Comscore Tracker

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gula

Tak disadari, ada perubahan yang terjadi!

Bayangkan, betapa segarnya soda dingin yang diminum saat panas terik. Soda memang nikmat, tetapi juga tidak sehat pada saat yang bersamaan. Minuman berkarbonasi ini memiliki kalori, gula dan natrium yang melebihi batas wajar konsumsi. Terlalu banyak minum soda bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan kita.

Lantas, apa yang terjadi pada tubuh kita setelah kita minum soda? Ketahui selengkapnya lewat artikel berikut ini. Baca sampai tuntas, ya!

1. Kadar gula darah meningkat drastis

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gulatime.com

Rasa manis soda disebabkan oleh tingginya gula yang ada di dalamnya. Diperkirakan, dari 100 ml soda, terdapat 11 gram gula, yang setara dengan 1 sendok makan gula. Sementara, minuman soda yang ada di pasaran memiliki ukuran 390 ml per sajian. Artinya, setiap minum satu kaleng soda, kamu telah mengonsumsi hampir 4 sendok makan gula!

Menurut ahli farmasi Inggris, Niraj Naik dalam laman Medical News Today, kadar gula darah akan meningkat drastis dalam 20 menit setelah minum soda. Akibatnya, terjadi ledakan insulin pada tubuh kita. Hal ini berisiko membuat kita terkena diabetes di kemudian hari. Duh, jangan sampai terjadi!

2. Kafein di dalamnya membuat tekanan darah naik

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gulanowpatient.com

Jumlah kafein di soda bervariasi, tergantung mereknya. Menurut data dari US Food and Drug Administration, jumlah kafein pada Pepsi One adalah 55.5 mg, Diet Coke 45.6 mg, Pepsi Cola 37.5 mg, Diet Pepsi 36 mg dan Coca Cola 34 mg. Tertinggi adalah Red Bull dengan 80 mg dan terendah adalah Sprite dengan 0 mg kafein.

Sementara, laman Medical News Today menyebut bahwa dalam waktu 40 menit, tubuh kita akan menyerap seluruh kafein dari soda. Kafein ini menyebabkan tekanan darah meningkat dan pupil mata membesar. Selain itu, soda akan memblokir reseptor adenosin di otak dan menyebabkan rasa kantuk muncul.

3. Produksi hormon dopamin akan meningkat

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gulababycenter.in

Di menit ke-45 setelah minum soda, produksi hormon dopamin di otak akan meningkat. Dopamin ialah neurotransmiter yang bisa meningkatkan suasana hati dan kegembiraan pada seseorang. Kita akan merasa lebih rileks, tenang dan mood membaik.

Namun, efek ini tidak bertahan lama. Satu jam setelah minum soda, gula akan terpecah dan membuat kita lebih cepat marah dan mengantuk. Tubuh akan menyerap air dan nutrisi penting lain, sementara sisanya akan dibuang lewat urine, jelas Medical News Today.

4. Dalam jangka panjang, akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gulathedailymeal.com

Selain mengandung kadar gula dan natrium yang tinggi, soda juga dibuat dari sirup jagung fruktosa tinggi atau high fructose corn syrup (HFCS). Efeknya akan membahayakan pankreas dan menyebabkan kadar gula darah berfluktuasi. Lama kelamaan, akan memicu timbulnya diabetes tipe 2, ungkap laman SF Gate. Oh no!

Bukan hanya itu, mengonsumsi gula dalam jumlah besar akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Sementara itu, menurut Medical News Today, minuman yang manisnya berlebihan akan mengganggu aktivitas otak, meningkatkan risiko stroke dan demensia. Ternyata, kerugiannya banyak juga, ya?

Baca Juga: 5 Bahaya Buat Kamu yang Suka Minum Soda, Lebih Baik Hindari Ya!

5. Mengurangi kualitas tidur kita

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Guladailyhunt.in

Apabila dikonsumsi secara rutin dan terus-menerus, soda akan mengacaukan pola tidur kita, lho. Menurut Medical News Today, soda akan memengaruhi kualitas, durasi dan siklus tidur. Sementara, menurut National Sleep Foundation, orang yang terlalu banyak mengonsumsi gula akan tidur selama 5 jam atau kurang dalam semalam.

Padahal, sudah banyak bukti yang menyebut dampak buruk kekurangan tidur. Di antaranya adalah kehilangan konsentrasi, mudah marah, cepat lelah, kesulitan membuat keputusan yang bijak dan berisiko mengalami kecelakaan saat mengemudi. Jika ingin kualitas tidurmu membaik, kurangi minum soda, ya!

6. Berisiko meningkatkan berat badan

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gulaverywellmind.com

Kandungan gula pada soda tidak hanya menyebabkan diabetes, tetapi memicu kegemukan dan obesitas. Menurut SF Gate, dalam sekaleng soda mengandung 140 kalori (atau bahkan lebih). Padahal, kalori ini disebut sebagai "kalori kosong" karena tidak ada nutrisi baik yang bisa diserap oleh tubuh.

Jika kita meminum satu kaleng soda sehari selama empat minggu, maka kita akan mengonsumsi 3.920 kalori ekstra yang lebih banyak dari yang kita butuhkan. Jumlah ini setara dengan penambahan berat badan 1,1 pound (0,49 kg). Apabila kelebihan kalori ini tidak dibakar, maka berat badan kita akan bertambah 12 pound (5,4 kg) dalam setahun.

7. Mengikis kalsium di tubuh kita

Ini Reaksi Tubuh Setelah Minum Soda, Minuman Berkarbonasi Tinggi Gulaabcnews.go.com

The last one, soda memiliki kandungan asam fosfat dan asam sitrat yang tinggi. Imbasnya, ini akan mengikis kalsium yang ada di tulang dan mengurangi penyerapan kalsium, ujar laman SF Gate. Pada perempuan, hal ini bisa menyebabkan osteoporosis, tulang menjadi rapuh dan lemah, bahkan sebelum kita tua.

Lebih parahnya lagi, asam sitrat akan melepaskan kalsium dari gigi serta membuatnya lebih rapuh dan rentan. Akibatnya, kita berisiko mengalami gigi berlubang dan erosi gigi. Jika ingin gigi dan tulangmu sehat sampai tua serta tetap kuat dan tidak rapuh, lebih baik kurangi dan hindari minuman bersoda, ya!

Nah, itulah 7 respons tubuh yang terjadi setelah kita minum soda. Lebih baik, ganti minumanmu dengan yang lebih kaya nutrisi, ya!

Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Kebiasaan Mengonsumsi Soda Selama Bulan Puasa

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Bayu D. Wicaksono

Just For You