Comscore Tracker

Mengenal Haphefobia, Fobia yang Bikin Seseorang Takut dengan Sentuhan

Bikin seseorang enggan berjabat tangan

Disentuh oleh orang yang tidak kita kenal tentu saja membuat kita merasa tak nyaman. Namun, jika bersentuhan dengan orang-orang yang dikenal atau orang terdekat menciptakan rasa takut yang berlebih hingga hilang kendali, haphefobia patut diwaspadai.

Haphefobia berbeda dengan hipersensitivitas terhadap sentuhan yang dikenal dengan allodynia, yaitu kondisi seseorang yang merasa takut dengan sentuhan karena hal itu terasa menyakitkan, bukannya membuatnya takut.

Tanpa panjang lebar, mari mengenal lebih jauh tentang haphefobia lewat penjelasan berikut ini.

1. Peristiwa traumatis adalah salah satu penyebabnya

Mengenal Haphefobia, Fobia yang Bikin Seseorang Takut dengan Sentuhanpexels.com/ Anna Shvets

Pernah menyaksikan atau mengalami peristiwa traumatis di masa lalu dapat membuat seseorang mengalami haphefobia

Melansir Medical News Today, fobia ini juga bisa diturunkan dari keluarga. Selain itu, haphefobia juga bisa terjadi karena kondisi tertentu seperti takut terkontaminasi dengan kuman, sehingga membuat seseorang jadi takut menyentuh atau tersentuh orang-orang di sekitarnya.

Tak hanya itu, trauma fisik seperti pernah mengalami peristiwa seperti pelecehan seksual dan kekerasan fisik juga turut berkontribusi pada kemunculan atau perkembangan haphefobia.

2. Salah satu gejalanya adalah merasa begitu ketakutan saat disentuh maupun tersentuh orang lain

Mengenal Haphefobia, Fobia yang Bikin Seseorang Takut dengan Sentuhanpexels.com/ Lalesh Aldarwish

Rasa takut saat disentuh dikategorikan sebagai haphefobia jika menimbulkan rasa takut yang berlebihan. Gejalanya yaitu:

  • Merasa takut dan cemas saat disentuh secara sengaja (misalnya bersalaman) atau tidak sengaja (misalnya tersenggol)
  • Peningkatan detak jantung
  • Berkeringat
  • Merasakan sensasi panas atau bisa juga kedinginan
  • Kesemutan
  • Selalu menghindari kerumunan 

Haphefobia juga bisa dialami oleh anak-anak. Gejala yang ditunjukkan saat disentuh atau tersentuh adalah menangis, marah, serta menghindar.

Baca Juga: Atychiphobia, Fobia Kegagalan yang Bisa Menyerang Siapa Saja

3. Diagnosis haphefobia

Mengenal Haphefobia, Fobia yang Bikin Seseorang Takut dengan Sentuhanunsplash.com/Jennifer Burk

Melansir American Psychological Association (APA), menurut data dari National Institute of Mental Health (NIMH), lebih dari 10 juta orang dewasa di Amerika Serikat memiliki fobia. 

Melansir Healthline, haphefobia merupakan salah satu jenis fobia yang spesifik dan jumlahnya dalam populasi manusia saat ini tidak diketahui secara pasti. Kriteria diagnostiknya harus merujuk pada panduan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th Edition: DSM-5 yang dikeluarkan oleh APA.

Kriteria diagnostik harus mencakup rasa ketakutan yang berlebihan saat disentuh, cemas, dan panik saat dihadapkan dengan situasi yang terdapat banyak orang, serta seseorang dengan haphefobia memilih untuk menghindar dari keramaian tersebut. 

4. Bagaimana penanganan untuk seseorang dengan haphefobia?

Mengenal Haphefobia, Fobia yang Bikin Seseorang Takut dengan Sentuhanpexels.com/Savvas Stavrinos

Perawatan dan penanganan haphefobia bertujuan untuk mengurangi rasa cemas yang berlebihan pada penderitanya terhadap sentuhan atau situasi tertentu. 

Melansir Medical News Today, cara penanganan untuk haphefobia yaitu dengan psikoterapi yang dilakukan oleh ahli kejiwaan seperti psikiater atau psikolog. Nantinya, mereka akan menanyakan hal-hal atau gejala yang dirasakan, lalu menentukan berbagai pilihan terapi yang bisa dilakukan.

Meditasi juga dikatakan dapat menjadi pendukung terapi untuk mengurangi kecemasan pada seseorang dengan haphefobia.

5. Jangan ragu untuk memeriksakan diri jika merasakan gejala haphefobia

Mengenal Haphefobia, Fobia yang Bikin Seseorang Takut dengan Sentuhanunsplash.com/ Sarah Celvantes

Bila tidak ditangani dengan benar, rasa takut berlebihan akan sentuhan akibat fobia bisa memburuk dan memengaruhi kualitas hidup penderitanya.

Bila ketakutan ini berlangsung selama lebih dari 6 bulan, sebaiknya konsultasikan dengan ahli kejiwaan agar bisa segera diatasi. Jika dibiarkan, fobia dipastikan dapat membuat hidup menjadi tidak produktif, selalu diselimuti dengan ketakutan, serta perlahan dapat berdampak lebih serius pada kesehatan mental.

Baca Juga: Mengenal Niktofobia, Rasa Takut Berlebihan atau Fobia akan Kegelapan

Aisya Kusumawati Photo Verified Writer Aisya Kusumawati

aisyakusumawati21@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya