Comscore Tracker

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Pain

Terkadang, kasus ini berasal dari malapraktik

"Oh, bukan. Ini bukan artikel tentang Metal Gear Solid."

Mungkin saat mendengar nama "Phantom Pain", kamu malah ingat dengan judul gim besutan Konami tersebut. Akan tetapi, sebenarnya, istilah "Phantom Pain" atau nyeri semu adalah perasaan yang melanda pasien pasca-amputasi yang merasakan nyeri di bagian amputasinya.

Perasaan ini kerap menyiksa penderitanya. Pada artikel kali ini, kami akan membahas perasaan menyiksa yang kerap kali terjadi setelah seseorang diamputasi tersebut.

1. Gejala yang menyertai phantom pain

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painhealtheurope.eu

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, phantom pain diikuti oleh perasaan nyeri pada bagian tubuh yang sebenarnya sudah tidak ada. Namun, karakteristik rasa sakitnya pun berbeda-beda pada setiap orang.

Beberapa orang mendeskripsikan rasa nyeri phantom pain seperti:

  • Terbakar;
  • Ditusuk jarum atau pisau;
  • Dipelintir paksa;
  • Kram;
  • Disetrum aliran listrik;
  • Ditembak.
Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painamputee-coalition.org

Para pasien pasca-amputasi dapat merasakan rasa nyeri tersebut paling awal satu minggu setelah diamputasi. Selain itu, rasa nyeri semu tersebut bisa "datang dan pergi" atau "terus menerus".

Bukan jarang, pasien pasca-amputasi akan merasakan hal-hal seperti rasa geli, panas atau dingin, tekanan, bahkan gatal pada organ semu. Bayangkan, jika kamu merasakan nyeri atau gatal pada organ semu tersebut?

Tentu saja kamu akan bingung mengobatinya.

"Lah, wong bagiannya enggak ada!?"

2. Penyebab phantom pain

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Paincdr.cz

Saat pertama kali diketahui oleh pakar medis, mereka menganggap bahwa phantom pain adalah gejala psikologis pasien yang masih syok akibat amputasi. Namun, setelah berbagai penelitian dan eksperimen, sensasi phantom pain ternyata berasal dari saraf tulang belakang dan otak.

Melalui pencitraan resonansi magnetik (MRI) dan tomografi emisi positron (PET), bagian otak yang sarafnya terhubung dengan bagian tubuh yang diamputasi menunjukkan reaksi saat pasien merasakan phantom pain.

Karena otak tak lagi mendapat reaksi dari bagian tubuh yang telah diamputasi, otak pun bereaksi dengan cara mengirimkan sinyal rasa nyeri sebagai alarm.

3. Situasi khusus yang menyertai phantom pain

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painntcotexas.com

Walaupun phantom pain biasa terpicu dikarenakan salah satu organ tubuh telah diamputasi, ternyata, beberapa faktor berikut ini dapat tetap berlanjut pasca-amputasi:

  • Rasa sakit pra-amputasi
  • Kerusakan ujung saraf (neuroma)

Jadi, apabila sebelum tanganmu diamputasi kamu tengah mengalami cedera tangan, setelah diamputasi pun, kemungkinan besar kamu akan mengalami rasa sakit yang sama di bagian tersebut.

Hal ini dikarenakan otak sudah otomatis mengingat lokasi dan rasa sakit pada lokasi tersebut, sehingga otak tetap mengirimkan sinyal rasa sakit meskipun organ tersebut sudah tiada.

Selain rasa sakit pra-amputasi, prosedur amputasi yang tidak benar dapat mengakibatkan neuroma. Dikarenakan proses regenerasi yang abnormal pada neuroma tersebut, organ yang tersisa setelah diamputasi tetap merasakan sakit yang amat sangat.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Ini Terlihat Sepele, tapi Sangat Berbahaya untuk Kesehatan

4. Pencegahan untuk phantom pain

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painamericanpregnancy.org

Pastinya, untuk mencegah pasien mengalami phantom pain, dokter amputasi harus memastikan pasien benar-benar tidak sadar saat proses amputasi. Selain itu, tenaga medis juga harus memastikan prosedur amputasi berjalan dengan benar.

Proses bius untuk pasien amputasi harus dilakukan beberapa jam bahkan kalau bisa satu hari sebelum amputasi. Bius pun harus disuntikkan secara regional di epidural (bius pada bagian epidural tulang belakang agar tetap terjaga saat operasi).

Bius epidural biasa dilakukan saat persalinan karena dapat membuat bagian tubuh bawah mati rasa. Bius yang benar akan menjamin berkurangnya phantom pain pasca-amputasi

5. Pengobatan medis untuk phantom pain

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Paineastmountchiropractic.ca

Karena berhubungan dengan otak, kemungkinan pulih sepenuhnya dari phantom pain masih diteliti hingga saat ini. Dengan kata lain, phantom pain masih belum diketahui obatnya.

Tetapi, para ahli medis menyarankan beberapa obat gejala depresi hingga step dapat membantu mengurangi rasa sakit phantom pain untuk sementara waktu.

"Jadi, bertahanlah hingga obat itu datang suatu hari nanti."

Kamu dapat mempertimbangkan obat-obatan ini untuk mengurangi rasa nyeri semu pada organ semumu:

  • Antidepresan trisiklik (Notriptyline, amitriptyline, dan tramadol)
  • Antikonvulsan (Carbamazepinegabapentin, dan pregabalin)
  • Opioid (codeine dan morphine)
  • Penahan rasa sakit biasa

Selain terkenal untuk mengobati gejala depresi, obat antidepresan trisiklik terkenal untuk mengobati rasa nyeri. Obat ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit saraf dengan membalikkan zat kimiawi yang bertugas mengirim rasa sakit.

Sama seperti obat antidepresan trisiklik yang tidak serta-merta mengobati rasa nyeri, obat antikonvulsan sebenarnya bertujuan untuk mengobati pasien step.

Pastinya, untuk obat jenis opioid seperti morphine, kamu dapat menebak fungsinya yang dapat mengurangi rasa sakit secara signifikan. Akan tetapi, sebelum kamu mengonsumsi obat tipe opioid, konsultasikan dengan doktermu apabila kamu pernah punya riwayat konsumsi obat yang serupa.

6. Pengobatan non-medis untuk phantom pain

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painrehabsolutionsphysio.com

Jika kamu punya riwayat mengonsumsi obat-obatan dan berusaha ingin mengurangi phantom pain dengan cara yang alami, maka cara-cara ini bisa dapat kamu pertimbangkan:

  • Akupunktur
  • Stimulasi saraf transkutan listrik (TENS)

Bukan rahasia kalau akupuntur bisa meredakan rasa sakit. Dengan menusukkan jarum steril ke pori-pori kulitmu, untuk memberi stimulasi pada sistem saraf agar dapat memicu otak memproduksi hormon penahan sakit seperti beta-endorfin. Oleh karena itu, orang-orang cenderung memilih akupuntur sebagai alternatif penahan rasa sakit.

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painprogressivespineandsports.com

Pernahkah kamu mendengar alat TENS? Atau, pernah melihat gambar di atas di apotek atau rumah sakit terdekat? Alat ini berfungsi untuk mengurangi rasa sakit otot.

"Bagaimana cara kerjanya?"

Pertama, pasang bagian yang sakit dengan stiker elektroda yang tersambung dengan TENS. Kemudian, TENS akan mengirim listrik bertegangan kecil ke area yang sakit. Sebagai ganti rasa sakit, kamu akan merasakan geli knismesis.

Listrik bertegangan kecil dari alat TENS menghambat perjalanan sinyal rasa sakit organ yang sakit ke otak. Sama seperti akupuntur, geli knismesis yang dihasilkan dapat memicu otak melepaskan hormon beta-endorfin. Hasilnya, tubuh menjadi lebih relaks.

Oleh karena itu, TENS dan akupuntur dapat dipertimbangkan sebagai pengobatan alternatif jika memang ingin lepas dari obat-obatan.

Saat Bagian Amputasi Menjerit Kesakitan, Ini Fakta Ilmiah Phantom Painyoutube.com

Selain TENS dan akupuntur, sebenarnya, kamu dapat mencoba terapi mirror box untuk mensugesti pikiranmu. Mirror box adalah terapi psikologis yang "menipu" otak agar tidak lagi mengirimkan sinyal rasa sakit pada bagian pasca-amputasi.

Buat kotak tanpa tutup dengan dua lubang: satu untuk bagian pasca-amputasi, dan satu lagi untuk bagian normal. Letakkan sebuah cermin di tengah kotak itu. Saat kamu masukkan bagian normal dan pasca-amputasi di kotak itu, maka pantulan cermin akan menipu otakmu, seolah-olah bagian pasca-amputasi itu baik-baik saja.

Riset psikologis menunjukkan bahwa terapi mirror box bersifat efektif untuk mengurangi sensasi phantom pain. Berikut adalah contoh penerapan terapi mirror box untuk pasien pasca-amputasi.

https://www.youtube.com/embed/YL_6OMPywnQ

Itulah serba-serbi phantom pain, rasa nyeri pada organ semu pasca-amputasi. Walaupun pengobatan untuk rasa nyeri semu tersebut masih dalam tahap pencarian, kami berharap informasi ini dapat membantu para penderita phantom pain mengusir rasa nyerinya.

Tetap semangat dan kuat menjalani hidup!

Baca Juga: 8 Risiko Kesehatan Berbahaya dari Memakai Baju Ketat, Masih Mau Pakai?

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya