Comscore Tracker

Viral Perempuan Muda Terserang Stroke, Kenapa Ini Bisa Terjadi?

Stroke ternyata tidak hanya dialami lansia

Baru-baru ini sedang viral di media sosial di mana seorang perempuan muda berusia 21 tahun mengalami stroke. Stroke merupakan kondisi yang darurat sehingga memerlukan pertolongan sesegera mungkin. Pada umumnya, masalah ini lebih sering dialami orang yang berusia lebih tua.

Stroke dapat mengakibatkan kerusakan otak berkepanjangan, kecacatan jangka panjang, hingga kematian. Lantas sebenarnya, apakah anak muda bisa mengalami stroke? Bagaimana ini bisa terjadi? Berikut penjelasannya!

1. Bagaimana stroke memengaruhi otak?

Viral Perempuan Muda Terserang Stroke, Kenapa Ini Bisa Terjadi?ilustrasi stroke (commons.wikimedia.org/https://www.scientificanimations.com)

Dilansir National Heart, Lung, and Blood Institute, stroke terjadi saat adanya sumbatan atau perdarahan pada pembuluh darah di otak. Kondisi tersebut menyebabkan aliran darah menuju sel otak menjadi terhambat. Akibatnya, sel otak yang tidak mendapat suplai darah menjadi kekurangan oksigen dan nutrisi.

Tanpa adanya suplai oksigen yang mencukupi, sel otak mengalami kerusakan dan mengalami kematian dalam hitungan menit. Maka dari itu, stroke memerlukan pertolongan sesegera mungkin untuk mencegah kerusakan otak yang semakin meluas.

2. Apakah stroke bisa terjadi pada usia muda?

Viral Perempuan Muda Terserang Stroke, Kenapa Ini Bisa Terjadi?ilustrasi nyeri kepala hebat (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Biasanya, stroke lebih sering dialami oleh lansia. Mengutip penjelasan Medical News Today, risiko masalah tersebut meningkat dua kali lipat setiap 10 tahun setelah berusia 55 tahun. Satu studi yang memeriksa data kesehatan pada tahun 2009 menemukan bahwa 34 persen pasien stroke rawat inap berusia kurang dari 65 tahun.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pun menerangkan hal yang sama, yaitu risiko stroke semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, sebenarnya tidak hanya menyerang usia tua, stroke juga dapat terjadi pada usia berapa pun tergantung pada kondisi masing-masing orang.

Baca Juga: Kenali Gejala Stroke Ringan, kalau Dibiarkan Bisa Jadi Stroke!

3. Stroke pada usia muda

Viral Perempuan Muda Terserang Stroke, Kenapa Ini Bisa Terjadi?ilustrasi otak (unsplash.com/Robina Weermeijer)

Medical News Today melansir, sebuah review pada tahun 2013 menjelaskan bahwa sekitar 15 persen dari total keseluruhan stroke iskemik terjadi pada usia remaja dan dewasa muda. Peneliti mencatat beberapa faktor risiko tersebut antara lain diabetes, hipertensi, obesitas, gangguan lipid, dan penggunaan tembakau.

Publikasi lain yang diterbitkan American Heart Association pada tahun 2020 dengan judul "Risk Factors for Ischemic Stroke in Younger Adults", menjelaskan beberapa faktor risiko stroke iskemik yang terjadi pada usia dewasa muda. Beberapa di antaranya adalah:

  • Penggunaan kontrasepsi yang mengandung estrogen
  • Migrain
  • Anemia sel sabit 
  • Faktor risiko kardiovaskular (seperti hipertensi, dislipidemia, diabetes, obesitas)
  • Gaya hidup tidak sehat (misalnya penggunaan tembakau, kurang aktivitas fisik)

Disebutkan pula bahwa stroke iskemik pada usia dewasa muda termasuk jarang dibandingkan pada lansia. Meskipun jarang, kasus stroke yang menyerang usia muda tetap ada. Sekitar 10 sampai 15 persen dari total keseluruhan stroke terjadi pada usia 18 sampai 50 tahun.

4. Prevalensi stroke di Indonesia

Viral Perempuan Muda Terserang Stroke, Kenapa Ini Bisa Terjadi?ilustrasi peta Indonesia (unsplash.com/Z)

Stroke di Indonesia terjadi pada rentang usia yang bervariasi. Prevalensi stroke di Indonesia semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Berdasarkan data Riskesdas dari Kemenkes RI tahun 2018, prevalensi stroke di Indonesia yang terjadi pada usia 15 sampai 24 tahun yaitu 0,6 permil sedangkan pada usia 25 sampai 34 tahun yaitu 1,4 permil.

Sebagai perbandingan, prevalensi stroke pada usia 65 sampai 74 tahun dan usia lebih dari 75 tahun berturut-turut yaitu 45,3 permil dan 50,2 permil. Dari data tersebut menunjukkan, meskipun prevalensi stroke lebih sering terjadi pada lansia, namun stroke dapat terjadi pada usia berapa pun, termasuk usia muda walau jarang terjadi.

5. Bagaimana pencegahan stroke?

Viral Perempuan Muda Terserang Stroke, Kenapa Ini Bisa Terjadi?ilustrasi garam (pexels.com/Marek Kupiec)

Meskipun stroke merupakan penyakit yang berbahaya, tapi ini dapat dicegah. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan menurut CDC adalah mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dengan cara memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar, mengurangi makanan yang tinggi kolesterol, lemak trans, dan lemak jenuh, serta mengurangi makanan tinggi garam.

Selain itu, obesitas merupakan salah satu faktor risiko stroke sehingga menjaga berat badan ideal dapat mengurangi risikonya. Melakukan aktivitas fisik teratur juga menjadi upaya untuk mencegah stroke. Menghentikan kebiasaan merokok juga penting untuk menurunkan risiko stroke.

Bisa disimpulkan bahwa stroke memang lebih sering terjadi pada usia yang lebih tua, tapi tidak menutup kemungkinan jika kondisi ini juga menyerang anak muda. Jadi, penting bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat sedini mungkin untuk mengurangi risikonya. Mulai dari menjaga pola makan, menghindari kebiasaan yang tidak sehat, serta berolahraga secara rutin.

Baca Juga: Stroke Iskemik: Penyebab, Faktor Risiko, Gejala, Jenis, dan Pengobatan

Dewi Purwati Photo Verified Writer Dewi Purwati

Health enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya