Comscore Tracker

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanya

Cara sederhana untuk tahu kesehatanmu

Perkembangan zaman membuat semua hal serba instan, salah satunya makanan. Dahulu untuk makan saja, harus mempersiapkan bermacam-macam bahan makanan. Sekarang sudah ada makanan instan, baik itu bentuk kemasan atau dari restoran cepat saji. Untuk minuman juga sudah tersedia minuman praktis, bisa langsung minum di tempat.

Risiko dari makanan dan minuman instan adalah banyak mengandung gula/glukosa. Gula pada dasarnya bagus untuk sumber energi, jika tidak di konsumsi berlebihan. Namun namanya juga manusia, terkadang kita tergoda dengan makanan dan minuman yang kandungan gulanya banyak. Mengonsumsi gula secara berlebih tidak dianjurkan. Selain menganggu kerja organ tubuh, kebanyakan gula bisa berisiko terkena diabetes. Berikut ini 12 gejala bahwa kamu kebanyakan makan gula!

1. Bawaannya selalu lapar

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyalivestrong.com

Sering merasa lapar walau udah makan banyak. Pernahkah kamu melihat temanmu yang bisa makan dengan porsi banyak? Sepintas akan terlihat bahwa dia kelaparan, namun ada hal yang lebih mengerikan jika gula darahnya tinggi. Akibat dari gula darah tinggi adalah terhambatnya glukosa memasuki sel, sehingga tubuh kekurangan energi dan bawaan untuk makan selalu ada.

Kondisi memiliki gula darah tinggi bisa disebut hiperglikemia. Secara umum hiperglikemia terbagi menjadi 2 jenis yaitu hiperglikemia puasa dan Postprandial atau hiperglikemia pasca makan.

Hiperglikemia puasa adalah kondisi gula darah yang melebihi 130 mg / dL (miligram per desiliter), kondisi ini di lihat setelah tidak makan dan minum sekiranya 8 jam. Sedangkan Postprandial atau hiperglikemia pasca makan merupakan kondisi gula darah yang melebihi 180 mg / dL, kira-kira di ukur 2 jam setelah makan. Secara medis, orang bukan penderita diabetes kadar gula darahnya tidak lebih dari 140 mg/ dL, pasca makan.

2. Gampang capek

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyaglamour.com

Orang mengalami kelelahan itu wajar karena sudah bekerja seharian. Namun ada yang berbeda apabila mengalami kelelahan secara mendadak. Inidikasinya ketika beraktivitas dikit-dikit merasa capek. Hati-hati, bisa aja karena gula darahnya tinggi. Jadi orang gampang capek itu nggak selalu artinya lemah.

Kelelahan akibat kebanyakan gula terjadi akibat dari ketidakseimbangan antara tingkat glukosa darah dengan insulin yang beredar dalam tubuh. Padahal, insulin diperlukan untuk mengangkut glukosa dari darah ke seluruh tubuh yang nantinya di gunakan sebagai energi.

3. Sering buang air kecil

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@hafidz-alifuddin-18111

Pernahkan menghitung intensitas kencing dalam sehari? Secara teori, intensitas seseorang kencing dalam sehari sebanyak 4-7 kali. Pada kenyataannya, intensitas kencing seseorang ditentukan dari cairan apa yang diminum. Jumlahnya setiap orang bersifat variatif.

Walau begitu, kondisi dengan kadar gula tinggi bisa mengakibatkan intensitas kencing menjadi berlebihan. Kadar gula darah yang tinggi mengakibatkan ginjal tidak bisa melakukan reabsorpsi cairan. Akibatnya, tubuh harus melakukan penyamaan konsentrasi glukosa dalam darah dan sel-sel. Sehingga darah harus dilarutkan dengan cairan intraseluler, agar kosentrasi glukosa menjadi normal.

Normalnya, jika pada kondisi gula darah normal, output kencing orang dewasa di atas 2,5 liter perhari (normalnya 1,5 liter perhari). Sedangkan dalam kondisi gula darah tinggi, output kencingnya mencapai 15 liter perhari. Kondisi ini disebut dengan dehidrasi poliuria, kondisi dehidrasi akibat gula darah tinggi.

4. Mudah merasa haus dan mulut kering

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@maumascaro

Sejatinya manusia ketika haus pasti minum. Jika nggak bawa botol air, ujung-ujungnya beli minuman praktis di minimarket atau toko terdekat. Sayangnya ketika haus, malah memilih minuman mengandung gula. Awalnya saja terasa segar, tapi ujung-ujungnya kamu kehausan lagi. Gejala ini dinamakan gejala polidipsia, Polidipsia merupakan dampak dari dehidrasi poliuria.

Polidipsia adalah upaya tubuh untuk merehidrasi dirinya sendiri. Osmoreseptor, sel khusus di hipotalamus yang mendeteksi tingkat osmolalitas plasma. Osmoreseptorlah yang mengirim sinyal ke otak ketika kita merasa haus.

Hal ini sering menjadi kesalahpahaman pemilik gula darah tinggi adalah bahwa intensitas kencing mereka meningka karena kebanyakan mimun. Secara logika memang benar, tapi untuk kasus pemilik gula darah tinggi nggak sesederhana itu.

5. Berat badan turun mendadak

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@public-domain-pictures

Jangan samakan kasus ini dengan endomorph. Walau sama-sama makan banyak tapi jarang gemuk. Kamu bisa bilang itu endomoprh kalau dalam kondisi normal. JIka dalam keadaan gula darah tinggi maka berbeda cerita.

Orang dengan kadar gula darah tinggi biasanya mengalami berat badan turun drastis, walau tanpa olahraga dan makan banyak kalori. Penyebabnya adalah pertama, kehilangan cairan akibat seringnya kencing.

Kedua, kadar insulin nggak cukup untuk memproses glukosa sehingga tubuh beralih ke pembakaran lemak untuk mempertahankan metabolisme sel. Ketiga, urin dengan tingkat glukosa tinggi membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak kalori. Cara ini dilakukan untuk membuang glukosa yang berlebihan.

6. Ada infeksi pada alat kelamin

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyabrightside.me

Infeksi saluran kemih dan infeksi jamur merupakan dampak dari kadar gula darah yang tinggi. Kebanyakan kasus ini sering dijumpai oleh perempuan daripada laki-laki. Kebanyakan gula membuat produksi bakteri dan ragi semakin membaik.

Bakteri dan ragi tumbuh subur di lingkungan hangat, gelap, lembap dan yang banyak mengandung glukosa, Infeksi ragi kronis terjadi seperti konsep permintaan dan pasokan. Semakin banyak glukosa maka semakin banyak ragi yang bermunculan.

Di sisi lain, infeksi saluran kemih sedikit lebih rumit, glukosa darah tinggi berkontribusi dengan berbagai cara untuk menyediakan urin kaya glukosa untuk nutrisi bakteri. Dalam jangka panjang, peningkatan glukosa dalam jangka panjang mengakibatkan bermacam komplikasi seperti neuropati atua kerusakan jaringan saraf, yang dapat mempengaruhi sistem tubuh.

Neuropati dapat mempengaruhi kemampuan kandung kemih untuk berkontraksi dengan baik, menyebabkan urin uang keluar tidak sempurna. Akibatnya terdapat sisa urin statis di kandung kemih. Inilah yang menyebabkan bakteri tumbuh subur.

Baca Juga: Sweet Sensation: 6 Alasan Kenapa Kamu Tidak Bisa Berhenti Makan Gula!

7. Kulit menjadi kering

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@moose-photos-170195

Merasa kulit selalu walau sering melakukan perawatan. Bisa jadi itu mengindikasikan kadar gulamu tinggi.

Kadar gula tinggi ada kaitannya dengan kulit kering. Ketika gula darahmu tinggi, kulit akan kering dan gatal. Kulit menjadi kering disebabkan 3 hal. Pertama, intensitas kencing yang berlebihan bisa membuat kulit menjadi kering.

Kedua, sirkulasi darah yang buruk. Kenyataannya masalah ini terjadi pada kulit kaki dan telapak bawah, atau bisa disebut aterosklerosis, pengerasan dan penyempitan arteri dan mengurangi sirkulasi aliran darah. Terakhir, kerusakan saraf yang dapat mengganggu produksi kelenjar keringat.

8. Daya konsentrasi menurun

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@minan1398

Memiliki kadar gula tinggi membuat terhambatnya glukosa masuk ke sel-sel otak. Akibatnya otak kekurangan energi yang mengakibatkan konsentrasi menurun. Sangat buruk apabila dibiarkan dalam jangka panjang.

Kondisi ini dinamakan sebagai hiperglikemia akut. Gelajanya berawal dari sel membutuhkan energi, akhirnya mereka mengirim sinyal "kelaparan" karena membutuhkan glukosa dari dalam darah.

Otak merupakan konsumen glukosa terbanyak dari semua organ tubuh. Walau bobotnya sekitar 2% dari berat badan total tetapi mereka mengonsumsi 25 persen dari total glukosa yang kalian makan. Ketika sel-sel otak mengalami kesulitan mendapat nutrisi, kinerja mereka menjadi buruk. Akibatnya seseorang sering mengalami sulit konsentrasi, sakit kepala dan kesulitan fokus saat beraktivitas.

9. Pandangan menjadi kabur

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@pixabay

Pandangan mulai samar-samar karena efek dari kekurangan cairan. Terutama jika kamu memiliki kadar gula darah tinggi. Dengan begitu, kamu mengalami kesulitan melihat sesuatu dengan jelas.

Hal ini bisa terjadi ketika konsentrasi glukosa dalam darah tinggi, tubuh berusaha mencairkan darah dengan menarik cairan dari sel ke dalam aliran darah. Gejala ini berlaku di seluruh tubuh, termasuk sel-sel mata.

Ketika lensa mata kering maka lensa akan melengkung untuk sementara waktu. Itulah yang membuat mata kehilangan kemampuan untuk fokus. Di sisi lain, hal ini bisa menyebabkan retinopathy, atau kerusakan pada bagian belakang mata yang mempengaruhi penghilatan, bahkan berisiko kebutaan.

10. Kemampuan penyembuhan luka melambat

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyabrightside.me

Menurunnya kemampuan untuk penyembuhan luka terjadi karena kerusakan vaskular akibat tingginya kadar gula. Hal ini disebabkan sirkulasi darah yang memburuk, khususnya pada anggota badan dan nutrisi jaringan yang kurang memadai.

Unsur penting lainnya dalam penyembuhan luka adalah oksigen. Suplai oksigen bisa berkurang karena neuropati perifer (kerusakan saraf) atau penyakit pembuluh darah pelifer. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh tingginya kadar gula darah.

Jika kemampuan penyembuhan melambat bisa mengakibatkan komplikasi diabetes grimmest. Luka ringan yang berlanjut ke selulitis, selulitis dapat berkembang menjadi nekrosis jaringan, atau jaringan mulai mati. Nekrosis jaringan kemudian meluas ke jaringan tulang sampai lunak. Skenario terburuk dari gelaja ini adalah amputasi.

11. Impotensi

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyabetweenusclinic.com

Gula darah tinggi juga mempengaruhi kemampuan untuk ereksi. Ereksi yang sehat membutuhkan saraf yang sehat, aliran darah yang baik dan keseimbangan hormon yang tepat. Namun kelebihan kadar gula darah dapat mempengaruhi hal tersebut.

Ketika seseorang ereksi, terdapat zat kimia bernama oksida nitrat dilepaskan ke aliran darah. Oksida nitrat memberi tahu arteri dan otot-otot di penis untuk bersantai. Akibatnya memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke penis. Itulah yang membuat seseorang ereksi.

Sedangkan orang dengan kadar gula darah tinggi menyebabkan oksida nitrat yang dihasilkan sedikit. Sehingga tidak cukup darah mengalir ke penis, sehingga susah untuk ereksi.

12. Mudah marah-marah

12 Tanda Bahwa Kamu Kebanyakan Makan Gula, Kenali Tandanyapexels.com/@ivan-obolensky-49889

Jika kamu merasa mudah tersinggung tanpa sebab. Bisa saja ada indikasi gula darahmu sedang tinggi. Dari hasil penelitian menunjukkan kadar gula darah tinggi dapat mempengaruhi tingkat kecemasan, mudah tersinggung dan cenderung rentan depresi.

Gula dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi lain yang punya andil dalam suasana hati, kromiun. Mineral ini diperlukan untuk menjaga tingkat gula darah karena insulin, yang mana fungsinya untuk membersihkan glukosa dari darah apabila tidak bekerja dengan baik.

Sedangkan otak bergantung dengan pasokan glukosa yang seimbang, dan lompatan tajam ke tingkat negatif. Itulah yang membuat suasana hati seseorang menjadi memburuk.

Apabila kamu mengalami 1 dari 12 indikasi tadi, ada baiknya kamu cek kesehatan ke dokter. Demi kepentingan kesehatanmu sendiri, jangan ditunda ya. Kurangi konsumsi gula sebisa mungkin, sekarang juga.

Baca Juga: Terbukti 5 Fakta Bukan Makan Lemak yang Bikin Kamu Gemuk, tapi Gula! 

Ishak Okta Sagita Photo Verified Writer Ishak Okta Sagita

engineering wannabe

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono
  • Siantita Novaya

Just For You