Comscore Tracker

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alis

Meski terkesan aneh, tetapi ada penjelasannya

Bersin adalah cara tubuh menghilangkan iritasi dari hidung atau tenggorokan. Bersin datang secara tiba-tiba dan bisa menimbulkan ketidaknyamanan, apalagi jika dialami terus-terusan.

Umumnya, bersin disebabkan oleh reaksi alergi atau saat sedang pilek. Akan tetapi, bersin juga dapat dipicu banyak hal yang tampak tak lazim. Apa sajakah itu? Simak penjelasan di bawah ini sampai tuntas, ya!

1. Bangun tidur pada pagi hari

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi bangun pagi (unsplash.com/bruce mars)

Siapa yang bersin-bersin saat bangun tidur? Bila mengalami ini, mungkin kamu memiliki rinitis alergi. Dilansir Cigna, seseorang dengan alergi dapat mengalami bersin yang intens pada pagi hari saat bangun tidur.

Besar kemungkinan, ini disebabkan oleh menumpuknya alergen saat tidur, sehingga ketika bangun dari tidur, seseorang yang punya alergi akan mengalami bersin-bersin.

2. Melihat matahari atau cahaya terang

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi melihat matahari (unsplash.com/jackdelulio)

Seseorang bisa bersin ketika melihat sinar matahari atau cahaya yang sangat terang. Kok, bisa?

Ternyata, kondisi ini hanya terjadi pada 10 hingga 35 persen populasi dunia. Kondisi ini dinamakan refleks bersin fotik (photic sneeze reflex). Ini merupakan kondisi turunan. Seseorang dengan kondisi ini akan bersin ketika matahari atau cahaya terang lainnya merangsang saraf optik secara berlebihan.

Pada perkembangannya, para peneliti juga menyebut kondisi tersebut sebagai autosomal dominant compelling helio-ophthalmic outburst syndrome atau disingkat sindrom ACHOO, mengutip PBS. Dari namanya saja sudah seperti bunyi bersin, ya?

3. Menghirup udara dingin

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi bersin karena menghirup udara dingin (freepik.com/stockking)

Bagi sebagian orang, menghirup udara yang dingin dapat memicu bersin. Dilansir The Healthy, ini terjadi bukan karena pilek maupun flu, tetapi bersin dipicu udara dingin.

Saraf trigeminal merupakan saraf yang bertanggung jawab atas sensasi bersin yang dirasakan. Embusan udara dingin dapat memicu saraf trigeminal ini, sehingga terjadilah bersin.

Baca Juga: Pilek tanpa Pemicu yang Jelas? Mungkin Itu Tanda Rinitis Vasomotor

4. Mengalami emosi yang kuat

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi marah (unsplash.com/Icons8 Team)

Bersin juga bisa disebabkan oleh emosi yang kuat, baik itu takut, sedih, gembira, frustrasi, atau emosi kuat lainnya.

Rasa takut dapat menyebabkan selaput hidung mengecil, sedangkan emosi lainnya menyebabkan selaput hidung membesar. Selaput hidung yang mengecil ataupun membesar ini dapat memicu bersin.

5. Mencabut alis

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi mencabut alis (pexels.com/Anthony Shkraba)

Ketika mencabut alis, tubuh dapat bereaksi dengan bersin. Melansir The Cut, ini karena saraf oftalmik pada mata merupakan salah satu saraf trigeminal.

Saraf trigeminal sendiri dapat mengirimkan sensasi dari hidung, alis, kelopak mata, dan bagian lain dari wajah ke otak. Dan, salah satu sensasi yang ditimbulkan bisa jadi berupa bersin.

6. Minum anggur merah

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi anggur merah (unsplash.com/Kym Ellis)

Seseorang dapat memiliki alergi terhadap kadar histamin yang tinggi dalam anggur merah atau red wine. Sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap histamin akan mencoba mengeluarkannya dari saluran udara hidung, sehingga dapat menyebabkan mata berair serta gatal, hidung meler, dan bersin. Kebanyakan orang yang mengalami reaksi ini adalah keturunan Asia, mengutip The Healthy.

7. Minum minuman berkarbonasi atau bersoda

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi minuman bersoda (freepik.com/lifeforstock)

Mengonsumsi minuman berkarbonasi atau bersoda juga bisa menyebabkan bersin. Karbon dioksida dalam minuman ini dapat memicu reseptor asam lidah yang berfungsi mengenali bahan kimia berbahaya.

Bila reseptor tersebut mengirimkan sinyal yang kuat ke otak karena sensasi soda yang begitu kuat, otak dapat menafsirkan sinyal tersebut sebagai rasa sakit, sehingga dapat memicu berbagai respons seperti keluarnya air mata, batuk, dan bersin.

Baca Juga: 8 Cara Alami untuk Meredakan Batuk akibat COVID-19

8. Memikirkan atau melakukan seks

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi seks (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Terdengar aneh, tetapi beberapa orang bisa bersin saat memikirkan seks. Kondisi ini disebut sebagai honeymoon rhinitis

Meskipun fenomena ini cukup aneh dan belum ditemukan penyebab pastinya, sebuah laporan berjudul "Honeymoon rhinitis" tahun 2002 dalam jurnal Allergy dari European Academy of Allergy and Clinical Immunology menjelaskan bahwa emosi yang intens dan sistem parasimpatis tubuh mungkin menjadi penyebab kondisi ini terjadi.

Sistem parasimpatis yang mengatur respons tubuh, termasuk dalam mengatur respons kenikmatan seksual dapat mengalami kekeliruan, sehingga akhirnya malah memicu refleks bersin.

Menurut buku Challenges in Rhinology tahun 2020, fenomena ini dapat terjadi pada setiap tahap selama berhubungan seks.

9. Mandi air panas

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi mandi air panas (columbiahvac.net)

Ketika tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh secara mendadak, bersin bisa terjadi. Bila kulit menjadi merah atau gatal setelah mandi air panas, seseorang juga bisa menjadi lebih rentan untuk bersin. Karenanya, mandi air panas bisa menyebabkan bersin bila suhu tubuh naik secara tiba-tiba dan tubuh tidak siap.

10. Makan dalam porsi yang besar atau berlebihan

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi makan dalam porsi besar (freepik.com/wayhomestudio)

Makan secara berlebihan dapat menyebabkan sakit perut karena kekenyangan. Akan tetapi, pada sebagian orang, makan dengan porsi yang banyak dapat menyebabkan bersin tidak terkendali. Hal ini disebabkan oleh kondisi yang disebut snatiation.

Mengutip Healthline, snatiation adalah gabungan dari kata "sneeze" atau bersin dan "satiation" atau kenyang. Kondisi ini ternyata relatif umum, tetapi memang belum diketahui apa penyebab pasti seseorang bisa bersin tak terkendali setelah makan dalam porsi besar.

Ada sebuah laporan yang mencatatkan seseorang yang mengalami bersin tak terkendali sebanyak 3-4 kali setelah makan. Tak hanya itu, hampir seluruh keluarganya juga mengalami gejala yang sama. Karenanya, snatiation mungkin merupakan kondisi genetik atau turunan.

11. Makan makanan panas atau pedas

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi makanan pedas dan panas (pixabay.com/Sharon Ang)

Rinitis gustatorik merupakan kondisi yang dapat menyebabkan seseorang bersin setelah makan, terutama makan makanan panas atau pedas. Rinitis gustatorik ini bukanlah alergi, dan biasanya disebabkan oleh saraf hidung yang hipersensitif terhadap pemicu dari luar, sehingga menyebabkan bersin, pilek, atau hidung tersumbat.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Current Opinions in Otolaryngology and Head and Neck Surgery tahun 2012, ada reseptor khusus di lapisan hidung yang dapat mendeteksi kapsaisin, senyawa yang ditemukan dalam cabai. Ketika reseptor tersebut mendeteksi kapsaisin, ini dapat memicu bersin.

12. Makan cokelat hitam

12 Pemicu Bersin yang Tidak Lazim, Salah Satunya Saat Mencabut Alisilustrasi cokelat hitam (freepik.com/freepik)

Rasa cokelat hitam yang kuat dapat mengaktifkan refleks bersin fotik, sama seperti saat melihat matahari atau cahaya terang. Dilansir The Atlantic, kondisi ini kemungkinan besar bersifat genetik dan dialami sekitar 18 hingga 35 persen populasi dunia.

Untuk bisa memicu refleks bersin fotik tersebut, diperlukan cokelat hitam yang mengandung sekitar 70 persen kakao murni.

Itulah beberapa penyebab bersin yang tidak lazim beserta penjelasannya. Meski bisa sangat mengganggu dan terasa tidak nyaman, tetapi bersin umumnya bukan merupakan masalah kesehatan serius. Bila kamu khawatir dengan bersin-bersin yang terus terjadi atau disertai gejala tak biasa lainnya, sebaiknya periksakan diri ke dokter, ya.

Baca Juga: 10 Penyakit yang Sebabkan Batuk serta Durasi Batuk Berlangsung

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya