Comscore Tracker

Mengenal Sindrom Klinefelter: Pria yang Memiliki Payudara Seperti Wanita

Memangnya memungkinkan kalau bentuknya sama persis?

Pernah gak kamu menemui kerabat atau kawan laki-laki yang memiliki ukuran payudara yang lebih besar dibandingkan para lelaki pada umumnya? Boleh jadi, ada kemungkinan laki-laki yang kamu lihat itu menderita suatu sindrom yang disebut dengan sindrom klinefelter.

Secara sederhana, sindrom klinefelter dapat didefinisikan sebagai kelainan genetik pada laki-laki yang diakibatkan oleh kelebihan kromosom X.  Berbeda dengan laki-laki normal yang memiliki kromosom seks berupa XY, penderita sindrom klinefelter umumnya memiliki kromosom seks XXY. Lalu bagaimana semua itu akan berpengaruh pada dada pria dengan sindrom ini? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan selengkapnya!

1. Sindrom klinefelter bukan merupakan penyakit turunan

Mengenal Sindrom Klinefelter: Pria yang Memiliki Payudara Seperti Wanitatheconversation.com

Sindrom Klinefelter tidak diwariskan, melainkan hanya terjadi sebagai akibat cacat pada kromosom. Sindrom ini terjadi secara acak setelah pembuahan, sejak pembentukan sperma atau telur pada orang tua, atau sejak bayi dalam kandungan.

Jadi, sebenarnya sindrom klinefelter bukanlah termasuk kategori penyakit turunan. Namun, kecenderungan melahirkan anak dengan sindrom klinefelter lebih memungkinkan terjadi pada perempuan yang hamil di atas usia 35 tahun.

2. Di Indonesia, sindrom klinefelter dapat terjadi antara 1 banding 100 ribu kelahiran hidup laki-laki

Mengenal Sindrom Klinefelter: Pria yang Memiliki Payudara Seperti Wanitahaikudeck.com

Kemungkinan kejadian sindrom klinefelter di Indonesia adalah sekitar 1 dari 100 ribu kelahiran hidup laki-laki, yang secara medis berarti lebih sering dijumpai dibandingkan angka dunia yang perbandingannya adalah 1:800 ribu. Salah satu faktor penyebab hal ini adalah karena kualitas lingkungan Indonesia yang buruk, yang berdampak pada perkembangan janin. 

Baca Juga: Suka Berpura-pura Sakit? Awas Gejala Sindrom Munchausen

3. Bisakah penderita Sindrom Klinefelter menyukai lawan jenis dan memperoleh keturunan?

Mengenal Sindrom Klinefelter: Pria yang Memiliki Payudara Seperti Wanitasnippetandink.com

Penderita sindrom klinefelter memang agak berbeda dari kebanyakan lelaki umumnya. Karena pengaruh kromsom X bawaan dari perempuan yang lebih dominan, maka kecenderungan kewanitaannya juga lebih besar. Kendati demikian, penderita ini juga bisa menyukai perempuan lain bahkan bisa juga melakukan hubungan seksual. Menurut para ahli, kecenderungan untuk dapat memperoleh keturunan penderita sindrom ini lebih kecil, karena mereka memiliki ukuran penis yang kecil, serta testis yang tidak berkembang dengan baik.

4. Kamu perlu tahu cara mencegah dan mengobati sindrom klinefelter

Mengenal Sindrom Klinefelter: Pria yang Memiliki Payudara Seperti Wanitathepracticemk.co.uk

Secara medis, belum ditemukan cara yang paling ampuh untuk megatasi sindrom ini. Metode pengobatan sindrom Klinefelter yang paling umum adalah dengan terapi obat pengganti hormon testosteron. Meskipun dapat mencegah atau mengobati banyak gejala, namun metode ini dikatakan belum dapat membantu pertumbuhan testis dan memulihkan kemandulan akibat sedikitnya sprema yang mampu diproduksi.

Jika gejala dapat diketahui lebih dini sejak masih anak-anak, perlu dilakukan pengukuran testosteron dalam darahnya, secara periodik setiap tahun. Jika kadarnya rendah, sehingga tidak terjadi perubahan seksual yang seharusnya dialami setiap anak laki-laki pada masa pubertas, ataupun jika timbul gejala yang disebabkan oleh gangguan metabolisme hormon, maka dilakukan pengobatan dengan pemberian hormon testosteron.

Jika berhasil, hasil dari pengobatannya adalah perkembangan fisik dan seksual yang normal, yaitu berupa pertumbuhan rambut kemaluan, penambahan ukuran penis dan skrotum (kantung zakar), pertumbuhan janggut, suara menjadi lebih dalam serta otot lebih berisi dan lebih kuat. Nah, bagi kamu yang mengalaminya, jangan berkecil hati, atapun jika ada kenalanmu yang mengalaminya. Karena itu bisa diatasi. Yay!

Baca Juga: Apakah Kamu Sering Kelelahan? Bisa Jadi Kamu Terjangkit Sindrom Ini

Adipati Galih Photo Community Writer Adipati Galih

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Community IDN Times

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Just For You