Comscore Tracker

5 Efek Nyata Malas Bergerak bagi Kesehatan, dari Depresi hingga Kanker

Yuk tinggalkan kebiasaan buruk ini

Kita semua pastinya sudah tahu bahwa fisik yang aktif bergerak dapat meningkatan kesehatan serta bagus untuk menurunkan berat badan. Sayangnya, tak banyak yang tahu bahwa kebiasaan malas bergerak alias 'mager' dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi kesehatan tubuh.

Ya, menurut World Health Organization atau WHO, sekitar 2 juta orang di seluruh dunia meninggal karena kondisi yang berkaitan dengan fisik yang tidak aktif. Terlebih, risiko ini dapat dialami oleh setiap orang dari segala usia.

Melansir dari World Health Organization dan Australian Institute of Health and Welfare, berikut dampak nyata malas bergerak bagi kesehatan.

1. Meningkatkan risiko terkena penyakit jantung

5 Efek Nyata Malas Bergerak bagi Kesehatan, dari Depresi hingga Kankermedicalnewstoday.com

Kebiasaan malas bergerak dapat berkontribusi pada meningkatnya risiko terkena penyakit jantung. Sebab fisik yang tidak aktif dapat menyebabkan terganggunya efisiensi aliran darah pada arteri koroner.

Hubungan lainnya dari malas bergerak dan penyakit jantung adalah karena hal tersebut berpengaruh pada kadar kolesterol yang mana peluang berkembangnya kolesterol tinggi meningkat pada mereka yang secara fisik tidak aktif.

Kolesterol tinggi sendiri merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap berbagai masalah jantung. Sebaliknya, fisik yang aktif bergerak dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat LDL sekaligus meningkat kadar kolesterol HDL, yang baik untuk jantung.

2. Melipatgandakan risiko terkena obesitas

5 Efek Nyata Malas Bergerak bagi Kesehatan, dari Depresi hingga Kankertheamericanconservative.com

Seseorang dianggap mengalami obesitas ketika memiliki indeks massa tubuh lebih dari 30. Menurut WHO, orang yang secara fisik tidak aktif memiliki risiko dua kali lipat terkena obesitas.

Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan utama bagi orang-orang dari segala usia termasuk anak-anak. Beberapa penyakit yang disebabkan karena obesitas, di antaranya penyakit jantung, hipertensi, sleep apnea, dan diabetes.

Baca Juga: Jelang Pergantian Tahun, Ini 5 Tips Wujudkan Resolusi Bebas Mager

3. Meningkatkan peluang terkena kecemasan dan depresi

5 Efek Nyata Malas Bergerak bagi Kesehatan, dari Depresi hingga KankerUnsplash.com/Mari Lezhava

Seiring dengan masalah fisik yang terkait dengan kebiasaan malas bergerak, hal ini juga dapat mengembangkan emosi negatif. Menurut WHO, orang yang malas bergerak cenderung mengalami masalah mental, seperti kecemasan, kegelisahan, hingga depresi.

Sebaliknya, aktif bergerak dapat membantu mengurangi perasaan negatif karena merangsang pelepasan endorfin di otak yaitu hormon yang menyebabkan perasaan bahagia.

4. Mengembangkan risiko terkena diabetes tipe 2

5 Efek Nyata Malas Bergerak bagi Kesehatan, dari Depresi hingga Kankerhealthcareitnews.com

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak memproduksi insulin dalam kadar yang cukup atau resistensi terhadap insulin berkembang. Beberapa faktor yang mengembangkan risiko terkena diabetes tipe 2, di antaranya kelebihan berat badan dan minimnya aktivitas fisik.

Diabetes sendiri dapat mengembangkan masalah kesehatan yang lain, seperti penyakit ginjal, jantung, mata, dan kerusakan saraf

5. Meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan usus

5 Efek Nyata Malas Bergerak bagi Kesehatan, dari Depresi hingga Kankernova100.com.au

Malas bergerak berkontribusi terhadap risiko terjadinya kanker usus besar. Sebab, tubuh yang tidak aktif menyebabkan limbah tubuh bergerak lebih lambat di usus besar. Kondisi ini kemudian meningkatkan waktu yang dihabiskan oleh 'sampah tubuh' untuk mengalami proses pencernaan di usus besar yang memungkinkan usus besar terpapar karsinogen dan zat berbahaya lainnya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selain itu, kanker payudara juga lebih sering ditemukan pada wanita yang tidak aktif. Menurut National Cancer Institute, kadar hormon penyebab kanker payudara, seperti esterogen dan progesteron dapat diturunkan dengan olahraga teratur.

Tidak seperti faktor risiko penyakit lainnya, seperti usia dan keturunan yang sulit untuk dihindari. Masalah kesehatan yang diakibatkan karena malas bergerak sangat mungkin untuk kamu hindari. Maka dari itu mengubah gaya hidup dan jadi lebih aktif bergerak adalah langkah bijak yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan.

Baca Juga: 5 Akibat Suka Begadang yang Buruk bagi Kesehatanmu, Mau Diteruskan?

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Berita Terkini Lainnya