Comscore Tracker

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatan

Meski sehat, tapi konsumsinya tak boleh berlebihan

Cuka apel populer dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Manfaatnya banyak sekali, mulai dari membantu menurunkan berat badan hingga mengurangi risiko penyakit kanker.

Namun, tahukah kamu bahwa cuka hasil fermentasi sari apel ini dapat menimbulkan efek samping yang merugikan tubuh bila dikonsumsi berlebihan? Berikut ini beberapa efek samping yang mesti kamu waspadai!

1. Merusak enamel gigi

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatanpexels.com/Andrea Piacquadio

Makanan dan minuman yang memiliki kandungan asam bisa jadi penyebab rusaknya enamel gigi. Kandungan asam asetat dalam cuka apel tak hanya mampu melemahkan email gigi, tapi juga bisa mengurangi mineral. Akibatnya, kerusakan gigi bisa kamu alami.

Sebuah studi dalam jurnal medis "Clinical Laboratory" mencatat bahwa asam menyumbang terjadinya erosi pada gigi.

Sementara itu, dikutip dari laman Everyday Health, ahli diet Melissa Groves, RDN, LD, di Amerika Serikat mengatakan bahwa enamel gigi yang terkikis menyebabkan peningkatan sensitivitas pada gigi dari waktu ke waktu.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh paparan dari National Institute of Dental and Craniofacial Research mengenai sensitivitas gigi dan rasa sakit karena kerusakan gigi yang semakin parah dari waktu ke waktu.

Melissa menganjurkan untuk minum air putih setelah minum cuka apel agar gigi terlindungi dari paparan asam asetat.

2. Berpotensi melukai tenggorokan

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatanpixabay.com/nastya_gepp

Ternyata, cuka apel bisa bikin tenggorokan kamu luka, lho! Bahkan, pada kasus yang terjadi pada anak-anak, asam asetat dalam cuka apel telah menyebabkan luka bakar di tenggorokan.

Ada juga laporan kasus lain yang menimpa seorang wanita setelah menelan tablet cuka apel, yang membuat dirinya mengalami sensasi terbakar di tenggorokan. Wanita tersebut mengeluhkan rasa sakit dan sulit menelan selama kurang lebih enam bulan. Kasus ini tertuang dalam "Journal of the American Dietetic Association" tahun 2005.

Tak sedikit ahli yang merekomendasikan untuk mengencerkan tablet cuka apel dalam air sebelum meminumnya, mengingat kandungan asamnya dapat merusak lapisan esofagus.

3. Memperburuk gejala gastroparesis

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi KesehatanUnsplash.com/Frank Flores

Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam "International Journal of Obesity" tahun 2014, cuka apel dapat memperlambat proses pengosongan lambung. Itu merupakan efek yang mengatur nafsu makan.

Untuk beberapa orang, kondisi tersebut baik untuk mempertahankan rasa kenyang. Ini bermanfaat untuk menjaga atau menurunkan berat badan karena konsumsi kalori jadi lebih terkontrol. Akan tetapi, tidak bagi para penderita gastroparesis, yaitu masalah kesehatan yang biasa terjadi pada individu dengan diabetes tipe 1.

FYI, dilansir dari Healthline, saraf di perut pada penderita gastroparesis tidak bekerja dengan baik, sehingga makanan bisa tetap di perut dalam waktu lama dan tidak dikosongkan pada tingkat normal. Kondisi ini dapat membuat kadar gula darah lebih sulit untuk dikendalikan.

Baca Juga: Rugi Kalau Dikupas, Ini 5 Manfaat Hebat Kulit Apel bagi Kesehatan 

4. Menyebabkan hipokalemia

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatanunsplash.com/Zohre Nemati

Dalam istilah medis, hipokalemia merujuk pada kondisi rendahnya kadar kalium dalam tubuh. Mengutip dari laman Medical News Today, Dr. Robert H. Shmerling dari Harvard Medical School, Amerika Serikat, mengatakan bahwa sudah ada laporan tentang cuka apel yang menyebabkan berkurangnya kadar kalium.

Kondisi hipokalemia yang ringan biasanya tidak menunjukkan gejala. Namun, kamu harus waspada jika hipokalemia sudah mencapai fase sedang atau berat, karena bisa menyebabkan kelemahan, kelelahan, kelumpuhan otot, dan irama jantung yang tidak teratur.

5. Memengaruhi cara tubuh mengatur kadar gula darah

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatanunsplash.com/Kinga Cichewicz

Beberapa penelitian telah menunjukkan bukti bahwa cuka apel dapat menurunkan kadar gula darah, sehingga baik untuk orang-orang dengan diabetes tipe 2. Salah satunya adalah studi dalam "Journal of Evidence-Based Integrative Medicine" tahun 2018.

Meski begitu, bila cuka apel dikonsumsi secara berlebihan bersamaan dengan konsumsi insulin pada penderita diabetes, maka akan menimbulkan efek samping berupa hipoglikemia alias gula darah rendah di bawah normal.

Karena kondisi tersebut dapat membahayakan penderita diabetes, maka konsultasikan dengan dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsi cuka apel.

6. Bereaksi dengan obat-obatan tertentu

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatanunsplash.com/Laurynas Mereckas

Beberapa jenis obat-obatan dapat bereaksi bila berinteraksi dengan cuka apel di dalam tubuh. Insulin, digoxin, dan obat diuretik tertentu merupakan beberapa contoh obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan cuka apel.

Bila kamu sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum minum cuka apel, ya!

7. Cuka apel dalam produk perawatan kulit dapat menimbulkan iritasi

Sering Konsumsi Cuka Apel? Waspada 7 Efek Samping Ini bagi Kesehatanunsplash.com/Amanda Dalbjörn

Cuka apel sudah banyak diolah menjadi aneka produk obat luar atau produk kecantikan. Misalnya toner.

Banyak digunakan untuk mengatasi masalah jerawat dan mengurangi tanda-tanda penuaan, tapi ternyata cuka apel dalam produk perawatan kulit dapat menyebabkan iritasi, terutama pada pemilik kulit sensitif.

Bahkan, dilansir dari Everyday Health, dermatolog Nazanin Saedi, MD, dari Amerika Serikat mengemukakan bahwa ia tidak merekomendasikan penggunaan produk yang bersifat asam untuk area wajah.

Sekarang kamu sudah tahu beberapa efek samping dari konsumsi cuka apel secara berlebihan. 

Beberapa upaya bisa dilakukan untuk mencegah atau meminimalkan efek sampingnya. Yaitu konsumsi dalam batas aman, diencerkan dengan air, dan wajib konsultasi dengan dokter bila punya kondisi kesehatan tertentu sebelum mengonsumsinya.

Meski dapat menyehatkan tubuh, tetapi konsumsilah cuka apel secara bijak!

Baca Juga: 5 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Wajah, Serta Cara Pemakaiannya!

Indriyani Photo Verified Writer Indriyani

Riset, data, dan kepenulisan ilmiah adalah hal yang menyenangkan untuk ditelisik. Kecintaan terhadap dunia kepenulisan ditorehkannya melalui bait-bait alinea. Business inquiries: indriyaniann124@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya