Comscore Tracker

5 Penyebab Kulit Menjadi Sensitif yang Sering Tidak Disadari

#IDNTimesHealth Kulit juga butuh perlakuan khusus

Kulit sensitif biasanya merupakan gejala dari kondisi lain. Jadi, pemilik kulit sensitif mungkin baru menyadarinya saat ia mengalami reaksi buruk terhadap sesuatu, seperti sabun, skincare, atau riasan.

Kondisi yang menyebabkan kulit sensitif biasanya tidak serius dan dapat dikendalikan dengan beberapa perubahan sederhana pada rutinitas perawatan kulit. Baca sampai tuntas ulasan berikut yang dirangkum dari laman Healthline dan Medical News Today untuk mengetahui apa saja yang mungkin menyebabkan kulit menjadi sensitif dan gejala yang harus diperhatikan.

1. Disposisi alami

5 Penyebab Kulit Menjadi Sensitif yang Sering Tidak Disadariilustrasi merawat kulit (pexels.com/Sora Shimazaki)

Kadang-kadang, kulit menjadi sensitif tanpa adanya kondisi kesehatan yang mendasarinya. Dalam hal ini, kulit mereka akan menjadi lebih mudah teriritasi. Beberapa hal yang menyebabkan kulit menjadi sensitif dan mudah teriritasi adalah, paparan sinar matahari, angin kencang, suhu yang sangat dingin, dan suhu yang sangat panas.

Gejala kulit sensitif atau reaktif dapat muncul dalam berbagai cara, seperti ruam atau gatal-gatal, bercak kemerahan, pecah, sensasi menyengat atau terbakar, terbakar sinar matahari.

2. Kulit kering

5 Penyebab Kulit Menjadi Sensitif yang Sering Tidak Disadariilustrasi kulit kering dan sensitif (pexels.com/Jenna Hamra)

Individu dengan kulit yang kering juga mungkin mengembangkan kulit yang sensitif. Kulit cenderung menjadi lebih sensitif karena kehilangan kelembapan pelindung dan lemak yang menjaga kulit dari kekeringan.

Kulit kering lebih mungkin muncul di area, seperti tangan, wajah, dan lengan. Mengambil langkah untuk menjaga kelembapan di kulit dapat membantu menjaganya agar tidak mengering, salah satunya adalah dengan menggunakan pelembap wajah dan losion untuk tubuh setiap hari.

Baca Juga: 5 Tips Hidrasi Kulit untuk Mencegah Kulit Kering dan Kusam saat Puasa

3. Dermatitis alergi

5 Penyebab Kulit Menjadi Sensitif yang Sering Tidak Disadariilustrasi menggaruk kulit (freepik.com/wayhomestudio)

Dermatitis alergi adalah jenis dermatitis kontak yang terjadi saat kulit menunjukkan reaksi alergi terhadap zat tertentu ketika bersentuhan dengannya. Penyebab umum reaksi meliputi:

  • Perhiasan yang mengandung nikel;
  • wewangian;
  • lateks;
  • pewarna;
  • bahan kimia;
  • reaksi terhadap tanaman tertentu.

Gejala dermatitis alergi mungkin termasuk:

  • Kemerahan dengan atau tanpa pembengkakan,
  • ruam atau gatal-gatal,
  • kulit kering dan bersisik,
  • kulit melepuh atau pecah-pecah,
  • bercak-bercak kulit yang gelap dan kasar,

Gejala dapat hilang dengan sendirinya apabila individu menjauhi produk yang menyebabkan alergi tersebut. Jika kamu merasa mengalami dermatitis alergi namun kesulitan mengidentifikasi produk yang memicu gejala, maka kamu harus menemui dokter kulit.

4. Eksim

5 Penyebab Kulit Menjadi Sensitif yang Sering Tidak Disadariilustrasi menggaruk kulit (freepik.com/wayhomestudio)

Eksim mempengaruhi kemampuan kulit untuk melindungi diri dari iritasi, seperti kuman di udara atau bahan kimia dalam. Akibatnya, eksim membuat kulit jadi ekstra sensitif terhadap produk yang sebenarnya tidak mengganggu orang-orang pada umumnya, seperti sabun dan kosmetik.

Gejala eksim sangat bervariasi antara orang satu dan yang lainnya. Biasanya, eksim ditandai dengan satu atau beberapa gejala berikut:

  • Kulit kering;
  • gatal;
  • benjolan kecil yang dapat mengeluarkan cairan;
  • bercak merah hingga abu-abu kecoklatan pada kulit;
  • bengkak;
  • kulit tebal, pecah-pecah, atau bersisik.

Umumnya, eksim dan gejala yang menyertainya dapat diredakan dengan krim dan pelembab anti-gatal yang dijual bebas. Jika gejalanya menjadi parah, temui penyedia layanan kesehatan.

5. Fotodermatosis

5 Penyebab Kulit Menjadi Sensitif yang Sering Tidak Disadariilustrasi perempuan terpapar sinar matahari (pexels.com/Maggie Zhan)

Fotodermatosis adalah reaksi abnormal kulit terhadap sinar matahari. Paparan sinar ultraviolet (UV) dari sinar matahari dapat memicu sistem kekebalan, menyebabkan individu mengalami ruam, lecet, atau bercak kulit bersisik.

Fotodermatosis bisa sulit dikenali. Namun, biasanya gejalanya berupa:

  • Ruam yang hanya muncul di bagian tubuh yang terkena sinar matahari;
  • terdapat garis yang jelas membedakan kulit yang tertutup dari kulit yang tidak;
  • kondisinya memburuk di musim panas;
  • kulit yang ditutupi oleh rambut tidak terpengaruh;
  • kulit yang tertutup bayangan, seperti kelopak mata atau di bawah dagu, tidak terpengaruh.

Fotodermatosis bisa disebabkan oleh obat yang kamu minum, jadi beri tahu penyedia layanan kesehatan jika kamu merasa terlalu sensitif terhadap sinar matahari.

Umumnya, memiliki kulit sensitif bukanlah pertanda kondisi kulit yang serius dan bisa diatasi dengan menghindari faktor pemicu munculnya gejala. Namun, siapa pun yang mengalami gejala persisten atau memburuk harus menemui dokter atau dokter kulit untuk melakukan pengujian dan perawatan sesuai kondisi yang mendasari.

Baca Juga: 10 Cara Ampuh dan Efektif untuk Mengatasi Jerawat di Kulit Kepala

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya