Comscore Tracker

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!

Banyak polutan tak kasat mata yang tidak kita sadari

Polusi udara di dunia diperkirakan membunuh tujuh juta orang setiap tahunnya, menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun tahukah kamu bahwa 3,8 juta di antaranya terbunuh karena polusi udara yang dihasilkan di dalam rumah?

Berbeda dari anggapan yang beredar, polusi tidak hanya terjadi di jalanan. Di rumah pun kita tidak sepenuhnya aman karena ada banyak polutan dan partikel halus yang membahayakan pernapasan.

Sebenarnya dari mana sajakah sumber polusi udara di rumah? Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya? Berikut ini penjelasan dr. Reisa Broto Asmoro melalui online talk show yang bertajuk “Udara Bersih, Solusi Keluarga Sehat” bersama Xiaomi, Kamis (23/4)!

1. Partikel cairan disinfektan

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!mastercleaningsupply.com

Siapa yang tidak menggunakan cairan disinfektan di masa sekarang ini? Bahan kimia yang bisa membersihkan permukaan dari virus dan bakteri tersebut kini menjadi barang yang wajib ada di setiap rumah. 

Namun tahukah kamu bahwa partikel cairan disinfektan yang tertinggal di udara berbahaya jika sampai masuk ke saluran pernapasan kita? WHO mengatakan bahwa cairan tersebut bisa menyebabkan iritasi pernapasan akut. Maka dari itu, kita harus ekstra waspada ketika menggunakannya.

2. Bulu hewan peliharaan

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!catster.com

Lalu apakah kamu memiliki hewan peliharaan? Mereka juga berkontribusi menambahkan polutan yang ada di rumahmu, lho. Bulu-bulu halusnya yang beterbangan dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Tidak hanya itu, kotoran hewan yang terbawa di udara juga tidak baik untuk kesehatan pernapasan kita. 

3. Asap memasak dan asap rokok

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!buyagift.co.uk

Berikutnya adalah asap yang dihasilkan ketika kita memasak dengan kompor berbahan bakar. Namun untungnya saat ini, masyarakat sudah beralih ke kompor listrik dan LPG yang tidak terlalu banyak menghasilkan asap. Namun risiko tersebut masih tetap ada, lho. 

“Terus dari asap rokok yang paling sering tuh, bisa saja asapnya sudah pergi tapi partikel-partikelnya menempel di mana-mana, terbang-terbang, dan bisa terhirup oleh kita,” tambah dokter Reisa.

Baca Juga: Viral Pakai Antiseptik untuk Cairan Diffuser, Bahaya! Jangan Dicontoh

4. Partikel halus

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!lph.biz

Terakhir ada partikel halus atau yang juga dikenal sebagai PM 2,5. Polutan ini sangatlah kecil, yaitu sekitar tiga persen dari diameter rambut manusia, namun memiliki efek yang cukup besar pada tubuh kita. Partikel ini bisa berasal dari debu halus, bahan-bahan bangunan, asap dari luar rumah, dan lain-lain.

Dokter Reisa mengatakan bahwa dalam jangka pendek, partikel ini bisa menimbulkan reaksi iritasi seperti batuk dan bersin-bersin. Namun dalam jangka panjang, ia bisa memengaruhi kondisi paru-paru dan jantung. 

“Sebenarnya kita bahkan harus memakai masker agar terhindar dari partikel halus ini. Tapi gak mungkin kan kita pakai masker di dalam rumah,” ungkapnya.

5. Apa efek dari polusi udara yang ada di rumah terhadap kesehatan?

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!ocmoneymanagers.com

Seperti yang sempat disinggung di atas, polusi yang berasal dari rumah ini berkontribusi dalam 3,8 juta kematian setiap tahunnya. Polusi seperti ini bisa menimbulkan berbagai penyakit pernapasan jika kita terpapar dalam jangka panjang. Yang lebih berbahaya lagi, polusi indoor ini sering kali tidak disadari dan akhirnya membuat kita lengah.

6. Cara mengatasi polusi di dalam rumah

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!balancedhomebalancedlife.com

“Kualitas udara di rumah menjadi hal yang sangat penting karena kita menghirup semua udara di ruangan itu. Tentunya harus baik karena udara itu masuk ke tubuh kita. Kalau kita mau sehat, maka udaranya harus baik dan bersih,” ungkap dokter Reisa

Untuk mendapatkan udara yang berkualitas di rumah, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Berikut ini anjuran dari dokter sekaligus public figure tersebut:

  • Pastikan setiap ruangan di rumah bebas dari sampah;
  • Pisahkan barang-barang yang bersih dan kotor, seperti pakaian;
  • Setiap ruangan harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Ini dapat dicapai dengan cara membuka jendela dan pintu agar udara di rumah berganti;
  • Memasang air purifier di rumah dan jangan lupa membersihkan filternya secara berkala.

7. Ini kriteria air purifier yang direkomendasikan oleh dokter Reisa

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!mi.co.id

Dalam online talk show ini, dokter Reisa mengungkapkan bahwa dirinya cukup bergantung pada air purifier atau alat untuk menjernihkan udara. Terdapat beberapa kriteria air purifier yang ia sarankan. 

Pertama yang bisa mengeliminasi debu, asap, bulu hewan, dan partikel halus. Kemudian alat tersebut juga harus memiliki filter yang bagus, seperti HEPA filter yang sering digunakan di lingkungan medis. Terakhir, air purifier sebaiknya tidak berisik agar kualitas tidur tidak terganggu. 

Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di dalam Rumah, Ini Kata Dokter Reisa!youtube.com/Xiaomi India

Salah satu air purifier yang memenuhi kriteria tersebut adalah Xiaomi Mi Air Purifier 2H yang baru diluncurkan di Indonesia pada 2 April 2020 lalu. Alat tersebut diklaim bisa menyaring partikel halus hingga 99,97 persen, karena dilengkapi dengan true HEPA filter. Jadi, ia bisa menyaring debu, asap, bulu, dan berbagai polutan lainnya.

“Kami berharap Mi Air Purifier 2H dapat mendukung lebih banyak orang di Indonesia untuk memiliki kualitas udara yang lebih baik sehinga tidak rentan terhadap penyakit, khususnya di masa pandemik saat ini,” kata Product PR Manager Xiaomi Indonesia, Andi Renreng.

Xiaomi Mi Air Purifier 2H bisa didapatkan melalui situs resmi Xiaomi, JD.id, dan Mi Store lainnya seharga Rp1,9 juta. Apakah kamu tertarik untuk membelinya?

Baca Juga: 7 Alasan Kamu Merasa Lelah walau Gak Melakukan Apa-apa

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya