Comscore Tracker

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! 

#IDNTimesHealth Sadari sebelum terlambat!

Mungkin kamu pernah merasakan tekanan lantaran kerjaan yang menumpuk di kantor, namun tiba-tiba tubuhmu terasa jantung berdetak kencang, berkeringat dingin, hingga mengalami sesak napas. Hal tersebut merupakan tanda bahwa kamu sedang mengalami serangan panik.

Serangan panik biasanya dimulai secara tiba-tiba, kapan saja dan di mana saja. Dilansir Medical News Today, meski tidak dapat diprediksi, namun dengan mengetahui cara mengatasinya, bisa membuat serangan panik lebih mudah dikendalikan. Maka dari itu, simak ulasan berikut ini agar mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menghadapi serangan panik ketika berada di kantor.

1. Sadari, dan hadapi serangan panik ini

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi seorang perempuan (unsplash.com/Eli DeFaria)

Secara kondisi fisik, gejala yang akan dirasakan seperti takut kehilangan kendali atau kematian, tubuh gemetaran, mual, sakit kepala, kram perut, hingga merasa akan ada bahaya yang datang. Coba hadapi serangan panik ini dengan semua tenagamu, sampai kamu benar-benar merasa tenang.

Sebaiknya, persiapkan dirimu sebelum menghadapi serangan panik. Hal semacam ini memang bisa terjadi ketika ingin presentasi di depan umum. Dengan kamu sering berlatih berbicara di hadapan banyak orang, secara bertahap kamu bisa menghadapi kecemasan yang kamu alami.

2. Mengatur pola pernapasan 

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi perempuan (pexels.com/Mikhail Nilov)

Saat serangan panik datang dan membuat sesak napas, cobalah bernapas secara perlahan dan berkonsentrasi setiap napas yang kamu hembuskan. Selain itu, kamu bisa menerapkan relaxing breath atau metode pernapasan 4-7-8. Menerapkan teknik ini, dengan cara menarik napas selama empat detik, menahan napas selama tujuh detik, lalu menghembuskannya selama delapan detik.

3. Menghirup aroma minyak esensial 

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi memegang botol (pexels.com/Mikhail Nilov)

Menghirup aroma yang menenangkan seperti minyak esensial dapat membantu meredam dan membantu untuk mengalihkan fokus terhadap kecemasan. Kamu bisa langsung menghirup di bawah hidung, atau mengoleskannya pada sapu tangan untuk bisa menghirup baunya.

Bau lavender dipercaya bisa memberikan rasa relaksasi yang menenangkan pikiran. Kamu bisa membeli minyak esensial yang sudah banyak beredar secara online. Namun, kamu sebaiknya membeli secara teliti dari pengecer yang sudah terpecaya.

Baca Juga: 12 Cara Alami dan Mudah Melegakan Sesak Napas, Jangan Panik!

4. Temukan tempat yang tenang dan jauh dari keramaian 

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi stres (unsplash.com/ Tim Gouw)

Saat kamu mulai merasa gejala serangan panik, segeralah pergi dari tempat meja kerjamu. Lalu, carilah tempat di kantor yang sepi dan tidak sering dilalui orang. Seperti, ruang meeting yang kosong, tangga darurat, atau bilik toilet.

Hal itu dilakukan untuk mengalihkan serangan panik dari pandangan lingkungan kantor yang terasa sibuk dan memudahkan untuk fokus pada pernapasanmu. Oleh karena itu, berada di ruangan yang tenang bisa membantumu untuk mengurangi serangan panik dan stres.

5. Mengendalikan pikiran dari rasa cemas 

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi berteriak (unsplash.com/Usman Yousaf)

Ketika seseorang sedang mengalami serangan panik, itu terjadi karena intensitas kecemasan yang mendadak muncul. Dengan menerapkan metode 5-4-3-2-1 bisa membantu mengarahkan fokus seseorang menjauh dari sumber stres. Untuk menggunakan metode ini, harus menyelesaikan setiap langkah berikut ini:

  • Lihatlah lima objek secara terpisah yang ada di sekitarmu, lalu fokuskan pikiranmu dan identifikasikan masing-masing objek untuk sementara waktu.
  • Lanjutkan dengan mengidentifikasi empat objek yang dapat kamu dengar.
  • Lalu sentuh tiga objek terdekat dan mengidentifikasinya. Pertimbangkan objek tersebut seperti tekstur, suhu dan kegunaannya.
  • Mengidentifikasi dua bau yang berbeda. Ini bisa kamu coba pada wangi parfum pada pakaianmu, atau kopi.
  • Langkah terakhir, sebutkan satu hal yang bisa kamu cicipi menggunakan lidah. Kamu bisa mengidentifikasikan rasa dari sepotong permen atau sesuatu hal yang bisa kamu rasakan yang ada di mulut.

6. Cobalah teknik progressive muscle relaxation (PMR) 

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi pertemanan (pexels.com/fauxels)

Gejala lain dari serangan panik adalah otot terasa tegang. Berlatih progressive muscle relaxation atau PMR bisa menenangkan otot yang terasang tegang menjadi lebih rileks. Dilansir laman resmi University of Michigan Health, progressive muscle relaxation adalah metode yang membantu meredakan ketegangan pada otot.

Ketika tubuh kamu rileks secara fisik, kamu tidak dapat merasa cemas dan stres. Untuk menerapkan metode ini, kepalkan tanganmu dan tarik napas selama empat sampai sepuluh detik. Lalu, keluarkan napas secara perlahan dan lepaskan kepalan tanganmu. Lakukan cara ini secara bertahap hingga serangan panik menghilang.

7. Beritahu seseorang 

7 Langkah Ampuh Mengatasi Serangan Panik di Kantor, Dijamin Manjur! ilustrasi bersedih (pexels.com/Mikhail Nilov)

Jika kamu memang sering mengalami serangan panik di kantor, memberitahu teman kantormu bisa bermanfaat untuk membantu mencari solusi mengurangi rasa cemasmu. Mereka mungkin dapat menemukan tempat yang tenang dan memberikanmu segelas air putih agar pikiranmu bisa lebih rileks.

Langkah-langkah tersebut bisa kamu lakukan untuk meredam serangan panik. Jika kondisinya memang terasa berat, kamu bisa meminta izin kepada atasanmu untuk istirahat atau berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mengatasi keluhanmu.

Baca Juga: Jangan Panik, 8 Tips Merawat Keluarga yang Positif COVID-19 di Rumah 

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya