Comscore Tracker

5 Kebiasaan yang Perlu Kamu Hentikan Supaya Nggak Kena Diabetes

Salah satunya adalah kebiasaan nonton film maraton

Diabetes, dikenal pula dengan penyakit kencing manis, adalah salah satu jenis penyakit tidak menular yang menjadi masalah besar di Indonesia. Bisa timbulkan komplikasi berbahaya, tetapi kabar baiknya penyakit ini bisa dengan mudah dicegah. Beberapa di antaranya lewat perubahan gaya hidup dan stop melakukan kebiasaan yang bisa menyebabkan diabetes.

Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), berdasarkan keterangan dari Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular, dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes, penyakit jantung koroner menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, diikuti dengan kanker, diabetes melitus dan komplikasinya, TBC, serta penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Mengingat bahayanya, sangat penting melakukan upaya pencegahan demi menurunkan risiko terkena diabetes. Salah satunya dengan menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang bisa menyebabkan penyakit tersebut, seperti yang diuraikan di bawah ini.

1. Tidur larut malam 

5 Kebiasaan yang Perlu Kamu Hentikan Supaya Nggak Kena Diabetesfreepik.com/jcomp

Sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism tahun 2015 melibatkan 1.620 partisipan berusia 47-59 tahun. Temuannya, mereka yang sering tidur larut malam lebih berisiko terkena diabetes, sindrom metabolik, dan sarkopenia (hilangnya massa otot akibat usia), dibanding orang yang terbiasa tidur lebih awal, meskipun keduanya tidur dengan durasi yang sama.

Menurut salah satu peneliti, Nan Hee Kim, MD, PhD, dari Korea University College of Medicine, orang yang sering tidur larut malam cenderung mempunyai kualitas tidur yang buruk dan lebih mungkin melakukan kebiasaan-kebiasaan kurang sehat, misalnya merokok, ngemil malam hari, atau jarang olahraga. Semuanya itu dapat mengganggu proses metabolisme tubuh.

2. Kurang paparan sinar matahari

5 Kebiasaan yang Perlu Kamu Hentikan Supaya Nggak Kena Diabetespixabay.com/startupstockphotos

Kebiasaan berjemur sempat jadi tren di awal-awal masa pandemik karena diklaim dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sebaiknya, kebiasaan baik tersebut jangan dihilangkan.

Berdasarkan studi yang dimuat dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, terlepas dari berapa pun berat badan seseorang, mereka yang kekurangan vitamin D cenderung lebih mudah terkena diabetes dibanding orang dengan kadar vitamin D yang cukup.

Mercedes Clemente-Postigo, MSc, salah satu peneliti dari Instituto de Investigación Biomédica de Málaga (IBIMA) di Malaga, Spanyol, menjelaskan bahwa vitamin D lebih berkaitan dengan kadar glukosa dalam darah dibanding indeks massa tubuh.

Itulah sebabnya orang yang obesitas tapi tidak memiliki gangguan metabolisme glukosa memiliki kadar vitamin D lebih tinggi, dibanding orang kurus tapi mengidap diabetes ataupun mengalami gangguan metabolisme glukosa.

Meski begitu, dari hasil penelitian juga terungkap bahwa kurangnya vitamin D dan obesitas berinteraksi sinergis dalam meningkatkan risiko diabetes. Dari sini dapat disimpulkan, upaya terbaik untuk mencegah diabetes dapat dilakukan dengan menjaga pola makan sehat serta perbanyak aktivitas di luar ruangan sehingga mendapat sinar matahari yang cukup.

Baca Juga: Harus Diwaspadai, Ini 5 Penyebab Diabetes pada Orang Bertubuh Kurus 

3. Jarang makan ikan 

5 Kebiasaan yang Perlu Kamu Hentikan Supaya Nggak Kena Diabetespexels.com/@almapapi

Dibandingkan daging sapi atau unggas, ikan memang kurang populer sebagai santapan masyarakat sehari-hari. Hal ini sayang disayangkan, mengingat nutrisi ikan yang baik sekali untuk kesehatan.

Mengutip Everyday Health, menurut American Heart Association, ikan seperti ikan salmon, makerel, sarden, atau tuna kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang telah diketahui mampu menurunkan risiko penyakit jantung, hipertensi, menjaga kesehatan pembuluh arteri, serta mencegah penyakit diabetes.

Dengan manfaatnya ini, kamu disarankan untuk mengonsumsi ikan setidaknya dua kali dalam seminggu. Supaya kamu lebih mendapatkan nutrisi seimbang, variasikan asupan protein dari sumber lain seperti tahu atau protein dari kedelai, telur, serta yoghurt. Jangan selalu berpaku pada daging merah atau unggas saja, ya.

4. Nonton film secara maraton 

5 Kebiasaan yang Perlu Kamu Hentikan Supaya Nggak Kena Diabetespixabay.com/mohamed_hassan

Sering nonton K-drama sampai berjam-jam dalam satu hari? Sebaiknya kebiasaan tersebut kamu hentikan mulai sekarang.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia, setiap satu jam yang dihabiskan untuk duduk menonton TV akan meningkatkan risiko terkena diabetes hingga 3,4 persen. Duh!

Hal ini berlaku juga ketika kamu duduk lama di depan laptop untuk mengerjakan tugas. Kurangi waktu duduk dengan menyelinginya lewat aktivitas lain, misalnya melakukan peregangan, atau jalan keluar sebentar. Intinya, jauhi gaya hidup mager atau sedenter karena dampaknya sangat buruk bagi kesehatan.

5. Melewatkan sarapan 

5 Kebiasaan yang Perlu Kamu Hentikan Supaya Nggak Kena Diabetesfreepik.com/nakaridore

Banyak orang meyakini bahwa dengan melewatkan sarapan bisa mengurangi berat badan sehingga kesehatan tubuh pun jadi lebih baik. Faktanya, justru sering melewatkan sarapan sangat tidak sehat.

Melansir Everyday Health, menurut Ellen Calogeras, RD, LD, CDE, seorang pendidik diabetes di Cleveland Clinic Diabetes Center, Amerika Serikat (AS), melewatkan sarapan tidak hanya bisa jadi bumerang, membuatmu jauh lebih lapar saat menjelang siang, tapi juga dapat menciptakan badai yang sempurna untuk diabetes tipe 2. Melaparkan diri hingga saat makan siang justru akan mengganggu kadar insulin, sehingga gula darah lebih sulit terkontrol.

Selain itu, melewatkan sarapan juga akan membuatmu cenderung makan lebih banyak nantinya, menurut sebuah studi oleh para peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Minnesota, AS.

Supaya terhindar dari risiko diabetes, persiapkan sarapanmu dengan baik, misalnya dengan mengonsumsi telur, selai kacang, buah-buahan segar, yoghurt, atau roti gandum. Usahakan sarapan dengan menu seimbang. Hal ini penting untuk menjaga berat badan tetap ideal juga menghindari dari risiko penyakit berbahaya.

Penyakit diabetes sangatlah berbahaya karena bisa menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, hipertensi, dan lain-lain. Tak heran, penyakit ini sampai disebut dengan “induk” penyakit.

Cegahlah sejak dini dengan selalu menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan menghindari berbagai kebiasaan buruk yang sudah dijelaskan sebelumnya. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Baca Juga: Bisakah Kita Terserang Diabetes Tanpa Ada Keluarga yang Menderitanya?

S U S A N T I . Photo Verified Writer S U S A N T I .

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya