yakni dari pola makanmu sehari-hari. Ya, kamu mesti bisa membedakan mana makanan untuk menutrisi kulit serta makanan yang punya efek buruk terhadap kesehatan kulit.

Ya, ada berbagai makanan yang harus dihindari jika kamu ingin mencegah keriput, bintik penuaan, jerawat, dan masalah kulit lainnya. Berikut ini akan dijelaskan deretan makanan yang buruk untuk kesehatan kulit berikut alasannya.

1. Daging berlemak

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi seseorang mengalami peradangan di kulit (pexels.com/AnnaNekrashevich)

Banyak daging yang tinggi akan lemak jenuh. Potongan daging berlemak seperti potongan iga short ribs, yang mana tinggi akan lemak jenuh, dihubungkan dengan konsentrasi faktor pertumbuhan insulin yang tinggi, menurut penelitian dalam British Journal of Nutrition tahun 2010.

Faktor pertumbuhan insulin merangsang produksi hormon seks yang dapat meningkatkan produksi jerawat. Kalau daging adalah bagian dari pola makan harianmu, sebaiknya pilih potongan daging tanpa atau sedikit lemak, misalnya tenderloin atau daging has dalam, atau daging giling yang setidaknya 95 persen tanpa lemak. Daging kalkun giling atau dada ayam juga bisa jadi pilihan.

2. Makanan dengan indeks glikemik tinggi

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi pasta (pexels.com/KlausNielsen)

Makanan yang kaya akan glikemik seperti roti putih, pasta putih, dan kentang dapat mendatangkan malapetaka pada kulit. Akibatnya bukan cuma menyebabkan jerawat, tetapi juga dikaitkan dengan penuaan dini, menurut Journal of the American Academy of Dermatology tahun 2016.

Kadar gula darah tinggi (yang bisa dipicu oleh makanan dengan indeks glikemik tinggi) mengarah ke proses yang disebut glikasi, di mana molekul gula menempel pada kolagen di kulit. Ini menyebabkan kolagen mengeras, sehingga pecah bukannya lentur, yang mengarah ke keriput. Untuk mencegahnya, pilihlah biji-bijian utuh ketimbang tepung olahan.

Baca Juga: Coba Skincare Baru Jadi Jerawatan? Ini Perbedaan Purging dan Breakout

3. Susu dan produk olahannya

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi minum susu (pexels.com/cottonbro)

Penelitian dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology tahun 2014 mencoba mencari tahu korelasi konsumsi susu dengan jerawat. Dari situ, ditemukan bahwa susu sapi dapat meningkatkan kadar insulin dan beberapa merek bahkan mengandung hormon pertumbuhan.

Naiknya kadar insulin meningkatkan kadar kortisol yang bersirkulasi yang mengikat kelenjar sebaceous, meningkatkan produksi sebum. Susu tidak akan menimbulkan jerawat, tetapi dapat mengungkap kecenderungan genetik yang mendasarinya.

Mengingat susu sapi telah dihubungkan dengan beberapa masalah kulit, hal yang sama berlaku untuk produk susu yang dibuat dari susu sapi, seperti beberapa jenis keju, es krim, dan banyak lagi.

4. Protein whey

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi protein shake (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Protein whey bisa terkandung dalam susu sapi, tapi sekarang juga biasa dikonsumsi, seperti dalam bentuk minuman protein shake atau ditambahkan ke dalam smoothie.

Kerap dikonsumsi untuk membentuk otot, tetapi menurut laporan dalam jurnal
Anais Brasileiros de Dermatologia tahun 2013, protein whey juga dihubungkan dengan jerawat.

Penyebab adalah karena protein tersebut dapat meningkatkan produksi hormon yang disebut insulin-like growth factor 1 (IGF-1). Pada gilirannya, insulin meningkatkan produksi sebum, yang mana dihubungkan dengan perkembangan dan perburukan jerawat.

5. Alkohol

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi menikmati red wine sambil ngobrol (pexels.com/AndresAyrton)

Berdasarkan laporan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology tahun 2019, alkohol punya kemampuan untuk mempercepat penuaan dan menyebabkan perubahan pada tekstur kulit, khususnya pada perempuan bila konsumsinya berlebihan.

Hal tersebut tersebut karena alkohol bertindak sebagai diuretik, yaitu menarik cairan dari tubuh. Kurang cairan bisa menyebabkan dehidrasi dan menghilangkan kelembapan kulit, akhirnya menyebabkan kulit kering. Lama-lama ini bisa menciptakan kerutan halus dan keriput makin jelas.

6. Makanan cepat saji

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi junk food (pexels.com/ValeriaBoltneva)

Laporan dalam Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology tahun 2010 menyebut, jerawat berhubungan kuat dengan pola makan Barat yang tinggi kalori, lemak, dan karbohidrat olahan.

Makanan cepat saji seperti burger, nugget, hot dog, kentang goreng, minuman bersoda, dan milkshake adalah beberapa jenis makanan cepat saji yang dapat meningkatkan risiko jerawat.

Baca Juga: 10 Cara Ampuh dan Efektif untuk Mengatasi Jerawat di Kulit Kepala

7. Keripik maupun makanan yang digoreng

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi keripik (pexels.com/ValeriaBoltneva)

Seperti halnya makanan cepat saji, keripik kentang atau kentang goreng perlu dihindari bila kamu ingin kulit tampak awet muda, menurut laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2020.

Jenis makanan tersebut digoreng dengan minyak yang sangat banyak, yang mana ini dapat menyebabkan inflamasi di tubuh, termasuk kulit. Mereka juga mengandung karbohidrat olahan yang juga dapat menyebabkan inflamasi, memicu kerutan dan kulit tampak lebih tua.

8. Makanan pedas

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi cabai yang siap diolah (pexels.com/ArtemBeliaikin)

Doyan makan makanan pedas bahkan hingga tingkat kepedasannya sampai level 10? Ternyata ini tak baik untuk kulit.

Menurut survei yang dilakukan oleh National Rosacea Society, makanan pedas dapat memicu rosasea, proses peradangan lainnya. Peradangan dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah, peningkatan produksi sebum, dan sensitivitas kulit. Rosasea bisa membuat kulit memerah, berjerawat, kista, hingga pembengkakan hidung.

Makanan apa pun yang menyebabkan pembuluh darah melebar dan membuat kulit memerah dapat memicu atau memperburuk gejala, menurut laporan dalam jurnal Dermatology Practical & Conceptual tahun 2017. Para peneliti menemukan bahwa banyak orang dengan rosasea melaporkan episode kemerahan setelah makan makanan pedas,  minum alkohol, atau minuman panas.

9. Cokelat

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi coklat hitam (pexels.com/Pixabay)

Cokelat juga bisa membuat perburukan jerawat, berdasarkan laporan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology tahun 2014. 

Tubuh memetabolisme karbohidrat ini dengan cara yang sama seperti gula, yang berarti mereka juga dapat menyebabkan kerutan dengan merusak kolagen di kulit. Diet tinggi lemak dan gula halus, seperti yang ditemukan di permen dan cokelat, bisa meningkatkan produksi sebum dan memicu respons peradangan dalam tubuh, yang keduanya dapat meningkatkan risiko berjerawat.

10. Minuman bersoda

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi minuman bersoda (unsplash.com/Mohamad Babayan)

Studi dalam American Journal of Public Health tahun 2014 menyebut bahwa minuman bersoda dapat merusak suplai kolagen, lalu menyebabkan kulit mengendur. Soda juga mengandung fosfat dan ketika kadarnya meningkat, itu akan menipiskan kulit dan menyebabkan penuaan dini seperti munculnya kerutan.

11. Aneka kue manis

Alasan Kenapa 11 Makanan Ini Buruk bagi Kesehatan Kulitilustrasi kue manis (unsplash.com/Greta Punch)

Aneka kue yang dipanggang atau baked goods, seperti roti, biskuit, bagel, muffin, brownie, cake, kukis, pastry, tart, cracker, dan sebagainya sering kali mengandung lemak trans yang tinggi, yang mana ini dapat berdampak buruk pada kulit dan kesehatan tubuh, menurut studi dalam jurnal Food and Chemical Toxicology tahun 2014. 

Lemak trans dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik dalam tubuh, akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung. 

Terlalu banyak konsumsi gula dan karbohidrat olahan bisa menyebabkan kerusakan pada kolagen yang perannya adalah membuat kulit elastis dan melawan kerutan.

Bila ingin kulitmu senantiasa sehat dan tampak awet muda, mulai sekarang batasi konsumsi makanan di atas, ya. Terapkanlah pola makan sehat bergizi seimbang, rutin olahraga, istirahat cukup, dan kelola stres dengan baik yang tak cuma baik untuk kulit, tapi juga kesehatan secara keseluruhan. Terakhir, jangan lupa rutin membersihkan wajah dan lakukan perawatan kulit yang sesuai, ya.

Baca Juga: Berjerawat di Hidung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Basri W Pakpahan Photo Verified Writer Basri W Pakpahan

Menulis untuk Memperbaiki Diri

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya