Comscore Tracker

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantuk

Terus kenapa dong?

Hampir semua orang mengira bahwa menguap identik dengan mengantuk. Tudingan mengantuk biasanya akan melekat pada kita yang sering menguap. Padahal, menguap tidak selalu karena sedang diserang kantuk.

Beberapa fakta tentang menguap justru menunjukkan hal yang sangat jarang diketahui orang pada umumnya. Apa saja? Yuk, cek.

1. Menguap merupakan tanda tubuh membutuhkan oksigen

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukfotolia.com

Saat jumlah karbondioksida dalam darah meningkat, kita akan lebih banyak membutuhkan oksigen untuk mengurangi kelebihan karbondioksida tadi. Salah satu caranya adalah dengan menguap.

Meski sebenarnya menguap adalah refleks alami tubuh, tapi hal ini sangatlah efektif untuk memberi pasokan oksigen bagi darah. Di samping itu, saat menguap juga terjadi peregangan gendang telinga hingga saluran pernapasan. 

2. Menjaga suhu otak

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukunsplash.com/Abbie Bernet

Selain kebutuhan akan oksigen, menguap juga menjadi tanda kalau otak kita sedang berusaha untuk memaksimalkan konsentrasi. Ibarat mesin, otak kita juga bisa panas ketika dipakai terus menerus.

Cara tubuh kita mendinginkan otak yaitu dengan menguap. Oksigen yang masuk selain untuk menurunkan kadar karbondioksida, ternyata juga mampu menjadi pendingin bagi otak. Dengan menjaga suhu otak, kita dapat kembali berkonsentrasi pada aktivitas yang sedang dijalani.

Baca Juga: Kenapa Manusia Menguap dan Berair Mata? Berikut Penjelasan Para Ahli 

3. Menguap ternyata bisa menular

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukhellosehat.com

Beberapa dari kita pasti pernah mengalami menguap dalam waktu hampir bersamaan. Saat ada orang di sekitar yang menguap, tak jarang kita juga jadi merasa ingin menguap seolah sedang tertular. Hal ini sebenarnya adalah hal yang wajar. Memang menguap bisa menular, terlebih pada orang yang memiliki kedekatan sosial. Bahkan pengaruhnya akan semakin besar jika memiliki kedekatan emosional. 

4. Menguap sulit menular pada penderita schizophrenia dan down syndrome

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukwomantalk.com

Meski menguap bisa menular, ternyata hal ini tidak akan mempengaruhi penderita schizophrenia dan down syndrome. Kedua kondisi ini memang pada dasarnya mengganggu kemampuan untuk merasakan emosi orang lain. Sehingga orang-orang dengan schizophrenia dan down syndrome akan sulit tertular saat orang disekitarnya menguap.

5. Menguap bisa menjadi tanda penyakit

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukunsplash.com/Kevin Grieve

Tanpa diduga, ternyata kondisi menguap yang notabene merupakan sebuah refleks, malah dapat menjadi tanda penyakit dalam tubuh. Kekurangan pasokan oksigen yang memicu refleks menguap, jika terlalu sering justru harus diwaspadai. Mulai dari hipotensi, kelelahan, gangguan pernafasan seperti sleep apnea, sampai pada penyakit jantung dan stroke dapat terdeteksi dini.

6. Rata-rata manusia menguap selama enam detik

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukcreativemarket.com

Pernah mengitung lama waktu kita saat menguap? Ternyata lama menguap kita rata-rata terjadi selama 6 detik, lho. Meski sifatnya kurang ilmiah, tapi dalam 6 detik tersebut detak jantung meningkat secara signifikan. Sebuah penelitian menguji efek yang terjadi sebelum, selama dan setelah menguap. Hasilnya, ditemukan bahwa ada perubahan psikologis pada enam detik itu pada saat responden diminta untuk menarik nafas panjang saja. 

7. Janin juga bisa menguap

7 Fakta di Balik Menguap, Gak Selalu Mengantukunsplash.com/Tim Bish

Sudah menjadi rahasia umum bahwa janin memang memiliki aktivitas di dalam kandungan. Bukan hanya bergerak dan melakukan peregangan, ternyata janin juga bisa menguap bahkan intensitasnya malah cukup sering. Janin sudah mulai menguap sejak usia 11 minggu, dan intensitas menguapnya akan semakin berkurang saat mendekati waktu persalinan.

Menguap ternyata memang tidak selalu menjadi indikasi mengantuk. Beberapa fakta tadi menunjukkan keunikan tentang menguap yang jarang diketahui. Jadi, seberapa sering kamu menguap hari ini?

Baca Juga: 7 Fakta Medis Sering Membunyikan Persendian, Bahayakah?

T y a s Photo Verified Writer T y a s

menulis adalah satu dari sekian cara untuk menemui ketenangan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya
  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya