Comscore Tracker

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akurat

Sudah benarkah hasil pengukuran tekanan darahmu selama ini?

Pengukuran tekanan darah adalah jenis pemeriksaan kesehatan yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini disebabkan seringnya pasien yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak mengalami gejala apa pun.

Tahukah kamu bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat proses pengukuran tekanan darah? Ini penting untuk diketahui agar hasil pengukuran akurat.

Berikut ini adalah beberapa anjuran dari Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (Indonesian Society of Hypertension) dalam Konsensus Penatalaksaan Hipertensi 2019 yang harus dilakukan agar pengukuran tekanan darah akurat.

1. Pemeriksaan dilakukan di ruangan yang terang dan nyaman

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akuratfreepik.com/pressfoto

Pemeriksaan tekanan darah sebaiknya dilakukan di dalam ruangan yang terang, tenang, dan nyaman. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan sekitar turut memengaruhi keadaan psikologis subjek yang akan diperiksa. Pada akhirnya, hasil pengukuran tekanan darah bisa menjadi tidak akurat apabila kondisi lingkungan sekitar tidak mendukung.

International Society of Hypertension menganjurkan agar tidak hanya memperhatikan ruangan, tetapi juga harus memperhatikan suhu ruangan. Sebaiknya selama proses pengukuran tekanan darah, suhu ruangan tidak terlalu dingin ataupun tidak terlalu panas. Dengan demikian, pasien dapat merasa nyaman saat proses pengukuran dilakukan.

2. Subjek yang diperiksa dalam keadaan tenang

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akuratfreepik.com/jcomp

Subjek yang akan diperiksa tekanan darahnya sebaiknya dalam keadaan tenang, tidak gelisah, cemas, ataupun dalam keadaan kesakitan. Biasanya, petugas medis akan menganjurkan untuk istirahat selama 5 menit sebelum pemeriksaan dilakukan. Keadaan cemas, gelisah, dan kesakitan dapat meningkatkan hasil pengukuran tekanan darah.

Posisi pasien pada saat pengukuran sebaiknya dalam keadaan duduk dengan punggung bersandar pada kursi. Kaki harus dalam keadaan rata dengan lantai dan tidak disilangkan. Lengan diletakkan di atas meja dengan tinggi meja sejajar dengan posisi jantung. Baik lengan kanan maupun kiri dapat dipilih untuk pengukuran tekanan darah, tetapi sebaiknya kedua lengan diperiksa untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara tekanan darah lengan kanan dan kiri.

Baca Juga: Hindari 7 Kebiasaan Ini kalau Tak Mau Kena Hipertensi, Usia Berapapun!

3. Tidak mengonsumi kafein 30 menit sebelum pemeriksaan

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akuratfreepik.com/freepik

Sebaiknya, 30 menit sebelum pemeriksaan, kamu tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein. Karena, kafein turut berkontribusi dalam meningkatkan denyut jantung, kontraksi, dan tekanan darah. Hal ini membuat hasil pemeriksaan tekanan darah menjadi tidak akurat.

Menurut sebuah laporan berjudul "Timing of blood pressure measurement related to caffeine consumption" dalam jurnal Annals of Pharmacotherapy tahun 2008, disebutkan bahwa efek kafein dalam kopi bereaksi dalam tubuh sekitar 30 menit setelah dikonsumsi.

Selain itu, kafein sebelum pengukuran tekanan darah dapat berkontribusi dalam meningkatkan 3-15/4-13 mmHg terhadap hasil pengukuran tekanan darah yang sebenarnya.

4. Tidak merokok 30 menit sebelum pemeriksaan

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akuratfreepik.com/vectoropenstock

Subjek yang akan diperiksa tekanan darahnya juga sebaiknya tidak merokok 30 menit sebelumnya. Kandungan zat -zat kimia dalam rokok dapat turut berperan dalam peningkatan hasil pengukuran tekanan darah.

Berdasarkan studi berjudul "Effects of cigarette smoking on short-term variability of blood pressure in smoking and non smoking healthy volunteers" dalam jurnal Fundamental & Clinical Pharmacology tahun 1999, kandungan nikotin dalam rokok turut berperan dalam merancukan hasil pengukuran tekanan darah, yaitu meningkatkan sekitar 7-10 persen dari tekanan darah yang seharusnya.

5. Tidak melakukan olahraga 30 menit sebelum pemeriksaan

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akuratunsplash.com/FitsumAdmasu

Bila berencana untuk melakukan pengecekan tekanan darah pada pagi hari, usahakan untuk tidak berolahraga dulu sebelumnya. Mengapa demikian?

Aktivitas olahraga dapat meningkatkan adrenalin yang nantinya akan berdampak pada tekanan darah, denyut jantung, dan kontraktilitas jantung.

Adrenalin yang dihasilkan akan memicu pengaktifan sistem saraf simpatis tubuh. Pengaktifan sistem saraf simpatis ini dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan kontraktilitas jantung.

Oleh karena itu, kamu tidak disarankan untuk melakukan olahraga ataupun aktivitas berat lainnya selama 30 menit sebelum pemeriksaan tekanan darah.

6. Tidak berbicara saat pengukuran tekanan darah

Perhatikan 6 Hal Ini agar Hasil Pengukuran Tekanan Darah Akuratpixabay/hamiltonpaviana
"Ngobrol itu bisa membuat tekanan darah berubah dan pada akhirnya hasil pengukuran menjadi tidak akurat," ujar dr. Tunggul Diapari Situmorang, Sp.PD-KGH, selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia.

Dalam berlangsungnya proses pengukuran tekanan darah, sebaiknya subjek dalam keadaan diam dan tidak berbicara. Hal ini disebabkan karena berbicara dapat membuat hasil tekanan darah menjadi tidak akurat. Berbicara saat pengukuran tekanan darah dapat meningkatkan sekitar 17/13 mmHg dari tekanan darah yang seharusnya.

Nah, sekarang sudah paham bukan hal-hal apa saja yang mempengaruhi hasil pengukuran tekanan darah, sehingga hasil menjadi tidak akurat? Jadi, ingat selalu hal-hal yang disebutkan di atas tadi, ya, sebelum melakukan cek tekanan darah.

Baca Juga: 5 Hal Mengenai Hipertensi, Tekanan Darah Tinggi yang Tak Bergejala

Sheila Adiwinata Photo Writer Sheila Adiwinata

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya