Comscore Tracker

4 Alasan Dibalik Anjuran Mengurangi Konsumsi Gorengan yang Berlebihan

Mau coba berhenti gak nih?

Gorengan sudah menjadi makanan yang hampir selalu ada di segala suasana. Disamping karena murah meriah, gorengan juga sudah menjadi cemilan favorit banyak orang.

Meskipun begitu, beberapa anjuran untuk mulai mengurangi konsumsi gorengan pun juga mulai banyak disuarakan. Hal ini disebabkan banyaknya efek negatif bagi kesehatan yang akan kita dapatkan.

Berikut ini beberapa alasan dibalik anjuran untuk mengurangi konsumsi gorengan secara berlebihan.

1. Tinggi kalori

4 Alasan Dibalik Anjuran Mengurangi Konsumsi Gorengan yang Berlebihaneverydayhealth.com

Pada umumnya makanan yang digoreng memang akan memiliki kadar kalori yang lebih tinggi dibanding cara memasak lain. Terlebih untuk gorengan, bahan dasarnya sendiri memang sudah mengandung kalori. Ditambah dengan tepung dan proses memasak dengan minyak akan semakin menambah kandungan kalorinya.

Padahal ada batasan kalori untuk dikonsumsi setiap harinya. Apabila terlalu banyak, asupan kalori pun akan memberi dampak negatif untuk kesehatan seperti obesitas, meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, dan kanker.

2. Tinggi lemak trans

4 Alasan Dibalik Anjuran Mengurangi Konsumsi Gorengan yang Berlebihanhellosehat.com

Proses memasak dengan menggoreng biasanya menghasilkan lemak trans yang tinggi. Lemak trans terbentuk saat lemak tak jenuh mengalami proses hidrogenasi, yaitu proses penambahan hidrogen untuk meningkatkan stabilitas oksidatif agar dapat memperpanjang masa simpan.

Disamping itu, gorengan juga seringkali dimasak dalam minyak dengan suhu tinggi dan berulang-ulang. Hal ini akan semakin meningkatkan kandungan lemak tak jenuh dalam gorengan.

 

Baca Juga: 5 Bahaya yang Mengancam Jika Sering Berbuka dengan Gorengan

3. Meningkatkan risiko beberapa penyakit

4 Alasan Dibalik Anjuran Mengurangi Konsumsi Gorengan yang Berlebihanokaydoc.com

Sering atau bahkan rutin mengonsumsi makanan yang digoreng akan semakin meningkatkan resiko terhadap beberapa penyakit. Mulai dari tekanan darah tinggi, kolesterol, obesitas, bahkan sampai pada penyakit jantung dapat dipicu dari kebiasaan mengkonsumsi gorengan yang berlebihan. Tingginya kalori dan lemak trans dalam gorengan inilah yang jadi penyebabnya.

Tubuh kita memang membutuhkan kalori dan lemak, hanya saja ada batasan tertentu untuk kalori dan hanya lemak baik saja yang akan membawa dampak positif untuk kesehatan.

4. Mengandung zat beracun

4 Alasan Dibalik Anjuran Mengurangi Konsumsi Gorengan yang Berlebihaninstagram.com/gardenrestobaleawanputih

Kebanyakan orang mungkin akan tetap mengabaikan anjuran untuk mengurangi konsumsi gorengan jika baru melihat fakta tentang tingginya kalori dan lemak trans. Padahal alasan utamanya justru adanya kehadiran zat acrylamide.

Bagi yang masih asing, acrylamide merupakan zat beracun yang timbul sebagai akibat dari proses menggoreng dengan suhu diatas 180°C. Apabila zat beracun ini terus-menerus masuk ke dalam tubuh, risiko penyakit kanker bisa saja mengintai kesehatan kita.

Nah, itu tadi beberapa alasan dibalik anjuran untuk mulai mengurangi konsumsi gorengan secara berlebihan. Meski merupakan makanan favorit, ada baiknya kita lebih peka dan peduli pada kesehatan tubuh lebih dahulu.

Baca Juga: Sering Jadi Gorengan, 7 Makanan Ini Malah Bermanfaat untuk Kecantikan

Tyas Photo Community Writer Tyas

menulis adalah satu dari sekian cara untuk menemui ketenangan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Just For You