Comscore Tracker

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!

Bisa bikin perasaan lebih bahagia

Tidak hanya tanaman, manusia juga turut merasakan manfaat dari hadirnya sinar matahari di berbagai aktivitas keseharian. Meskipun sinar matahari dikenal sebagai penyebab kanker kulit, sebenarnya ia juga punya manfaat bagi kesehatan. Terlebih lagi di masa pandemik seperti ini.

Nah, kira-kira apa saja manfaat dari paparan sinar matahari bagi kesehatan manusia? Yuk, simak fakta-faktanya berikut ini!

1. Membantu produksi vitamin D di dalam tubuh

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!ilustrasi sinar matahari (unsplash.com/pixpoetry)

Dilansir laman World Health Organization (WHO), sinar UV dari Matahari penting bagi kesehatan karena dapat menstimulasi produksi vitamin D dalam tubuh. Ketika kulit terkena UVB, sinar tersebut akan berinteraksi dengan protein 7-DHC di epidermis sehingga menghasilkan vitamin D3. 

Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium dan fosfor dari makanan. Selain itu, zat ini juga memiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang, fungsi kekebalan tubuh, dan pembentukan sel darah. Selain itu, studi dalam jurnal Environmental Health Perspectives menyatakan bahwa sebagian besar kasus kekurangan vitamin D terjadi karena kurangnya paparan sinar matahari di luar ruangan.

2. Sinar UVB membantu produksi beta-endorfin, hormon yang membantu tubuh rileks

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!ilustrasi sedang rileks (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Ketika terkena paparan sinar matahari, khususnya UVB, manusia akan memproduksi hormon beta-endorfin. Ini merupakan hormon yang berperan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk dalam mengurangi rasa sakit, memperbaiki mood, meningkatkan rasa bahagia, dan membuat tubuh rileks. 

Hormon ini memiliki zat yang mirip seperti morfin dan dihasilkan secara alami di dalam tubuh. Selain paparan sinar matahari, aktivitas fisik juga mampu memicu munculnya hormon ini dalam tubuh, seperti berolahraga, bersepeda, berkebun, belanja, bekerja, dan lainnya. 

Baca Juga: Bahaya Memandang Matahari Terlalu Lama, Gak Menghilangkan Minus Juga!

3. Mampu melepaskan hormon serotonin yang membuat kita lebih bahagia

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!ilustrasi sedang bahagia (pexels.com/Matthias Cooper)

Serotonin merupakan hormon yang berperan dalam mengatur mood, emosi, nafsu makan, dan pencernaan. Ketika terkena paparan sinar matahari, retina mata akan memberikan isyarat kepada otak untuk memproduksinya. Alhasil, hormon ini akan memperbaiki mood dan membantu seseorang merasa lebih tenang dan fokus. 

Serotonin juga berperan dalam memproduksi melatonin. Ini merupakan hormon yang secara alami dihasilkan dalam tubuh ketika malam dan membantu seseorang untuk tidur. Banyaknya paparan cahaya yang terkena manusia dapat mempengaruhi jumlah serotonin dan melatonin yang dihasilkan serta menentukan siklus tidur seseorang. 

Jurnal Environmental Health Perspectives melaporkan bahwa ketika seseorang terkena paparan sinar matahari di pagi hari, produksi melatonin akan terjadi lebih cepat di malam hari. Tidur pun menjadi lebih mudah. Selain itu, paparan sinar matahari saat pagi membuat melatonin efektif melawan insomnia, sindrom pramenstruasi (PMS) dan seasonal affective sisorder (gangguan afektif musiman).

4. Paparan sinar matahari berpotensi menurunkan risiko depresi musiman

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!ilustrasi orang depresi (pexels.com/Engin Akyurt)

Berkurangnya paparan sinar matahari membuat tingkat serotonin di dalam tubuh menurun. Kondisi ini diasosiasikan dengan depresi musiman yang disebut juga dengan seasonal affective disorder (SAD). Kondisi ini umumnya terjadi di negara empat musim.

Gejala SAD akan semakin parah ketika siang di musim dingin berlangsung singkat dan akan membaik ketika siang hari berlangsung lebih lama. Di belahan bumi utara, gejala paling parah yang dialami penderita berlangsung pada bulan Januari dan Februari. 

SAD akan berdampak pada aktivitas sehari-hari penderitanya. Penderita akan mengalami mood atau suasana hati yang sangat buruk. Mereka mungkin akan merasa kehilangan kenikmatan dalam melakukan hobi favoritnya, sulit berpikir, atau merasa tidak berguna. Selain itu, mereka juga akan memiliki pola tidur dan makan yang berubah.

5. Manfaat lain dari sinar matahari yang tak kalah positif

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!ilustrasi mengecek tekanan darah (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Ingatkah kamu kalau sinar matahari membantu proses pembentukan vitamin D? Jika tubuh mendapatkan vitamin tersebut secara cukup, maka kita akan lebih terlindungi dari sejumlah penyakit, seperti sklerosis ganda, diabetes tipe 1, dan bahkan beberapa jenis kanker.

Paparannya juga dipercaya mampu menurunkan tekanan darah. Ini terjadi karena kulit yang terkena sinar matahari akan melepaskan nitrogen oksida sehingga pembuluh arteri akan melebar dan tekanan darah turun.

Namun, paparan sinar matahari juga harus dibatasi agar tidak berbahaya

5 Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh, Tidak Melulu Bahaya!ilustrasi memakai tabir surya (pexels.com/Moose Photos)

Paparan sinar matahari memang penting dan memiliki banyak manfaat. Akan tetapi, ada baiknya jika kamu tidak berada di bawahnya secara berlebihan karena ada sejumlah bahaya yang bisa timbul.

Dilansir laman WHO, berjemur selama 5--15 menit di bawah sinar matahari sebanyak 2--3 kali seminggu cukup untuk menjaga kebutuhan vitamin D terpenuhi. Untuk daerah yang dekat dengan garis khatulistiwa, seperti Indonesia, berjemur dengan intensitas lebih sedikit dari itu bahkan sudah cukup. 

Selain itu, hindari berjemur di bawah sinar matahari sekitar pukul 10.00 hingga 16.00 agar kulit tidak terbakar (sunburn). Jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya atau sunscreen dengan SPF minimal 15 ketika keluar rumah lebih dari 15 menit. 

Nah, itu dia beberapa manfaat sinar matahari bagi kesehatan tubuh, baik secara fisik maupun mental. Mulai sekarang jangan lupa berjemur, ya!

Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman yang Bantu Jaga Kesehatan Liver!

Roselin A. Photo Writer Roselin A.

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya