Comscore Tracker

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui Faktanya

Masalah ini kerap dipandang sebelah mata 

Masih banyak mitos yang beredar di luar sana tentang penyakit mental atau mental disorder, mulai dari yang absurd hingga yang kontradiktif dan kebanyakan adalah salah. Yang lebih disayangkan, miskonsepsi ini semakin menyulitkan mereka yang mengalami masalah kesehatan mental untuk mendapatkan dukungan dan perhatian yang mereka butuhkan.

Dikutip dari Psychology today, stigma yang terus melingkupi masalah kesehatan mental mencegah orang-orang dengan masalah ini mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Seperti, takut masalah yang mereka alami dapat memengaruhi karier mereka, atau bahkan takut dipandang sebelah mata, sehingga mereka takut memberi tahu siapa pun tentang apa yang mereka alami.

Maka dari itu, penting bagi kita semua untuk mengungkap miskonsepsi yang selama ini masih banyak dipercaya. Berikut adalah 6 miskonsepsi tentang kesehatan mental yang perlu kamu tahu kebenarannya.

1. Hanya ada dua tipe orang, yaitu sehat secara mental dan memiliki gangguan mental

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui Faktanyatodaysparent.com

Realitanya:
Ibaratnya, orang yang sehat secara fisik mungkin masih mengalami masalah kesehatan kecil, seperti kolesterol tinggi, hipertensi, atau luka pada tubuh. Orang yang sehat secara mental tetap memiliki kemungkinan mengalami satu atau dua masalah emosional. Kesehatan mental adalah sebuah rangkaian panjang dan orang-orang dapat jatuh di mana saja dalam spektrum tersebut.

Bahkan walaupun kamu merasa dalam keadaan baik-baik saja, ada peluang kamu tidak 100 persen sehat secara mental. Faktanya, U.S. Department of Health and Human Services memperkirakan hanya ada sekitar 17 persen orang dewasa yang dalam keadaan benar-benar sehat.

2. Kesehatan mental bukanlah jenis gangguan kesehatan yang dapat dicegah

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui FaktanyaUnsplash.com/Kleiton Silva

Realitanya:
Dikutip dari Psychology today, kamu tidak dapat mencegah semua masalah kesehatan mental, seperti genetika dan peristiwa traumatis. Tetapi setiap orang dapat mengambil langkah-langkah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan mencegah penyakit mental lebih lanjut.

Membiasakan hidup sehat, seperti menjaga pola makan, tidur cukup, serta olahraga teratur turut berperan dalam menjaga kesehatan mental. Demikian pula menyingkirkan kebiasaan yang berpotensi merusak mental, seperti selalu mengasihani diri sendiri dan menyesali masa lalu, dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mental kamu.

3. Orang-orang dengan gangguan kesehatan mental biasanya kejam dan harus dihindari

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui FaktanyaUnsplash/Claudia

Realitanya:
Sayangnya masih banyak orang di luar sana yang beranggapan bahwa orang dengan mental disorder sebagai orang yang berbahaya dan cenderung psiko, sehingga harus dihindari. Padahal kenyataannya, menurut Canadian Living and Pathstone Mental Health, orang dengan mental disorder sejatinya tengah berjuang dengan depresi dan kecemasan. Mereka memiliki kehidupan normal, tetapi perasaan dan perilaku mereka secara negatif memengaruhi kegiatan sehari-hari mereka. Untuk itulah sangat penting agar orang dengan masalah kesehatan mental perlu dirujuk ke rumah sakit.

Selain itu, dikutip dari Psychcentral banyak penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang menderita gangguan mental lebih cenderung menjadi korban kekerasan daripada menjadi pelaku kekerasan. Dan ketika mereka yang memiliki masalah kesehatan mental tiba-tiba menjadi kejam, hal itu biasanya merupakan bentuk dari perlindungan terhadap dirinya sendiri. Selain itu, orang-orang dengan mental disorder yang menjadi sasaran kekerasan cenderung untuk melakukan kekerasan terhadap dirinya sendiri.

4. Orang dengan mental disorder akan sembuh cukup dengan berbagai obat-obatan yang diresepkan dokter

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui Faktanyard.com

Realitanya:
Obat-obatan merupakan salah satu perawatan paling efektif dalam mengatasi gangguan mental seperti depresi dan kecemasan. Dan mayoritas orang percaya bahwa obat-obatan saja sudah cukup untuk menyembuhkan pasien dengan mental disorder.

Psikiater memang secara rutin meresepkan obat untuk membantu mengendalikan gangguan ini. Akan tetapi, dikutip dari Psychcentral obat-obatan untuk depresi ini dapat bekerja secara optimal jika didampingi dengan bantuan psikoterapi, peer suport, dan motivasi dari dalam diri sendiri.

5. Gangguan mental dialami seseorang untuk seumur hidup

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui FaktanyaUnsplash/Joshua Rawson-Harris

Realitanya:
Memang tidak semua masalah kesehatan mental dapat disembuhkan, misalnya skizofrenia yang tidak dapat hilang. Tetapi sebagian besar masalah kesehatan mental dapat diobati.

The National Alliance on Mental Illness melaporkan bahwa antara 70 sampai 90 persen orang mengalami pengurangan gejala gangguan mental dengan kombinasi terapi dan obat-obatan. Pemulihan total dari berbagai masalah kesehatan mental juga seringkali dimungkinkan.

6. Mental disorder berhubungan erat dengan mental strength

6 Miskonsepsi Kesehatan Mental yang Perlu Kamu Ketahui FaktanyaUnsplash.com/Alex Lby

Realitanya:
Menurut Ami Morin, instruktur psikologis sekaligus kontributor Psychology today, orang-orang kerap menghubungkan masalah kesehatan mental dengan kekuatan mental. Di mana orang dengan mental disorder dianggap memiliki mental yang lemah.

Padahal menurut Ami, kekuatan mental tidak sama dengan kesehatan mental. Sama seperti orang dengan diabetes tetapi dapat hidup sehat dan kuat secara fisik, seseorang dengan depresi masih bisa kuat secara mental. Bahkan banyak ditemukan orang dengan masalah kesehatan mental ternyata sangat kuat secara mental. Siapa pun dapat membuat pilihan untuk membangun mental yang kuat, terlepas dari apakah orang tersebut memiliki masalah kesehatan mental atau tidak.

Itu tadi beberapa miskonsepsi tentang gangguan mental yang banyak dipercaya orang-orang. Harapannya, setelah mengetahui keenam fakta di atas, stigma negatif yang selama ini melekat pada masalah kesehatan mental dapat lepas dan orang dengan masalah mental ini bisa mendapatkan dukungan dan pengobatan yang mereka butuhkan.

Ekaay Photo Community Writer Ekaay

Belajar hidup

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Just For You