Comscore Tracker

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!

Bayi lebih rentan berkeringat dibandingkan orang dewasa

Berkeringat adalah salah satu cara alami tubuh untuk menurunkan suhu yang sedang meningkat. Ada banyak hal yang dapat memengaruhi kondisi ini. Misalnya saja, aktivitas fisik, merasa gugup ataupun stres, udara panas, konsumsi makanan pedas, serta mengalami demam.

Kondisi ini bisa dialami oleh siapa pun, termasuk bayi. Jadi, berkeringat sebenarnya merupakan kondisi yang wajar dan tidak berbahaya. Meskipun begitu, si Kecil yang berkeringat secara berlebihan juga perlu diwaspadai.

Lantas, apa penyebab bayi berkeringat secara berlebihan, ya? Dirangkum dari laman Medical News Today, Healthline, dan Baby Centre, berikut ini ulasan lengkapnya!

1. Menangis

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!ilustrasi bayi menangis (pexels.com/Sarah Chai)

Menangis sebenarnya adalah bentuk komunikasi bayi terhadap orang dewasa. Biasanya mereka akan menangis ketika menginginkan sesuatu atau merasa tak nyaman maupun sakit. Tak heran jika para orangtua sering kali dibuat khawatir oleh tangisannya.

Selain itu, bentuk komunikasi bayi ini ternyata juga dapat menguras banyak energinya, lho. Apalagi, bila ia telah menangis dalam waktu yang cukup lama. Jadi, jangan heran jika wajah si Kecil akan memerah dan mengeluarkan banyak keringat saat menangis.

2. Tidur pulas

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!ilustrasi tidur (pexels.com/Ivone De Melo)

Bayi memang menghabiskan banyak waktunya untuk tidur. Hal ini sebenarnya demi mendukung proses tumbuh kembangnya. Namun, tak sedikit dari mereka yang mengeluarkan banyak keringat saat istirahat.

Tak hanya itu, tidur juga cukup menguras energinya sehingga si Kecil pun berkeringat. Supaya bayi tetap merasa nyaman, bunda dapat memastikan suhu ruangan agar tidak begitu panas serta memberikan pakaian yang nyaman untuknya.

Baca Juga: 7 Pemeriksaan Penting untuk Bayi Baru Lahir, Jangan Sampai Terlewat

3. Memakai baju terlalu tebal atau berlapis-lapis

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!ilustrasi baju yang terlalu tebal (pexels.com/Kampus Production)

Sistem pengaturan suhu manusia diatur oleh bagian otak yang disebut hipotalamus. Sayangnya, seluruh sistem tubuh bayi belum dapat bekerja dengan optimal.

Oleh sebab itulah, para ibu biasanya akan memakaikan baju tebal ataupun berlapis-lapis agar buah hatinya tidak kedinginan. Akan tetapi, hal inilah yang juga dapat membuat bayi kegerahan dan membuatnya berkeringat lebih banyak.

Untuk menghindarinya, pastikan baju si Kecil tidak terlalu tebal ataupun berlapis-lapis serta terbuat dari katun. Pasalnya, bahan kain yang satu ini akan terasa lebih nyaman serta mudah menyerap keringat.

4. Hiperhidrosis

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!ilustrasi bayi (pexels.com/Dominika Roseclay)

Hiperhidrosis adalah kondisi di mana seseorang mengeluarkan keringat secara berlebihan. Jadi, meskipun suhu udara sejuk dan tidak sedang menangis, bayi yang mengidap hiperhidrosis tetap akan mengeluarkan keringat yang banyak.

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya serta hanya terjadi di beberapa bagian tertentu ataupun seluruh tubuh. Hiperhidrosis pada bayi juga akan membaik seiring bertambahnya usia si Kecil.

5. Demam

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!ilustrasi bayi (pexels.com/Pixabay)

Ketika demam umumnya tubuh akan mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini sebenarnya merupakan salah satu usaha tubuh untuk menurunkan suhu yang sedang meningkat.

Nah, dibandingkan orang dewasa, bayi akan mengeluarkan keringat lebih banyak saat demam. Oleh sebab itulah, si Kecil juga lebih rentan mengalami dehidrasi. Untuk mencegahnya, bunda perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya dengan meningkatkan asupan ASI.

6. Penyakit jantung bawaan

6 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi, Bisa Jadi Tanda Penyakit!ilustrasi bayi (pexels.com/Lisa Fotios)

Penyakit jantung bawaan merupakan suatu kelainan pada struktur maupun fungsi jantung yang sudah ada sejak bayi dilahirkan. Kondisi ini disebabkan adanya gangguan yang terjadi saat janin masih berkembang di dalam kandungan ibu.

Akibatnya, jantung si Kecil harus bekerja lebih keras agar dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Oleh sebab itulah, kondisi ini juga dapat menyebabkan bayi berkeringat secara berlebihan.

Akan tetapi, penyakit tersebut juga ditandai oleh gejala lainnya seperti kesulitan bernapas, muncul kebiruan pada kulit serta kuku bayi, terlihat lemas, tidak mau menyusu ataupun sulit makan. Jadi, perlu pemeriksaan lanjutan oleh tim medis untuk memastikan apakah bayi mengidap penyakit jantung bawaan ini.

Bayi yang mengeluarkan keringat adalah kondisi yang wajar. Namun, hal yang perlu diwaspadai adalah ketika ia berkeringat secara berlebihan dan disertai gejala lainnya. Untuk menemukan penyebab pasti serta solusinya, segeralah berkonsultasi ke dokter terdekat.

Baca Juga: Haruskah Membedong Bayi agar Kaki Bayi Tidak Bengkok?

I am Lavennia Photo Verified Writer I am Lavennia

"Earth" without "Art" is just "Eh".

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya