Comscore Tracker

Hindari Diabetes, Ini 5 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah

Demi kesehatan jangka panjang

Lonjakan gula darah terjadi saat gula darah naik dan kemudian turun tajam yang biasanya terjadi setelah makan. Dalam jangka pendek, lonjakan gula darah bisa memicu kelesuan dan kelaparan. Seiring waktu, tubuh mungkin tidak dapat menurunkan gula darah secara efektif, yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2.

Bukan hanya itu, lonjakan gula darah pun dapat memicu pengerasan dan penyempitan pembuluh darah, yang meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Kabar baiknya, lonjakan gula darah ini dapat dicegah dengan langkah sederhana, berikut penjelasannya.

1. Batasi konsumsi karbohidrat

Hindari Diabetes, Ini 5 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darahpexels.com/FOX

Karbohidrat adalah penyebab utama lonjakan gula darah. Ketika kamu mengonsumsi karbohidrat, karbohidrat akan dipecah menjadi gula sederhana. Gula tersebut kemudian masuk ke aliran darah.

Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition telah membuktikan bahwa mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat membantu mencegah lonjakan gula darah. Bukan itu saja, diet rendah karbohidrat juga memiliki manfaat tambahan untuk membantu penurunan berat badan, yang juga dapat mengurangi potensi lonjakan gula darah.

2. Konsumsi lebih banyak serat

Hindari Diabetes, Ini 5 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darahpexels.com/Buenosia Carol

Serat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu serat larut dan tidak larut. Serat larut, dapat membantu mengontrol lonjakan gula darah. Serat larut bersifat larut dalam air yang kemudian membentuk suatu gel yang membantu memperlambat penyerapan karbohidrat di usus. Alhasil, kenaikan dan penurunan gula darah menjadi lebih stabil, menurut temuan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Serat juga bisa membuat kamu merasa lebih kenyang dan mencegah makan berlebihan. Beberapa sumber serat larut yang baik meliputi oat, kacang-kacangan, polong-polongan, agar-agar, apel, dan berbagai jenis sayuran.

Baca Juga: Sama Bahayanya, Ini Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

3. Tambahkan cuka ke dalam diet

Hindari Diabetes, Ini 5 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darahunsplash.com/Jacek Dylag

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Community Hospital Internal Medicine Perspectives membuktikan bahwa cuka dapat membantu memperlambat penyerapan gula oleh tubuh. Dalam penelitian tersebut, didapatkan bahwa 60 ml cuka sari apel dapat meningkatkan kadar gula darah puasa dan sensitivitas insulin.

Meskipun potensi manfaat cuka untuk kesehatan masih terus diselidiki, tapi cuka aman dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe 2. Karenanya, individu dengan diabetes boleh atau bahkan disarankan untuk mengonsumsi 1 sendok makan cuka setiap kali makan.

4. Menjaga hidrasi

Hindari Diabetes, Ini 5 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darahilustrasi minum air putih (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kurangnya air dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Saat kamu mengalami dehidrasi, tubuh menghasilkan hormon yang disebut vasopresin yang mendorong ginjal untuk menahan cairan dan menghentikan tubuh membuang kelebihan gula dalam urin. Kondisi ini juga mendorong hati untuk melepaskan lebih banyak gula ke dalam darah.

Satu pengamatan yang dilakukan terhadap 3.615 orang menemukan bahwa individu yang minum setidaknya 1 liter air sehari memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengembangkan gula darah tinggi daripada mereka yang minum kurang dari 473 ml air sehari. Penelitian ini telah dilaporkan dalam jurnal Diabetes Care.

Perihal jumlah air yang harus diminum setiap hari sebenarnya tergantung pada individu. Tapi, selalu pastikan bahwa kamu minum segera setelah merasa haus dan tingkatkan asupan air saat cuaca panas atau saat berolahraga.

5. Jaga berat badan

Hindari Diabetes, Ini 5 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darahpexels.com/Ketut Subiyanto

Memiliki berat badan yang berlebihan dapat mempersulit tubuh untuk menggunakan insulin dan mengontrol kadar gula darah. Hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Sebaliknya, berkurangnya berat badan dapat meningkatkan kontrol gula darah. Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa 35 orang gemuk kehilangan rata-rata 6,6 kg berat badan selama 12 minggu saat mereka menjalani diet 1.600 kalori sehari. Hal ini diikuti dengan penurunan gula darah sebesar rata-rata 14 persen.

Perubahan sederhana dalam gaya hidup dapat membantu menghindari lonjakan gula darah. Yang lebih menarik, bagi kebanyakan orang, menerapkan hal-hal di atas bisa membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Baca Juga: Wajib Diperhatikan! 5 Tips Jaga Kesehatan Mata pada Penderita Diabetes

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya