Comscore Tracker

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamil

Yuk, kenali tanda-tandanya

Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang muncul selama kehamilan. Sama seperti diabetes lainnya, diabetes gestasional juga melibatkan kadar gula darah yang tinggi.

Walaupun biasa terjadi pada kehamilan, perempuan dengan diabetes gestasional harus dipantau secara ketat kondisinya hingga setelah melahirkan karena mereka lebih mungkin mengembangkan diabetes di kemudian hari. Gejala diabetes gestasional sebenarnya sulit didiagnosis secara kasatmata karena mirip dengan keluhan-keluhan khas kehamilan.

Untuk itu, kamu tidak boleh menganggap remeh gangguan kesehatan yang terjadi selama kehamilan. Berikut ini beberapa gejala diabetes gestasional yang tidak boleh diabaikan.

1. Penglihatan kabur

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamilunsplash.com/luxdamore

Salah satu gejala diabetes gestasional adalah penglihatan kabur. Ini terjadi karena ketika glukosa darah tinggi, kadar air dari struktur mata akan terpengaruh sehingga membuatnya lebih sulit untuk fokus.

Ini bisa menjadi masalah penglihatan kronis jika gula selalu tinggi atau terjadi secara tiba-tiba setelah makan. Namun, setelah gula darah terkendali, penglihatan akan kembali normal.

2. Selalu merasa kelelahan

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamilunsplash.com/Yuris Alhumaydy

Sebenarnya, mudah merasa kelelahan adalah masalah yang normal dialami perempuan selama kehamilan. Bahkan, menurut jajak pendapat oleh National Sleep Foundation, 78 persen perempuan mengaku mengalami gangguan tidur selama kehamilan. Akan tetapi, kelelahan yang berlebihan juga bisa menjadi salah satu gejala diabetes gestasional.

Ketika gula tinggi, sel dan organ tidak bisa mendapatkan dan menggunakan oksigen dan nutrisi yang mereka butuhkan untuk menghasilkan energi. Merasa kelelahan sendiri adalah cara tubuh untuk membuat perempuan hamil lebih banyak beristirahat.

3. Mudah haus

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamilunsplash.com/Vinicius "amnx" Amano gambar

Merasa haus adalah tanda bahwa tubuh membutuhkan cairan ekstra untuk meningkatkan volume darah dan membantu ginjal membuang limbah berlebih.

Namun, menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, itu juga bisa jadi salah satu gejala utama diabetes gestasional. Ketika gula darah tinggi, tubuh menarik air dari sel untuk melarutkan kadar gula dalam darah.

Untuk itu, perempuan hamil perlu minum cukup air untuk menghindari dehidrasi. Institute of Medicine merekomendasikan perempuan hamil untuk minum sekitar sepuluh gelas cairan setiap harinya selama kehamilan.

Baca Juga: 7 Tip Puasa Ramadan untuk Penderita Diabetes, Meminimalkan Risiko!

4. Mendengkur

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamilunsplash.com/bruce mars

Bagi perempuan yang sebelumnya tidak pernah mendengkur, pembengkakan selama kehamilan dapat menyebabkan hidung menyempit yang menyebabkan mendengkur. Namun, mendengkur juga dikaitkan dengan diabetes gestasional.

Menurut laman The Healthy, mendengkur adalah gejala obstruksi jalan napas yang menyebabkan kurang oksigen saat tidur. Kondisi ini kemudian meningkatkan hormon stres yang membuat tubuh lebih sulit mengendalikan gula darah. Karenanya, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan glukosa rutin selama kehamilan.

5. Mual dan muntah

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamilunsplash.com/Andrea Bertozzini

Menurut American Academy of Family Physicians, sekitar 74 persen perempuan hamil mengalami mual dan muntah yang disebabkan peningkatan hormon tertentu selama kehamilan. Namun, hal ini juga bisa jadi gejala diabetes gestasional.

Gula yang terakumulasi dalam darah yang tidak dapat digunakan sel sebagai bahan bakar menyebabkan penumpukan zat beracun yang disebut keton. Hal ini dapat menyebabkan mual dan muntah.

6. Frekuensi buang air kecil meningkat

Jangan Diabaikan, 6 Gejala Diabetes Gestasional pada Perempuan Hamilunsplash.com/Camylla Battani

Umumnya, para perempuan hamil akan mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil yang biasanya disebabkan karena meningkatnya aliran darah. Ini berarti produksi urine juga lebih banyak.

Namun, gejala ini akan lebih parah bagi perempuan dengan diabetes gestasional. Sebab, pada perempuan dengan diabetes gestasional, ginjal mengalami kelebihan gula sehingga harus bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak urine yang bisa memicu dehidrasi.

Itulah beberapa tanda diabetes gestasional pada perempuan hamil. Untuk mengendalikan kondisi ini, Preventative Task Force merekomendasikan perempuan hamil untuk melakukan screening diabetes gestasional setelah 24 minggu.

Baca Juga: 6 Obat Herbal untuk Atasi Diabetes Tanpa Efek Samping

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya