Comscore Tracker

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Lain

Hati-hati ya guys, jangan salah ambil diagnosis

Terkadang kamu mungkin pernah mencoba menjadi dokter untuk diri sendiri dengan menganalisis sebuah gejala penyakit sebagai penyakit tertentu, padahal bukan. Kenyataannya, 20% dari kondisi medis menjadi serius akibat salah diagnosis.

Kesehatan tidak boleh dianggap remeh karena itu adalah salah satu hal terpenting dalam hidup. Jadi lebih baik untuk kamu mempelajari beberapa gejala penyakit dengan tepat terlebih dahulu atau pergi ke dokter daripada kamu salah mendiagnosis.

1. Serangan jantung vs serangan panik

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Lainmedicalnewstoday.com

Terkadang sangat sulit untuk membedakan antara serangan jantung dari serangan panik karena pandangan pertama, gejalanya memiliki banyak kesamaan.

Rasa nyeri menusuk yang tajam sering kali mengindikasikan serangan jantung. Dalam banyak kasus, rasa sakit ini hanya ada di lengan kiri.

Orang yang mengalami serangan jantung mengalami pernapasan cepat dan mereka tidak panik. Tetapi mereka bisa merasa sangat takut. Sebelum itu, mereka mungkin merasa sakit kepala dan gemetaran.

Dalam kasus serangan panik, seseorang memiliki perasaan kehilangan kendali atas saraf dan pikiran mereka. Jika kamu mengalami serangan panik, tubuhmu menjadi tegang serta adanya kemungkinan menderita sakit otot.

2. Meningitis vs pilek biasa

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Lainmaxliving.com

Meningitis adalah peradangan selaput lunak di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak. Itulah mengapa sangat penting untuk mendapatkan diagnosis dini yang benar. Gejala umum seperti demam, tangan dingin, sakit otot, sakit kepala, dan kelelahan bisa menyesatkanmu.

Penyakit ini sering dikelirukan dengan flu biasa karena gejalanya sangat mirip.

Oleh sebab itu hati-hati apabila kamu mengalami gejala leher yang kaku, kejang, bintik-bintik, dan ruam di kulit yang sensitivitas terhadap cahaya terang sebab bisa jadi itu gejala dari meningitis.

3. Tuberkulosis vs pilek biasa

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Lainnews.mb.com.ph

Bakteri tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, tetapi mereka juga dapat merusak bagian tubuh lainnya. TBC menyebar melalui udara ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Tetapi suhu pada orang dengan TBC tidak naik terlalu tinggi pada suhu 37,5 ° F (37-37,5 ° C) dan meningkat terutama di malam hari.

Gejala-gejala seperti kelelahan, demam, keringat di malam hari dan kedinginan mungkin membuat kamu berpikir bahwa kamu menderita flu biasa. Tetapi ada gejala khusus yang harus diperhatikan yang memberi tahumu bahwa itu bukan sekadar flu, seperti batuk yang berlangsung 3 minggu atau lebih, batuk dengan darah, sakit dada atau sakit saat bernapas bahkan penurunan berat badan yang tidak disengaja.

Baca Juga: 7 Gejala Penyakit Jantung yang Ringan, Jangan Anggap Remeh Nyeri Dada

4. Kanker payudara vs mastitis

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Laincancercenter.com

Hampir setengah dari pasien kanker terlambat didiagnosis. Sekitar seperempat dari pasien kanker mengetahui tentang penyakit mereka begitu penyakit itu pindah ke stadium lanjut.

Gejala kanker sangat mirip dengan tanda-tanda penyakit lain. Sebagai contoh, kanker payudara radang mudah dikacaukan dengan mastitis dan tumor ganas usus besar memiliki gejala yang mirip dengan kolitis ulserativa atau sindrom iritasi usus besar.

Kamu mungkin memiliki gejala yang sama seperti mastitis seperti iritasi kulit, kemerahan, nyeri, dan kehangatan payudara. Coba perhatikan tanda-tanda kanker yang lebih spesifik seperti rasa gatal pada payudara, benjolan di dalam payudara, hingga nyeri payudara. Kemudian periksakan kondisi kesehatan payudaramu secara teratur.

5. Radang usus buntu vs kista di ovarium kanan

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Lainstaging.drlam.com

Kedua kondisi penyakit tersebut berbahaya dan membutuhkan diagnosis yang tepat. Keduanya dapat menyebabkan rasa sakit yang kuat dan tiba-tiba di sisi kanan perut bagian bawah.

Lebih baik kamu tidak memeriksa penjelasan gejala di internet, tetapi segera hubungi dokter spesialis.

Ada beberapa gejala umum seperti muntah dan demam dan beberapa tanda yang bisa mendefinisikan kondisi. Dalam kasus kista, kamu mungkin memiliki kelainan siklus menstruasi. Tetapi dalam kasus radang usus buntu, gejalanya seperti perut yang keras, kencang, dan sulit untuk membuang gas.

6. Lupus vs penyakit lainnya

6 Gejala yang Sering Salah Didiagnosis Sebagai Penyakit Lainfuturehealthlife.com

Kamu dapat mengidap lupus seumur hidup dan bahkan tidak mengetahuinya karena gejalanya sangat bervariasi. Dokter memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mendiagnosis penyakit berbahaya ini karena kamu terlihat sakit dengan berbagai penyakit kecil.

Hal utama yang harus kamu  ketahui adalah bahwa jika kamu mengalami nyeri sendi dan otot serta demam sering muncul entah dari mana, lebih baik meminta dokter untuk memeriksanya lebih teliti.

Penyakit autoimun ini dapat menyerang bagian tubuh manapun termasuk organ dalam. Dalam beberapa kasus, Lupus dapat menyebabkan gangguan fungsi sistem kardiovaskular dan pencernaan. Harap perhatikan tanda-tanda penyakit Lupus lainnya seperti nyeri sendi (artralgia), kelelahan, nyeri dada saat bernapas, serta rambut rontok. 

Itulah beberapa penyakit yang seringkali salah didiagnosis. Lebih baik periksakan ke dokter ya guys agar lebih tepat ditangani.

Baca Juga: 7 Gejala Penyakit Serius pada Pria Ini Kerap Diabaikan & Dikira Ringan

Melia Rosalina Photo Verified Writer Melia Rosalina

Menulis untuk belajar.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Just For You