Comscore Tracker

5 Efek Samping terlalu Banyak Menyantap Daging, Bahaya bagi Kesehatan

Konsumsi secukupnya saja

Daging merupakan sumber protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, daging memiliki rasa yang gurih dan mudah diolah menjadi beragam hidangan, dan tentunya bikin kenyang. Maka, tak mengherankan jika daging menjadi makanan favorit banyak orang.

Meskipun pada dasarnya makan daging memberikan manfaat bagi tubuh, tapi konsumsi yang berlebihan bisa memberikan efek yang sebaliknya. Oleh karena itu, porsi yang dimakan sewajarnya saja. 

Apa saja efek samping yang bisa terjadi akibat terlalu banyak makan daging? Jawabannya ada di penjelasan berikut ini.

1. Kamu mengalami sembelit

5 Efek Samping terlalu Banyak Menyantap Daging, Bahaya bagi Kesehatanfreepik.com/jcomp

Daging hampir tidak mengandung serat. Padahal, serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Karenanya, kurangnya asupan serat dapat menyebabkan sembelit dan nyeri saat buang air besar, dikutip dari laman The Healthy.

Untuk melancarkan kembali sistem pencernaan, kamu perlu menambahkan karbohidrat sehat, seperti biji-bijian, buah, dan sayuran dalam diet. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan serat beserta nutrisi baik yang lain.

2. Dehidrasi

5 Efek Samping terlalu Banyak Menyantap Daging, Bahaya bagi Kesehatanpexels.com/Andrea Piacquadio

Menurut sebuah studi dari University of Connecticut, Amerika Serikat (AS) pola makan tinggi protein dapat menyebabkan ginjal menghasilkan urine yang lebih pekat, sehingga menyebabkan dehidrasi. Akibatnya, ini dapat memengaruhi banyak hal dalam tubuh, mulai dari tingkat energi, kulit, hingga peningkatan keinginan makan dan bahkan kram otot.

Kamu mungkin juga akan merasa lebih mudah haus selama menjalani diet tinggi protein. Karenanya, kamu perlu minum lebih banyak air untuk mencegah dehidrasi.

Baca Juga: Dilarang dalam Islam, Ini 10 Manfaat Kesehatan Daging Babi

3. Kadar kolesterol terlalu tinggi

5 Efek Samping terlalu Banyak Menyantap Daging, Bahaya bagi Kesehatanpexels.com/PhotoMIX Company

Daging, utamanya daging merah, adalah salah satu sumber kolesterol. Mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol darah, jadi jika kamu makan daging yang lebih berlemak dalam jumlah besar, ini mungkin tidak akan baik bagi jantung. 

Kabar baiknya, kamu bisa mengurangi risiko ini dengan selektif memilih jenis daging. Menurut sebuah penelitian yang tercermin dalam rekomendasi American Heart Association, mengonsumsi hingga 170 gram daging sapi tanpa lemak sebagai bagian dari diet seimbang tidak akan berdampak negatif pada kadar kolesterol.

4. Mengalami masalah kesuburan

5 Efek Samping terlalu Banyak Menyantap Daging, Bahaya bagi Kesehatanpexels.com/Andrea Piacquadio

Konsumsi daging yang berlebihan juga bisa menyebabkan masalah kesuburan atau infertilitas. Karenanya, jika kamu mengalami masalah dalam program hamil, mungkin ini bisa disebabkan karena tingginya konsumsi daging.

Memilih opsi protein nabati atau kaya asam lemak omega-3 seperti ikan berlemak, dan membatasi daging merah dan olahan menghasilkan peningkatan kesuburan pada perempuan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Fertility and Sterility

Sementara itu untuk laki-laki, data menunjukkan bahwa daging merah olahan dikaitkan dengan jumlah sperma yang lebih rendah.

5. Lebih mungkin mengembangkan batu ginjal

5 Efek Samping terlalu Banyak Menyantap Daging, Bahaya bagi Kesehatanfreepik.com/wayhomestudio

Daging merupakan salah satu sumber protein yang tinggi. Akan tetapi, asupan protein yang berlebihan dapat merusak ginjal, melansir The Healthy. 

Secara khusus, protein hewani penuh dengan senyawa yang disebut purin, yang terurai menjadi asam urat. Nah, terlalu banyak asam urat dalam tubuh dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Kebanyakan orang seharusnya tidak memiliki kesulitan memecah protein, katanya. Namun, individu yang memiliki riwayat keluarga dengan masalah ginjal wajib memperhatikan asupan protein. 

Kamu tentunya tidak ingin mengalami semua masalah tersebut. Untuk itu, biasakan untuk mengonsumsi daging dalam jumlah secukupnya dan jangan berlebihan. 

Baca Juga: 7 Hal Ini Akan Terjadi kalau Kamu Berhenti Makan Daging

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya