Comscore Tracker

Membuka Jendela Cukup untuk Menghilangkan Residu Asap Rokok?

Residu asap rokok dapat menempel dan sulit dihilangkan

Kamu tentu sudah mengetahui apa saja bahaya merokok. Selain perokok, orang lain yang berada di sekitar perokok juga berisiko mengalami masalah kesehatan yang sama akibat ikut menghirup asap rokok. 

Nah, beberapa dari kita mungkin menganggap bahwa dengan membuka jendela rumah atau merokok di ruangan lain dapat menghindarkan bahaya asap rokok dari orang sekitar. Namun, benarkah demikian? Berikut penjelasannya!

1. Asap rokok dapat berpindah antar ruangan

Membuka Jendela Cukup untuk Menghilangkan Residu Asap Rokok?ilustrasi asap rokok (pexels.com/Jill Burrow)

Asap rokok dapat berpindah dari ruangan satu ke ruangan lainnya. Menurut Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI, partikel asap rokok yang kecil juga dapat berpindah dengan mudah ke ruangan lainnya meskipun pintu sudah ditutup. 

Selain itu, National Health Service (NHS) menjelaskan, merokok di ruangan lain tidak lantas melindungi anggota keluarga lain dari paparan bahan kimia pada rokok meskipun sudah membuka jendela dan pintu. Asap rokok dapat bertahan di udara dalam 2 sampai 3 jam setelah selesai merokok meskipun dengan membuka jendela. Asap rokok juga dapat menyebar ke ruangan lain meskipun merokok di ruangan terpisah. 

2. Residu asap rokok dapat mengendap di benda sekitar

Membuka Jendela Cukup untuk Menghilangkan Residu Asap Rokok?ilustrasi perabotan rumah (unsplash.com/Nathan Fertig)

Menurut Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan RI, residu asap rokok dapat menempel di berbagai barang di sekitar perokok, seperti baju, dinding, karpet, furnitur, dan barang lainnya.

Mayo Clinic juga menjelaskan bahwa asap rokok juga mengandung polutan yang dapat mengendap di dalam ruangan. Residu tersebut juga mengandung bahan kimia berbahaya termasuk nikotin dan bahan karsinogen seperti formaldehida. 

Residu asap rokok yang menempel di permukaan benda makin lama akan terakumulasi. Residu asap rokok umumnya menempel di permukaan benda yang halus, antara lain baju, karpet, furnitur, dan lainnya. Partikel seperti debu juga dapat menempel di permukaan benda yang kasar seperti lantai, dinding, dan kendaraan. Bahkan, residu tersebut dapat menempel di permukaan benda dalam waktu yang lama. 

Baca Juga: 5 Bahaya Paparan Asap Rokok pada Anak-Anak

3. Residu asap rokok yang menempel sulit dihilangkan

Membuka Jendela Cukup untuk Menghilangkan Residu Asap Rokok?ilustrasi merokok (pexels.com/Harrison Haines)

Residu asap rokok tidak dapat dihilangkan dengan mudah. Mayo Clinic menjelaskan, residu asap rokok tidak lantas hilang dengan cara membuka jendela, menggunakan kipas angin, atau merokok di ruangan lain di dalam rumah. Mengutip penjelasan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), U.S. Surgeon General menyampaikan bahwa memisahkan perokok dengan non perokok, membersihkan udara, dan ventilasi tidak dapat mengurangi paparan asap rokok.

Hal ini disebabkan sistem pembersihan udara konvensional hanya dapat menghilangkan partikel berukuran besar saja sedangkan partikel berukuran lebih kecil dan gas pada asap rokok tidak dapat dibersihkan. Selain itu, pemanasan, ventilasi, dan sistem pendingin udara tidak dapat mencegah paparan asap rokok. Justru sebaliknya, sistem pemanasan, ventilasi, dan sistem pendingin udara menyebarkan asap rokok.

4. Bayi dan anak-anak lebih rentan

Membuka Jendela Cukup untuk Menghilangkan Residu Asap Rokok?ilustrasi bayi (pexels.com/Pixabay)

Bayi dan anak-anak lebih berisiko terhadap paparan residu asap rokok yang menempel di permukaan benda. Sebab, mereka lebih sering melakukan aktivitas seperti merangkak atau memasukkan benda ke dalam mulut mereka.

Orang lain termasuk anak-anak dapat terpapar residu asap rokok yang menempel ketika mereka menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi atau menghirup asap rokok dari perokok aktif. Selain itu, usia anak-anak juga lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah daripada orang dewasa.

5. Cara mengurangi bahaya asap rokok dan residunya

Membuka Jendela Cukup untuk Menghilangkan Residu Asap Rokok?ilustrasi berhenti merokok (pixabay.com/Myriams-Fotos)

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa asap rokok menyebabkan masalah kesehatan, termasuk bagi perokok pasif. Namun, paparan residu yang menempel di permukaan benda masih diteliti efek dalam jangka panjang.

Meskipun begitu, merokok di dalam ruangan meningkatkan paparan bahan kimia berbahaya dan adanya ventilasi atau membersihkan tidak menghilangkan bahan berbahaya dengan maksimal.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menerangkan bahwa cara paling efektif agar area dalam ruangan aman dan terhindar dari bahaya asap rokok adalah dengan menerapkan lingkungan bebas asap rokok.

Membuka jendela rumah atau merokok di ruangan terpisah tidak cukup mengurangi paparan bahan kimia rokok pada orang lain. Sebab, asap rokok tetap dapat menyebar ke ruangan lain dan residu asap rokok dapat menempel di berbagai benda. Maka, cara terbaik untuk melindungi orang serumah dari bahaya asap rokok dan residunya yaitu menghentikan kebiasaan merokok.

Baca Juga: Mengapa Rokok Menyebabkan Kanker? Ini Penjelasannya

Dewi Purwati Photo Verified Writer Dewi Purwati

Health enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya