Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan 

Melibatkan perkembangan abnormal pembuluh darah di retina

Penyakit Coats atau Coats' disease adalah kondisi di mana terdapat perkembangan abnormal pembuluh darah di retina, biasanya di retina temporal.

Orang dengan penyakit ini mengalami pembuluh darah yang terpelintir dan pecah, yang menyebabkan aliran darah tidak normal dan kebocoran cairan. Kondisi ini kemudian memicu penumpukan bahan lemak di retina.

Retina adalah bagian mata yang berfungsi untuk mengirimkan cahaya ke otak dan memungkinkan kita untuk melihat. Adanya kerusakan ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan pada kasus yang parah, pelepasan retina bisa terjadi.

Penyakit Coats biasanya hanya memengaruhi satu mata. Namun, pada pemeriksaan baru-baru ini, kedua mata bisa terlibat secara diam-diam. Meski bisa menyerang siapa saja, penyakit ini lebih banyak ditemukan pada laki dibanding perempuan, dengan perbandingan 3:1.

Nah, untuk mewaspadai tanda dan gejalanya, berikut fakta-fakta medis penyakit Coats yang sebaiknya kamu ketahui.

1. Tanda dan gejala

Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan ilustrasi mata pada penyakit Coats (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/Fernandes BF et al.)

Penyakit Coats biasanya dimulai pada masa kanak-kanak. Tanda dan gejala paling umum yang menggambarkan penyakit ini meliputi:

  • Penurunan penglihatan
  • Efek mata kuning (mirip dengan mata merah) yang dapat dilihat dalam fotografi lampu kilat
  • Leukokoria, yaitu adanya massa putih di belakang lensa mata
  • Strabismus atau mata juling
  • Rasa sakit akibat peningkatan tekanan mata

Seiring waktu, gejala dapat berkembang, yang mungkin termasuk:

  • Perubahan warna kemerahan pada iris mata (rubeosis iridis atau glaukoma neovaskular)
  • Uveitis atau radang mata
  • Ablasi retina atau pelepasan retina
  • Glaukoma (peningkatan tekanan pada bola mata)
  • Katarak (kekeruhan pada lensa mata)
  • Atrofi bola mata
  • Mengecilnya bola mata yang terkena (phthisis bulbi)

2. Penyebab

Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan ilustrasi pasien penyakit Coats (hopkinsmedicine.org)

Menurut keterangan dari National Organization for Rare Disorders (NORD), penyebab spesifik penyakit Coats tidak diketahui.

Satu teori menyebut bahwa mutasi gen protein penyakit Norrie (NDP) menyebabkan penyakit Coats. Gen ini merupakan kandidat yang menarik karena telah terbukti memainkan peran penting dalam perkembangan pembuluh darah retina.

Satu studi menunjukkan keterlibatan gen NDP yang meyakinkan pada penyakit Coats, tetapi penelitian lebih lanjut belum dapat memverifikasi hipotesis ini. Secara umum, penyakit Coats dianggap sebagai kondisi non-genetik, artinya tidak dapat diturunkan.

3. Tahapan perkembangan penyakit

Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan ilustrasi mata (pixabay.com/422737)

Seseorang dengan penyakit Coats awalnya mungkin memiliki gejala yang ringan. Namun, ini bisa berkembang seiring waktu dan menyebabkan kasus yang parah jika tidak segera ditangani.

Dilansir Healthline, ada lima tahapan perkembangan penyakit Coats, yaitu:

  • Tahap 1: merupakan tahap awal penyakit, di mana dideteksi adanya pembuluh darah yang abnormal, tetapi belum terjadi kebocoran.
  • Tahap 2: pembuluh darah mulai bocor atau mengeluarkan cairan ke dalam retina. Jika kebocorannya kecil dan pusat retina tidak terlibat, mungkin tidak terlalu memengaruhi penglihatan normal. Namun, jika kebocoran lebih besar dan/atau melibatkan pusat retina, bisa berisiko menyebabkan ablasi retina dan kehilangan penglihatan yang parah.
  • Tahap 3: retina terlepas sebagian atau seluruhnya.
  • Tahap 4: penderita mengalami peningkatan tekanan di mata (glaukoma).
  • Tahap 5: gejala yang terus berlanjut bisa menyebabkan kehilangan penglihatan pada mata yang terkena.

Baca Juga: Penyakit Ménière: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

4. Diagnosis

Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan ilustrasi pemeriksaan mata (pixabay.com/newarta)

Menurut keterangan dari American Academy of Ophthalmology, penyakit Coats didiagnosis melalui pemeriksaan mata yang menyeluruh, pemeriksaan tanda dan gejala, serta riwayat kesehatan terperinci. Rata-rata, anak didiagnosis penyakit ini pada usia 8-16 tahun.

Tes diagnostik lain yang membantu menegakkan diagnosis mungkin termasuk:

  • Angiografi fluorescen retina untuk mengambil gambar dar retina termasuk pembuluh darah dan struktur lain di belakang retina
  • Ekografi
  • CT scan

5. Pengobatan

Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan ilustrasi pembedahan mata (pixabay.com/newarta)

Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan penyakit Coats. Penyakit ini dapat terus berkembang jika tidak segera mendapat penanganan. Pilihan pengobatan biasanya meliputi:

  • Operasi laser yang dapat membantu mengecilkan atau menghancurkan pembuluh darah.
  • Bedah beku, yaitu membuat bekas luka di sekitar pembuluh darah abnormal dengan jarum (cryoprobe) yang menghasilkan dingin yang ekstrem. Ini dilakukan untuk menghentikan kebocoran lebih lanjut.
  • Injeksi intravitreal, yaitu pengobatan dengan memberikan suntikan kortikosteroid ke mata untuk meredakan peradangan.
  • Vitrektomi, yaitu prosedur pembedahan untuk menghilangkan gel vitreous dan memberikan akses lebih baik ke retina.
  • Tekuk scleral, yaitu prosedur penempelan kembali retina.
  • Enukleasi, yaitu operasi pengangkatan mata yang terkena. Ini biasanya dilakukan jika penyakit berada pada tahap akhir.

6. Prognosis

Penyakit Coats: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan ilustrasi pemeriksaan mata (pixabay.com/newarta)

Prognosis penyakit Coats berbeda pada setiap pasien. Ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk usia, stadium penyakit saat didiagnosis, respons pengobatan, dan tingkat perkembangan penyakit.

Pada pasien yang usianya kurang dari 3 tahun, penyakit biasanya lebih agresif, sementara pada usia yang lebih tua sering kali penyakitnya lebih ringan.

Perawatan dini dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan prognosis yang baik. Kebanyakan pasien merespons pengobatan dengan baik, meskipun sekitar 25 persen mengalami perkembangan lanjutan yang mengarah pada pengangkatan mata.

Dokter spesialis mata dapat membantu memberikan gambaran tentang penyakit Coats dan apa yang bisa diharapkan. Oleh karena itu, jika kamu menemukan beberapa tanda dan gejala seperti yang disebutkan di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga: 7 Fakta Penyakit Whipple, Merupakan Infeksi Bakteri Langka

Dwi wahyu intani Photo Verified Writer Dwi wahyu intani

@intanio99

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya