Comscore Tracker

5 Bahan Pemanis Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetes

Aman untuk gula darah

Untuk menghindari lonjakan gula darah, orang dengan diabetes harus berhati-hati berhati-hati dalam memilih makanan, termasuk menghindari makanan yang mengandung gula. Hal ini penting untuk menghindari komplikasi diabetes yang lebih parah, termasuk kerusakan saraf dan penyakit kardiovaskular.

Kendati demikian, sebenarnya bukan berarti individu dengan diabetes wajib menghindari semua makanan manis. Sebab, saat ini telah banyak tersedia pemanis alternatif untuk mempertahankan rasa manis dalam makanan dan minuman, tetapi relatif aman untuk penderita diabetes.

Kira-kira apa saja bahan pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes? Simak daftarnya di bawah ini.

1. Stevia

5 Bahan Pemanis Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetesunsplash.com/Phuong Nguyen

Stevia adalah pemanis rendah kalori yang memiliki sifat antioksidan dan antidiabetes dan telah disetujui oleh U.S. Food and Drug Administration. Tidak seperti pemanis buatan dan gula, stevia dapat menekan kadar glukosa plasma dan secara signifikan meningkatkan toleransi glukosa. Secara teknis, stevia juga bukan pemanis buatan, karena terbuat dari daun steviaplant.

Selain itu, dilansir dari laman Healthline, stevia juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi insulin, meningkatkan efek insulin pada membran sel, menstabilkan kadar gula darah, serta melawan mekanisme diabetes tipe 2 dan komplikasinya.

Saat ini, stevia telah diekstrak dan banyak dijual sebagai pemanis yang ramah untuk orang dengan diabetes. Akan tetapi, cara terbaik untuk mengonsumsi stevia adalah menumbuhkan tanaman sendiri dan menggunakan seluruh daun untuk memaniskan makanan.

2. Tagatose

5 Bahan Pemanis Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetesunsplash.com/C Drying

Tagatose adalah gula alami yang baik untuk individu dengan diabetes. Studi yang dipublikasikan dalam Expert Opinion on Investigational Drugs menunjukkan bahwa tagatose kemungkinan merupakan obat antidiabetes dan anti-obesitas yang potensial dapat menurunkan gula darah dan respons insulin, serta menghalangi penyerapan karbohidrat. Sebuah tinjauan studi dalam BioMed Research International menyimpulkan bahwa tagatose bisa menjadi pemanis tanpa efek samping utama

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Awal Kamu Mengidap Diabetes, Jangan Terlewatkan

3. Sukralosa

5 Bahan Pemanis Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetesunsplash.com/Analia Baggiano

Dikutip dari laman Everyday Health, sukralosa adalah pemanis buatan yang terbuat dari sukrosa. Pemanis ini memiliki tingkat kemanisan 600 kali lipat dari gula meja, tetapi mengandung sangat sedikit kalori. Sukralosa adalah salah satu pemanis buatan yang paling populer, dan banyak tersedia.

Biasanya, produsen makanan menambahkan sukralosa ke berbagai produk, mulai dari permen karet hingga makanan yang dipanggang. Salah satu keunggulan dari pemanis alternatif ini adalah tahan panas, sementara banyak pemanis buatan lainnya akan kehilangan rasanya pada suhu tinggi.

4. Aspartam

5 Bahan Pemanis Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetesunsplash.com/Sorin popa

Aspartam adalah pemanis buatan yang sekitar 200 kali lebih manis daripada gula, dan sering kali ditambahkan ke berbagai produk makanan, termasuk soda diet. Tidak seperti sukralosa, aspartam bukan pengganti gula yang baik untuk memanggang.

Sebab, aspartam rusak pada suhu tinggi, sehingga orang umumnya hanya menggunakannya sebagai pemanis meja. Aspartam juga tidak aman untuk orang dengan kelainan genetik langka yang dikenal sebagai fenilketonuria.

Menurut U.S Food and Drug Administration, aspartam aman untuk dikonsumsi dengan perbandingan 50 mg/kg berat badan.

5. Sakarin

5 Bahan Pemanis Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetesunsplash.com/Sharon McCutcheon

Sakarin, merupakan pemanis bebas kalori dengan tingkat kemanisan 300 hingga 500 kali lebih manis daripada gula. Menurut laman Britannica, sakarin adalah pemanis buatan pertama, yang ditemukan secara tidak sengaja oleh ahli kimia sebagai turunan dari tar batubara pada tahun 1879.

Dahulu, sakarin sempat dianggap meningkatkan risiko kanker. Akan tetapi, menurut studi yang dilakukan oleh National Toxicology Program of the National Institutes of Health, sakarin tidak masuk dalam daftar karsinogen potensial. Sakarin juga telah disetujui oleh U.S. Food and Drug Administration.

Demikianlah beberapa bahan pemanis sebagai pengganti gula untuk orang dengan diabetes tipe 2. Karena setiap pemanis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memilih bahan pemanis sebagai pengganti gula.

Baca Juga: Memahami Kadar Gula Darah Normal Tubuh untuk Ketahui Diabetes

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya