Comscore Tracker

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitas

Jaga kondisi tubuh di masa pandemik itu wajib hukumnya

Menjaga imunitas tubuh di masa pandemik hukumnya wajib agar tak mudah tertular penyakit, khususnya COVID-19. Ada banyak cara yang dilakukan, mulai dari makan makanan bergizi, minum vitamin, atau konsumsi bahan herbal.

Namun, meski sudah melakukan hal-hal di atas, tetapi masih banyak orang yang masih melakukan berbagai kebiasaan yang bisa mengancam daya tahan tubuh. Mungkin terdengar sepele, tetapi cobalah evaluasi apakah kamu masih melakukan hal-hal di bawah ini. Bila masih, segera hentikan, ya!

1. Masih merokok

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitasunsplash.com/Paweł Czerwiński

Walaupun sudah banyak yang tahu kalau merokok itu tak ada untungnya, tetapi masih banyak sekali yang mengabaikannya. Kandungan nikotin dalam rokok bisa membuat tubuh perokok mudah terkena infeksi. Artinya, imun tubuh yang melemah bisa membuat perokok gampang terkena flu maupun virus lainnya.

Kebiasaan merokok juga dapat merusak lapisan mulut dan hidung. Mulut dan hidung bisa dibilang adalah pertahanan terdepan dari sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, merokok juga dapat mengacaukan sistem imun yang dapat menyerang jaringan paru-paru. Akibat sistem imun tubuh yang tidak baik inilah yang bisa menimbulkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Perlu diketahui, hingga kini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan PPOK. Perawatan yang dilakukan bertujuan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan perburukan gejala.

2. Konsumsi alkohol secara berlebih

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitasunsplash.com/Christine Jou

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan sudah pasti akan merusak imun tubuh. Dalam jangka panjang, minum alkohol terus-menerus dapat menurunkan dan merusak sel darah putih yang fungsinya mendeteksi adanya virus di tubuh.

Selain itu, alkohol dapat merusak lapisan mulut dan kerongkongan, sehingga virus dan bakteri bisa dengan mudahnya masuk ke tubuh. Sebaiknya, batasi, atau lebih baik lagi hindari, konsumsi alkohol.

Dietary Guidelines for Americans 2015-2020 merekomendasikan, untuk mengurangi risiko bahaya terkait alkohol, konsumsilah dalam jumlah sedang: 1 minuman per hari untuk perempuan dan 2 minuman per hari untuk laki-laki. Hanya orang dewasa dan usia legal yang diperbolehkan untuk minum alkohol.

Baca Juga: Benarkah Minum Alkohol Bikin Perut Buncit 'Beer Belly'?

3. Sering mengalami stres

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitasunsplash.com/Christian Erfurt

Stres bisa berasal dari mana saja. Entah dari pekerjaan, hubungan keluarga yang kurang harmonis, pertemanan toksik, konflik dengan pasangan, masalah finansial, dan masih banyak lagi. Intinya, lingkungan sekitar yang tidak mendukung bisa memicu stres. 

Namun, perlu kamu ketahui, kadar stres yang tinggi bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, stres kronis (berlangsung terus-menerus) dapat merusak imun tubuh. Pada akhirnya tubuh, jadi lebih mudah terserang flu dan infeksi virus lainnya.

Maka dari itu, kamu harus mampu mengelola stres sebaik mungkin. Caranya beragam, bisa dengan rutin olahraga selama 30 menit per hari, melatih pernapasan, yoga, meditasi, atau sesimpel melakukan hobi.

4. Kurang tidur

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitasunsplash.com/Vladislav Muslakov

Di masa pandemik, justru tak sedikit orang yang waktu tidurnya berkurang. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Pflügers Archiv: European Journal of Physiology, saat tidur tubuh dapat meningkatkan sistem kekebalan. Nantinya, sistem imun ini berfungsi untuk melawan virus, bakteri, atau penyebab penyakit lainnya yang menyerang tubuh kita. Kalau kita kurang tidur, tubuh pun tak mampu untuk melawan serangan tersebut secara optimal.

Selain itu, berbagai studi juga menemukan fakta bahwa kurang tidur berkaitan dengan obesitas, diabetes, dan depresi.

Waktu tidur setiap orang memang bisa berbeda-beda. Namun, setidaknya jam tidur malam yang dibutuhkan orang dewasa adalah 7-9 jam.

5. Pola makan yang tidak sehat

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitasunsplash.com/Wine Dharma

Di masa pandemik, tak sedikit orang yang menyetok makanan instan seperti mi, makanan beku, makanan dan minuman kemasan, dan sebagainya. Makanan dan minuman seperti itu tak apa bila dikonsumsi sesekali. Namun, kalau terlalu sering, tentu bisa membahayakan kesehatan.

Makanan kemasan cenderung tinggi garam dan gula, sementara kandungan nutrisinya rendah. Padahal, tubuh kita tidak memerlukan jumlah gula dan garam sebanyak itu. Kurangnya nutrisi dapat melemahkan imun tubuh kita juga.

Tak cuma itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak juga bisa bikin berat badan naik, yang lama-lama bisa menimbulkan kegemukan atau obesitas. Kondisi obesitas sendiri juga membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit. Timbunan lemak dalam tubuh juga bisa memengaruhi sistem imun.

Maka dari itu, ketahuilah batas aman konsumsi gula dan garam harian. Sesuai dengan Permenkes Nomor 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji, anjuran konsumsi gula per orang per hari adalah 10 persen dari total energi (200 kkal) atau setara dengan 4 sendok makan per orang per hari (50 gram per orang per hari). Sementara itu, anjuran konsumsi garam adalah 2.000 mg atau setara dengan 1 sendok teh per orang per hari (5 gram per orang per hari).

Selain itu, gantilah makanan instan atau yang tinggi lemak tak sehat dengan makanan sehat seperti karbohidrat kompleks, sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan susu rendah lemak.

6. Kurang olahraga

Jangan Lakukan! Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Imunitaspexels.com/Ekaterina Bolovtsova

Di masa pandemik, banyak orang yang kerja dan belajar di rumah demi menurunkan angka penularan COVID-19. Namun, sayangnya ini tidak dibarengi dengan gerak tubuh yang aktif atau malas berolahraga. Padahal, kurangnya aktivitas fisik bisa membuat tubuh menghasilkan jumlah antibodi yang sangat sedikit.

Olahraga yang teratur dapat meningkatkan sistem imun tubuh diproduksinya antibodi sel T, yaitu sel darah putih yang nantinya berfungsi membantu tubuh untuk melawan penyakit. Oleh karena itu, yuk lebih aktif bergerak walau di rumah aja, paling tidak jalan kaki 20 menit sehari dan lakukan sebanyak lima kali dalam seminggu. Kebiasaan sederhana ini bisa sangat membantu sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik.

Demi imunitas tubuh yang optimal, segera hentikan kebiasaan-kebiasaan di atas, ya. Lakukan semuanya dengan seimbang, agar terhindar dari ancaman yang dapat merusak daya tahan tubuh kita. Bila daya tahan tubuh kita kuat, ditambah kondisi mental yang positif, itu adalah kunci penting bagi tubuh untuk melawan berbagai kuman penyakit.

Baca Juga: Tetap Positif! Ini 5 Pengaruh Dahsyat Kebahagiaan bagi Kesehatan 

Sagita Photo Verified Writer Sagita

Be yourself because an ORIGINAL is worth more than a COPY

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya