Comscore Tracker

Mengapa Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis?

Ternyata ada alasan vaksin booster diberikan setengah dosis

Di tengah makin meningkatnya kasus varian Omicron di Indonesia, pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi booster untuk masyarakat umum.

Ada berbagai jenis vaksin booster yang telah mendapat izin saat ini. Namun, terdapat jenis vaksin booster yang diberikan setengah dosis. Mengapa demikian? Jika kamu juga penasaran, yuk, simak ulasannya di bawah ini!

1. Vaksin booster

Mengapa Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis?ilustrasi vaksin COVID-19 AstraZeneca (unsplash.com/Mufid Majnun)

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) telah memberikan izin penggunaan lima jenis vaksin COVID-19 sebagai vaksin booster. Vaksin yang telah diberi izin per tanggal 10 Januari 2022 sebagai booster yaitu CoronaVac atau vaksin COVID-19 Bio farma, vaksin Pfizer, vaksin AstraZeneca, vaksin Moderna, dan vaksin Zifivax.

Pemberian vaksin booster dengan dua cara, yaitu homolog dan heterolog. Homolog yaitu pemberian booster sama dengan vaksin primer, sedangkan heterolog yaitu pemberian booster berbeda dengan vaksin primer.

2. Vaksin booster Moderna

Mengapa Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis?ilustrasi vaksin COVID-19 Moderna (pexels.com/Mufid Majnun)

Salah satu jenis vaksin yang diberi izin penggunaan sebagai vaksin booster oleh BPOM yaitu vaksin Moderna. Vaksin Moderna dapat diberikan dengan cara homolog maupun heterolog.

Pada pemberian heterolog, vaksin Moderna dapat diberikan pada penerima vaksin primer AstraZeneca, Pfizer, atau Janssen. Dosis pemberian vaksin booster Moderna yang direkomendasikan oleh BPOM melalui siaran pers tanggal 10 Januari 2022 menggunakan setengah dosis.

Baca Juga: Mengapa Vaksin Booster Diberikan Kombinasi Vaksin yang Berbeda?

3. Rekomendasi penggunaan vaksin Moderna

Mengapa Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis?ilustrasi vaksin COVID-19 Moderna (unsplash.com/Ian Hutchinson)

Rekomendasi pemberian dosis vaksin Moderna oleh BPOM sesuai dengan saran pemberian dari perusahaan pembuatnya, Moderna. Berdasarkan lembar fakta (fact sheet) dari Moderna, vaksinnya dapat digunakan sebagai vaksin primer maupun vaksin booster.

Melansir lembar fakta dari laman Modernatx, penggunaan vaksin Moderna sebagai vaksin primer menggunakan dosis sebanyak 0,5 ml. Sementara itu, penggunaan vaksin Moderna sebagai booster menggunakan setengah dosis dari dosis vaksin primer, yaitu 0,25 mililiter (ml). Vaksin Moderna sebagai booster dapat diberikan dengan cara homolog maupun heterolog.

4. Alasan pemberian setengah dosis

Mengapa Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis?ilustrasi vaksinasi COVID-19 (unsplash.com/Ed Us)

Saran pemberian dosis vaksin booster telah disampaikan oleh BPOM di laman resminya. Pemberian vaksin booster setengah dosis atau half dose ternyata mempunyai alasan.

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian vaksin booster setengah dosis memperlihatkan peningkatan antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster dosis penuh. Tak hanya itu, pemberian vaksin booster setengah dosis juga menurunkan terjadinya risiko Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), sehingga KIPI yang mungkin dirasakan akan lebih ringan, dilansir Kemenkes.

Hal senada juga diterangkan di laman WebMD, yang menyebutkan bahwa dengan menggunakan setengah dosis, maka efek samping booster Moderna yang dirasakan lebih sedikit.

5. Kapan bisa mendapatkan vaksin booster?

Mengapa Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis?ilustrasi pemeriksaan kesehatan sebelum vaksinasi (unsplash.com/Mufid Majnun)

Vaksin booster yang dilakukan saat ini diprioritaskan untuk lansia dan kelompok rentan. Salah satu syarat pemberian vaksin booster yaitu minimal 6 bulan setelah mendapat vaksin primer dosis kedua.

Jadwal dan tiket vaksinasi dapat dicek pada aplikasi PeduliLindungi. Selain melalui aplikasi, jadwal dan tiket vaksin booster juga dapat dilihat melalui laman resemi PeduliLindungi.

Pemberian dosis vaksin booster yang disarankan oleh BPOM telah melalui rangkaian penelitian baik di Indonesia maupun di luar negeri. Alasan pemberian vaksin booster setengah dosis karena peningkatan antibodi relatif sama dengan vaksin booster dosis penuh.

Selain itu, pemberian setengah dosis juga dapat meminimalkan efek KIPI yang mungkin terjadi. Jika kamu punya anggota keluarga yang masuk kriteria prioritas vaksinasi booster, yuk, cek jadwal dan tiket vaksinasi!

Baca Juga: Booster COVID-19 Pfizer Aman Diberikan bersama Vaksin Pneumonia

Dewi Purwati Photo Verified Writer Dewi Purwati

Health enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R F
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya