Comscore Tracker

Manfaat Rutin Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B6 

Bantu meringankan gejala sindrom pramenstruasi.

Vitamin B6 atau piridoksina merupakan salah satu dari kelompok vitamin B kompleks yang berperan penting bagi kesehatan.

Mungkin sebagian orang belum familier tentang manfaatnya bagi tubuh. Padahal, beberapa masalah kesehatan bisa timbul bila asupan vitamin B6 tidak memadai dari makanan. 

Nah, inilah manfaat kesehatan yang bisa kamu dapat bila rutin mengonsumsi makanan sumber vitamin B6 setiap hari lewat pola makan bergizi seimbang.

1. Meringankan gejala PMS 

Manfaat Rutin Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B6 ilustrasi gejala PMS (pixabay.com/Saranya7)

Menurut keterangan dari National Association for Premenstrual Syndrome, rendahnya tingkat asupan vitamin dan mineral dapat memperburuk gejala sindrom pramenstruasi PMS. Kekurangan zat gizi mikro berupa mineral dan vitamin-vitamin tertentu, terutama vitamin B kompleks, berpengaruh terhadap produksi hormon estrogen.

Piridoksina sebagai salah satu kelompok vitamin B kompleks juga memiliki pengaruhnya dalam meringankan gejala PMS. Mengonsumsi asupan makanan sumber vitamin B6 dapat membantu memperbaiki gangguan suasana hati dan perilaku selama PMS.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Arsip Gizi dan Pangan tahun 2019 menunjukkan remaja perempuan yang asupan vitamin B6-nya kurang memiliki peluang 5,29 kali lebih besar untuk mengalami gejala PMS dibanding dengan remaja perempuan yang asupan vitamin B6-nya cukup.

Dengan kata lain, makin tinggi konsumsi vitamin B6, maka kejadian gejala PMS juga makin rendah.

2. Mencegah anemia

Manfaat Rutin Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B6 ilustrasi perempuan dengan anemia (pixabay.com/Engin_Akyurt)

Dijelaskan dalam jurnal Media Gizi Indonesia tahun 2015, bersama dengan riboflavin (vitamin B2), vitamin B6 berperan dalam proses penggabungan zat besi ke dalam heme menjadi hemoglobin.

Keberadaan kedua vitamin ini harus memadai agar pembentukan hemoglobin berjalan dengan baik. Ketika ketersediaannya di dalam tubuh rendah, ini akan mengganggu pembentukan globin sehingga besi terperangkap di feritin dan tidak tersedia untuk eritropoesis (pembentukan sel darah merah).

Karenanya, menjaga asupan vitamin B6 yang cukup dapat membantu kamu dalam mencegah terjadinya anemia.

Baca Juga: Vitamin B5: Fungsi, Manfaat, Dosis, dan Gejala Defisiensi

3. Mendukung fungsi imunitas tubuh 

Manfaat Rutin Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B6 ilustrasi sistem imun yang baik (pixabay.com/TheVirtualDenise)

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa vitamin B6 juga berperan dalam mendukung fungsi imunitas tubuh.

Seperti yang kita tahu, salah satu komponen sistem imun adalah antibodi. Antibodi ini berasal dari asam amino (protein) dan membutuhkan vitamin B6 dalam fungsi metabolismenya.

Jadi, apabila seseorang kekurangan asupan vitamin B6 lewat pola makannya sehari-hari, maka ia berpotensi mengalami penurunan produksi antibodi dalam tubuh, yang dapat mengakibatkan penurunan daya tahan tubuhnya.

4. Menjaga kesehatan kognitif lansia 

Manfaat Rutin Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B6 ilustrasi lansia (pixabay.com/thedlkr)

Menurut studi dalam Jurnal Gizi Klinik Indonesia tahun 2012, status vitamin B6 berpengaruh pada fungsi kognitif lansia. Kekurangan vitamin ini dapat mempengaruhi fungsi memori sehingga berdampak pada gangguan fungsi kognitifnya.

Kurangnya asupan vitamin B6 dapat mengganggu konsentrasi homosistein. Peningkatan konsentrasi homosistein yang beredar dalam pembuluh darah menjadi faktor risiko aterosklerosis (terbentuknya plak dalam pembuluh darah) dan juga berpengaruh secara langsung pada neuron dalam sistem saraf pusat.

Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa lansia dengan asupan vitamin B6 kurang mempunyai peluang 2,5 kali lebih tinggi untuk mengalami gangguan fungsi kognitif dibanding lansia dengan asupan vitamin B6 yang baik.

Jadi, sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan vitamin B6 harian. Bukan cuma untuk lansia, tetapi juga sejak remaja agar kemampuan kognitifnya tetap optimal hingga usia senja nanti.

5. Angka kecukupan gizi vitamin B6 

Manfaat Rutin Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin B6 Pixabay/blandinejoannic

Kekurangan vitamin B6 dewasa ini jarang terjadi, dan bila sampai terjadi biasanya secara bersamaan dengan kekurangan vitamin B kompleks lainnya. Kekurangan bisa terjadi karena obat-obatan tertentu (misalnya obat isoniazid), kecanduan alkohol, kelainan kongenital, penyakit kronis, atau gangguan absorpsi pada pencernaan.

Berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG) di Indonesia, rata-rata asupan vitamin B6 per harinya hanya sebesar 1,5 miligram (mg) saja. Meski tidak banyak, kamu tetap perlu mencukupinya untuk menjaga kesehatan tubuh yang lebih optimal.

Sumber makanan vitamin B6 juga mudah dicari, seperti daging sapi, hati sapi atau ayam, telur, jagung, tepung terigu, kacang hijau, kacang kedelai, kacang tolo, kentang, serta pisang.

Kelebihan vitamin B6 hanya terjadi bila menggunakan suplemen dalam jumlah berlebih hingga 25 mg sehari. Karenanya, pemenuhan asupannya lebih disarankan lewat makanan.

Itulah manfaat vitamin B6 atau piridoksina buat kesehatan kita beserta sumber makanan dan rekomendasi kebutuhan hariannya. Penuhi kebutuhannya setiap hari lewat pola makan sehat bergizi seimbang, ya!

Baca Juga: Mengenal Malabsorpsi, Saat Tubuh Tak Mampu Menyerap Nutrisi Makanan

ilham bintoro Photo Verified Writer ilham bintoro

dimana-mana hatiku senang, lalala~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R F

Berita Terkini Lainnya