Comscore Tracker

Demi Kebaikan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Hindari saat Perut Kosong

Bisa memicu gangguan kesehatan

Perut kosong adalah kondisi saat tidak terdapat apa-apa di dalam perut. Ini terjadi ketika kamu tidak makan selama beberapa jam, misalnya saat kamu bangun tidur pada pagi hari atau penghujung hari saat kamu tidak makan apa pun seharian.

Mungkin ada hal-hal tertentu yang kamu lakukan saat perut kosong, seperti minum obat tertentu atau makan makanan tertentu. Demi kebaikanmu sendiri, pastikan untuk menghindari hal-hal ini saat perutmu belum terisi.

1. Mengunyah permen karet

Demi Kebaikan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Hindari saat Perut Kosongunsplash.com/Marvin Meyer

Melansir Brightside, asam pencernaan yang dihasilkan saat kamu mengunyah permen karet dapat menghancurkan lapisan perut yang kosong. Bila dikonsumsi berlebihan, maka bisa memicu gastritis

Selain itu, orang yang banyak mengunyah permen karet diketahui lebih menyukai makan junk food daripada buah dan sayuran.

Sebagai alternatif, pilihlah permen karet yang mengandung pemanis alami, seperti xylitol atau sorbitol yang tidak terlalu berbahaya dibandingkan dengan gula, siklamat, atau aspartam.

Tak cuma itu, pastikan kamu tidak mengunyah permen karet dalam waktu lebih dari 10 menit, bahkan dengan perut yang sudah terisi.

2. Tidur

Demi Kebaikan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Hindari saat Perut Kosongpexels.com/Andrea Piacquadio

Kelaparan dan kadar glukosa yang rendah membuat kita sulit tidur, menyebabkan tidur dangkal, dan bangun lebih awal, seperti yang dijelaskan di laman Mayo Clinic. Menariknya, kurang tidur akan meningkatkan hormon lapar, sehingga kita akan lebih banyak makan keesokan harinya setelah tidur dengan melewatkan makan malam.

Walaupun begitu, makan berlebihan sebelum tidur juga merupakan ide yang buruk. Jadi, sebaiknya makanlah dengan porsi secukupnya dan konsumsi makanan yang mengandung elemen-elemen yang akan membuatmu tidur nyenyak.

Baca Juga: 5 Penyebab Kamu Sering Merasa Lapar Setiap Waktu, Jangan Diremehkan!

3. Olahraga intensitas tinggi

Demi Kebaikan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Hindari saat Perut Kosongpexels.com/The Lazy Artist Gallery

Selama ini, kamu mungkin berpikir bahwa berlatih dengan perut kosong memungkinkan kamu mendapatkan kesempatan lebih baik untuk membakar lebih banyak kalori. Padahal, ini justru membuat kamu tidak memiliki kekuatan untuk berolahraga secara intens.

Justru, segala jenis aktivitas fisik sebenarnya meningkatkan produksi cairan lambung yang bisa sangat asam dan dapat membakar lapisan perut. Alih-alih meningkatkan pembakaran lemak, ini justru menyebabkan kehilangan massa otot, melansir The New York Times. Intensitas latihan juga berkurang karena tubuh kekurangan energi.

Sebagai alternatif, gantilah latihan intensitas tinggi dengan latihan aerobik. Jika kamu memiliki masalah pencernaan, sebaiknya makan camilan sebelum melakukan olahraga apa pun, karena aktivitas fisik memicu produksi cairan lambung yang berbahaya bagi perut kosong.

4. Berbelanja

Demi Kebaikan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Hindari saat Perut Kosongpexels.com/mentatdgt

Sadar atau tidak, saat kelaparan kamu akan membeli lebih banyak makanan daripada yang sebenarnya kamu butuhkan. Perut kosong membuat kamu lebih kalap dalam berbelanja, bahkan di toko non makanan.

Menurut penelitian dalam yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, orang yang kelaparan mematuhi pesan internal tubuh dalam menginginkan sesuatu dengan membeli sesuatu.

Kemudian, selain makan dan membuat daftar belanja sebelumnya, membayar dengan uang tunai juga dapat membantu kamu menghemat uang. Melansir Time, ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang cenderung belanja lebih sedikit ketika membayar dengan uang tunai daripada kartu kredit.

5. Berdiskusi

Demi Kebaikan, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Hindari saat Perut Kosongpexels.com/Christina Morillo

Rasa lapar membuat seseorang jadi lebih mudah tersinggung dan kurang rasional. Ketika kamu mengendalikan diri, kamu sebenarnya menggunakan energi dan perut kosong memberikan sedikit energi untuk menjaga hal-hal tetap rasional.

Dilansir dari laman Medical News, otak menggunakan glukosa sebagai bahan bakar untuk mengatur pengendalian diri. Ketika glukosa rendah, makan kita akan jadi lebih sulit untuk mengendalikan emosi, seperti kemarahan dan agresi. Karena alasan inilah, saat kamu perlu berdiskusi masalah sensitif dengan orang lain, pastikan kamu tidak membahasnya dengan kondisi perut kosong, karena kamu akan lebih rentan tersinggung.

Wah, ternyata perut yang kosong memberikan dampak yang besar pada banyak aspek. Jadi, supaya tidak menyesal, pastikan kamu menghindari hal-hal tersebut saat perut sedang dalam keadaan kosong atau isi dulu perutmu.

Baca Juga: Mengapa Lapar Lebih Bisa Ditahan Ketimbang Haus? Ini 5 Penjelasannya

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya