Comscore Tracker

Mengenali Gejala Putus Kafein dan Cara Mengatasinya

Pernah badmood seharian gara-gara gak ngopi?

Kamu penikmat kopi? Sehari bisa minum berapa cangkir? Pernah tidak, sih, merasakan sakit kepala, gelisah, sampai mood memburuk ketika sehari saja tidak minum kopi? Nah, kemungkinan besar apa yang kamu alami itu adalah gejala putus kafein.

Apa itu putus kafein? Disimak, yuk, penjelasannya!

1. Putus kafein atau caffeine withdrawal

Mengenali Gejala Putus Kafein dan Cara MengatasinyaUnsplash/issam_hammoudii

Putus kafein terjadi ketika kamu mengurangi dosis konsumsi kafein harian atau bahkan menghentikannya sekaligus. Mengurangi asupan kafein secara drastis dan tiba-tiba dapat berdampak buruk pada kondisi tubuh, psikologis, dan emosionalmu.

Kamu akan merasakan gejala-gejala yang bisa berlangsung selama berhari-hari, atau sampai kamu memenuhi kembali dosis kafein harianmu.

2. Gejala-gejala putus kafein

Mengenali Gejala Putus Kafein dan Cara MengatasinyaUnsplash/sekibaku

Gejala putus kafein ini bisa bermacam-macam bentuknya. Namun gejala-gejala yang paling umum dirasakan antara lain sakit kepala, mual, lemas atau mudah lelah, sulit fokus, gelisah atau cemas, murung, mudah marah, dan lain-lain.

Hal-hal ini dapat mengurungkan usahamu untuk mengurangi konsumsi kafein atau menghentikan kebiasaan minum kopi.

Baca Juga: 5 Langkah Gampang Bikin Es Kopi Susu Kekinian di Rumah

3. Cara mengatasi putus kafein

Mengenali Gejala Putus Kafein dan Cara MengatasinyaPexels/maumascaro

Gejala putus kafein ini bisa diatasi dengan banyak minum air putih, minum pereda sakit kepala bila gejala mengganggu aktifitas, istirahat cukup, dan banyak bergerak atau berolahraga. Konsumsi minuman dengan kafein rendah seperti teh juga bisa menjadi pilihan.

Bagi kamu yang ingin menghentikan kebiasaan minum kopi karena suatu hal, jangan langsung tidak minum hari ini juga. Kamu perlu melakukannya dengan mengurangi asupannya secara perlahan-lahan. Bila terbiasa minum tiga cangkir per hari, kamu bisa menguranginya dengan minum dua cangkir per hari terlebih dahulu. Kemudian minum satu cangkir per hari. Lakukan hal ini secara bertahap sampai kamu bisa berhenti.

4. Kafein tidak menyebabkan adiksi

Mengenali Gejala Putus Kafein dan Cara MengatasinyaPexels/rawpixel

Putus kafein memang bisa membuat hari-harimu buruk, tapi WebMD menyebutkan dalam situsnya bahwa ketergantungan kafein bukan termasuk sebagai kecanduan serius.

Kafein tidak memberikan efek separah zat-zat terlarang dan berbahaya pada umumnya yang memberikan efek candu sangat  kuat. Ketergantungan kafein tidak sampai mendorong seseorang melakukan hal-hal berbahaya seperti halnya pecandu zat-zat terlarang maupun pecandu alkohol.

Nah, ada baiknya buat kalian untuk mulai mengurangi konsumsi kafein harian. Jangan sampai berlebihan. Secukupnya saja.

Kita harus tetap banyak-banyak berolahraga dan istirahat cukup untuk membuat tubuh fit, gampang fokus, dan tidak mudah lelah.

Baca Juga: Keren, Kopi Mandailing dan Aceh Gayo Dipamerkan di Belanda

Ina Suraga Photo Verified Writer Ina Suraga

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You