Comscore Tracker

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Serius

Jangan disepelekan!

Kuku yang sehat biasanya berwarna putih dengan corak merah muda. Namun, apa artinya bila muncul garis hitam atau cokelat di kuku? Pikirmu, selama tidak menimbulkan rasa sakit, tak perlu dikhawatirkan, bukan?

Tunggu dulu! Kemungkinan besar, adanya garis hitam atau cokelat di kuku tersebut adalah melanonychia. Meski kebanyakan tidak menimbulkan sakit, melanonychia harus tetap diperiksakan karena bisa menjadi tanda ancaman kesehatan yang serius.

Yuk, simak penjelasan ilmiah tentang melanonychia, tanda di kuku yang bisa mengindikasikan adanya masalah dalam tubuh. 

1. Apa itu melanonychia?

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi longitudinal melanonychia (reumatologiaclinica.org)

Melanonychia adalah kondisi munculnya garis berwarna hitam atau kecokelatan di kuku tangan dan kuku sakit yang dimulai dari bawah bantalan kuku hingga ke ujung. Kondisi ini bisa terjadi pada satu hingga seluruh kuku jari tangan atau kaki.

Disebut juga melanonychia striata atau melanonychia longitudinal, kondisi kuku ini umum ditemukan pada kelompok ras Afrika pada usia di atas 20 tahun. Terdapat dua jenis melanonychia, yaitu aktivasi dan hiperplasia

2. Melanonychia aktivasi

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi melanonychia (flickr.com/CazPowell43)

Melanonychia aktivasi (atau melanonychia fungsional) adalah kondisi garis hitam pada kuku yang disebabkan oleh peningkatan produksi dan cadangan melanin (pigmen cokelat) di kuku, tetapi bukan peningkatan sel pigmen melanosit.

Penyebab melanonychia aktivasi meliputi:

  • Kehamilan.
  • Ras.
  • Trauma (sindrom carpal tunnel, kebiasaan menggigit kuku, atau kelainan bentuk kaki yang menyebabkan kuku kaki bergesekan dengan sepatu).
  • Infeksi kuku.
  • Lumut.
  • Psoriasis.
  • Amiloidosis.
  • Kutil virus.
  • Kanker kulit atau melanoma.
  • Penyakit Addison.
  • Sindrom Cushing.
  • Hipertiroidisme.
  • Disfungsi hormon pertumbuhan.
  • Fotosensitivitas.
  • Kebanyakan zat besi.
  • Lupus.
  • HIV.
  • Fototerapi.
  • Terpapar sinar-X.
  • Obat malaria.
  • Obat kemoterapi.

Baca Juga: 8 Dampak Serius Kebiasaan Menggigit Kuku, Jangan Dibiasakan

3. Melanonychia hiperplasia

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi melanocytic hyperplasia (hindawi.com/Julie Jefferson and Phoebe Rich)

Berbeda dengan melanonychia aktivasi, melanonychia hiperplasia atau melanocytic hyperplasia disebabkan oleh peningkatan jumlah sel pigmen di bantalan kuku. Penyebab melanonychia hiperplasia meliputi:

  • Lesi (biasanya jinak).
  • Tahi lalat atau tanda lahir (biasanya jinak).
  • Kanker kuku atau subungual melanoma.

Selain itu, melanonychia juga dapat disebabkan oleh:

  • Infeksi bakteri tertentu
  • Tembakau pada rokok
  • Pewarna rambut
  • Paparan senyawa perak nitrat
  • Hena

4. Splinter hemorrhage

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi splinter hemorrhage (news-medical.net/Microscope Adventure/YouTube)

Garis hitam, cokelat, dan kemerahan pada kuku juga bisa disebut splinter hemorrhage. Ini karena garis tersebut terlihat seperti serpihan kayu (splinter) di bawah kuku. Sesuai namanya, splinter hemorrhage disebabkan karena cedera pada pembuluh darah di bawah kuku, menyebabkan pendarahan.

Biasanya, splinter hemorrhage disebabkan karena cedera seperti kuku terjepit, tersandung, atau terpukul. Kalau penyebabnya adalah cedera, maka tidak perlu dikhawatirkan karena dapat sembuh seiring waktu. Namun, jika tidak mengalami cedera dan garis hitam tetap muncul, maka splinter hemorrhage mungkin terjadi karena:

  • Endokarditis bakteri: Bakteri dalam aliran darah bergerak ke katup jantung.
  • Vaskulitis: Kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh peradangan.
  • Penyakit sistemik: Peradangan pada pembuluh darah, seperti artritis reumatoid, psoriasis kuku, lupus, skleroderma, atau tukak lambung.
  • Infeksi jamur: Infeksi kuku dapat memicu penipisan bantalan kuku dan kemungkinan kerusakan pembuluh darah.
  • Diabetes: Kadar glukosa tinggi dapat merusak pembuluh darah pada kuku.
  • Penyakit Raynaud: Jari kaki dan jari tangan menjadi terlalu sensitif terhadap dingin, yang dapat merusak pembuluh kapiler di bantalan kuku.
  • Kolesterol: Akumulasi kolesterol di pembuluh darah kuku bisa mengakibatkan kerusakan.

5. Garis Beau

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi garis Beau atau Beau lines di kuku (consultant360.com)

Tanda garis hitam pada kuku lain yang menjadi indikator kesehatan adalah garis Beau. Biasanya, garis Beau muncul ketika pertumbuhan kuku terputus di matriks kuku, tempat kuku muncul dari jarimu, yang disebabkan oleh cedera dan penyakit.

Garis Beau dapat berkembang sebagai akibat dari cedera, penyakit, atau faktor lingkungan seperti:

  • Mengorek kuku atau kutikula.
  • Infeksi di sekitar tepi kuku.
  • Usai melakukan manikur.

Munculnya garis-garis yang lebih tebal memang tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi indikasi subungual melanoma. Lebih dari satu garis Beau pada salah satu kuku biasanya merupakan tanda cedera eksternal atau infeksi yang repetitif pada matriks kuku.

Namun, jika lebih dari satu kuku menunjukkan garis Beau, kemungkinan penyebabnya adalah penyakit sistemik, kontak yang terlalu lama dengan faktor lingkungan tertentu, atau penyakit kronis. Beberapa penyebab paling umum meliputi:

  • Gagal ginjal akut.
  • Penyakit gondok.
  • Penyakit kelenjar tiroid (hipertiroidisme, hipotiroidisme, dan Penyakit Hashimoto).
  • Sifilis.
  • Efek samping kemoterapi.
  • Endokarditis.
  • Subungual melanoma.
  • Diabetes.
  • Pneumonia.
  • Demam berdarah.
  • Kekurangan zink.

6. Subungual melanoma

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi subungual melanoma (healthline.com)

Subungual melanoma adalah sejenis melanoma yang berkembang pada matriks kuku. Relatif jarang dibandingkan melanoma lainnya, subungual melanoma dapat menyebabkan komplikasi serius, sehingga harus ditangani secepatnya.

Inilah tanda dan gejalanya:

  • Garis tebal vertikal berwarna terang hingga cokelat tua pada kuku.
  • Garis tebal berwarna gelap pada kuku yang perlahan mengembang dan menutupi lebih banyak kuku.
  • Pigmentasi gelap yang meluas dari kuku ke kulit sekitarnya.
  • Pembengkakan di bawah kuku dengan/atau tanpa garis hitam.
  • Kuku menjadi rapuh dan retak.
  • Perdarahan di lokasi pigmentasi.

Berbeda dengan melanoma yang disebabkan oleh radiasi matahari, subungual melanoma disebabkan karena cedera dan golongan tua dengan kulit berwarna. Jika tidak ditangani secepatnya, seperti kanker pada umumnya, subungual melanoma dapat menyebar ke daerah lain.

7. Diagnosis garis hitam pada kuku

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi kuku (unsplash.com/Samantha Gades)

Sebaiknya perisa ke dokter bila ada garis hitam di kuku yang tak kunjung hilang, terutama jika kuku berdarah, terasa nyeri, atau berubah bentuk tanpa sebab yang jelas.

Proses diagnosis garis hitam di kuku biasanya dimulai dengan riwayat kesehatan seseorang. Pertanyaan yang mungkin ditanyakan dokter meliputi:

  • Sudah berapa lama garis hitam di kuku tersebut ada?
  • Kapan kamu pertama kali menyadari garis tersebut?
  • Apakah kamu memperhatikan adanya perubahan pada garis tersebut?
  • Pernahkah kamu mengalami trauma pada kuku yang mungkin menyebabkan perubahan ini?

Dokter juga akan bertanya tentang obat-obatan yang dikonsumsi. Bila ada riwayat konsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin atau aspirin, ini bisa menjelaskan kondisi splinter hemorrhage.

Langkah selanjutnya dalam diagnosis adalah pemeriksaan dermatoskopi menggunakan mikroskop untuk melihat dari dekat area kuku yang berubah warna. Dokter akan mencari tanda-tanda keganasan melanonychia. Tanda-tanda kemungkinan subungual melanoma meliputi:

  • Lebih dari dua pertiga lempeng kuku berubah warna.
  • Pigmentasi cokelat di kuku yang tidak teratur.
  • Garis berwarna cokelat hitam dan keabuan.
  • Kelainan bentuk kuku.

Selain mencari tanda-tanda kemungkinan melanoma, dokter akan menggabungkan temuan dari dermatoskopi dan pemeriksaan fisik untuk menentukan jenis dan penyebab melanonychia.

Setelah dua langkah tersebut, dokter juga melakukan biopsi kuku. Biopsi mengangkat sebagian kecil kuku dan jaringan kuku untuk diperiksa. Langkah ini akan dilakukan pada kebanyakan kasus melanonychia, kecuali jika tidak ada gejala subungual melanoma, untuk menentukan jinak atau ganasnya melanonychia.

8. Pengobatan untuk garis hitam pada kuku

Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Seriusilustrasi obat-obatan (IDN Times/Aditya Pratama)

Perawatan untuk melanonychia bervariasi, tergantung penyebabnya. Jika melanonychia bersifat jinak, maka tidak perlu pengobatan. Bila disebabkan oleh efek samping obat, maka dokter akan menyarankan penggantian obat atau berhenti mengonsumsinya untuk sementara waktu.

Namun, apabila melanonychia merupakan efek samping obat yang harus tetap diteruskan, maka garis hitam pada kuku dibiarkan. Biasanya, melanonychia karena obat terjadi sehabis mengonsumsi:

  • Obat antibiotik atau antijamur.
  • Obat untuk penyakit atau kondisi medis yang menjadi faktor penyebab melanonychia.

Jika melanonychia bersifat ganas atau menunjukkan tanda-tanda kanker, tumor, atau area kanker pada kuku harus diangkat seluruhnya agar tidak menyebar. Dengan kata lain, kamu harus merelakan semua atau sebagian kuku. Dalam beberapa kasus tertentu, bahkan jari tangan atau kaki yang memiliki tumor mungkin harus diamputasi.

Itulah penjelasan mengenai garis hitam pada kuku. Dari sekadar garis hitam, cedera, hingga kanker, kuku ternyata bisa menjadi salah satu indikator kondisi kesehatan. Kesimpulannya, jika kamu melihat garis hitam di kukumu, sebaiknya jangan diremehkan dan segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Mengatasi Kuku Jari Kaki yang Tumbuh ke Dalam

Topic:

  • Nurulia R F
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya