Comscore Tracker

5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon Ini Patut Diwaspadai, Bisa Berbahaya

Hal ini bisa bikin kesehatan tubuh menurun

Hormon adalah pembawa pesan kimia yang mengalir di tubuh dan cenderung menyeimbangkan berbagai proses penting yang terjadi dalam pembuluh darah seperti reproduksi, metabolisme, pertumbuhan sel, dan banyak lagi. Maka dari itu, ketidakseimbangan hormon bisa menjadi masalah yang serius.

Ketidakseimbangan ini biasanya dihadapi oleh wanita saat mengalami kehamilan, menopause, menstruasi dan pubertas. Bahkan ketidakseimbangan ringan dalam sekresi hormon-hormon ini dalam tubuh, akan secara signifikan mempengaruhi tidak hanya kesejahteraan fisik seseorang tetapi juga mental.

Berikut beberapa gejala mengkhawatirkan yang menunjukkan bahwa tubuh menderita ketidakseimbangan hormon. Semua ini dapat dengan mudah dideteksi dan diatasi, jika diidentifikasi pada tahap awal.

1. Mengalami kerontokan rambut

5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon Ini Patut Diwaspadai, Bisa Berbahayamyweekly.co.uk

Rambut rontok biasanya merupakan tanda pertama yang mengkhawatirkan dari sekresi hormon yang tidak seimbang dalam tubuh. Ini dapat mempengaruhi kedua jenis kelamin baik pria maupun wanita. Dalam istilah medis, kondisi ini biasanya disebut sebagai 'Alopecia'.

Penelitian mengungkapkan fakta bahwa ketidakseimbangan yang signifikan dalam sekresi hormon dapat menyebabkan produksi testosteron yang cenderung menghambat pertumbuhan suara dan kekuatan folikel rambut yang cukup besar, sehingga mengakibatkan kerontokan rambut luar biasa.

2. Berat badan tidak stabil

5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon Ini Patut Diwaspadai, Bisa Berbahayarush.edu

Gejala lain yang paling menonjol dari sekresi hormon yang tidak seimbang dalam tubuh adalah kenaikan maupun penurunan berat badan secara spontan. Telah diketahui bahwa ketidakseimbangan hormon secara signifikan dapat mempengaruhi laju metabolisme tubuh. Hal ini terutama dilakukan oleh kelenjar tiroid, yang bertanggung jawab atas sekresi hormon yang mempengaruhi berat badan.

Dalam terminologi medis, kondisi khusus ini disebut sebagai hipotiroidisme atau hipertiroidisme. Perubahan signifikan dalam tubuh ini dapat membuat stres, yang karenanya cenderung berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang. Gejala ini jangan dianggap enteng dan berkonsultasilah dengan praktisi medis secepatnya untuk tindakan yang tepat.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Bandotan Bagi Kesehatan, Bisa untuk Redakan Mag

3. Berkeringat ekstrem

5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon Ini Patut Diwaspadai, Bisa Berbahayaverywellhealth.com

Ini adalah gejala mengkhawatirkan paling menonjol yang menunjukkan dengan jelas ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Berkeringat ekstrem biasanya menunjukkan perubahan yang tidak dapat dijelaskan dalam suhu tubuh. Kondisi aneh ini mungkin ditemui pada malam hari atau jika suhu kamar sangat dingin. Pada dasarnya, seluruh tubuh kita dikendalikan secara terpusat oleh bagian otak yang disebut hipotalamus. Bahkan ketidakseimbangan ringan dalam sekresi hormon dalam tubuh akan mempengaruhi bagian ini dan hasilnya tidak dapat dihindari.

4. Mengalami gangguan tidur

5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon Ini Patut Diwaspadai, Bisa Berbahayatekcrispy.com

Gangguan tidur biasanya bukan masalah yang sangat umum tetapi mengabaikannya juga dapat menghasilkan efek buruk pada kesehatan. Pada sebagian besar waktu, telah diketahui bahwa ketidakseimbangan dalam sekresi hormon dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai gangguan tidur. Jika diabaikan dapat menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan.

Sekresi hormon estrogen membantu dalam pengaturan suhu tubuh yang baik. Sementara ketidakseimbangan dalam sekresi hormon ini dapat menyebabkan gangguan tidur kritis yang dikenal sebagai insomnia.

5. Mengalami depresi

5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon Ini Patut Diwaspadai, Bisa Berbahayamosmedportal.ru

Depresi juga salah satu gejala paling mengkhawatirkan dari hormon yang terganggu atau sekresi hormon yang tidak seimbang dalam tubuh. Seiring dengan berbagai faktor eksternal di lingkungan, ketidakseimbangan pada hormon juga bertanggung jawab dalam menyebabkan depresi. Penelitian telah membuktikan bahwa tingkat kebahagiaan dalam tubuh sepenuhnya bergantung pada sekresi dua hormon yaitu, endorfin dan serotonin.

Keseimbangan yang baik dari hormon-hormon ini dalam tubuh membuat kamu tetap bahagia. Sebaliknya, ketidakseimbangan ringan dalam sekresi hormon-hormon ini membuat kamu merasa depresi. Ini kemudian dapat disertai dengan perasaan perubahan suasana hati bersama dengan sikap acuh tak acuh.

Baca Juga: 5 Dampak Kebanyakan Konsumsi Makanan Asin, Bisa Ganggu Kesehatan!

Rangga Dio Hayyunuski Photo Verified Writer Rangga Dio Hayyunuski

Workhard, Playhard, Istirahard..

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Efendi Ari Wibowo

Just For You