Comscore Tracker

Simak, Ini 5 Masalah Akibat Terlalu Sering Mengunyah Permen Karet

Jangan sampai berlebihan ya

Mengunyah permen karet diklaim dapat membuat napas menjadi lebih segar, membersihkan gigi, dan bahkan mengurangi tingkat stres bagi beberapa orang. Walaupun begitu, mengunyah permen karet tidak selamanya memiliki dampak positif. Sebaliknya, bagi sebagian individu, aktivitas mengunyah permen karet justru bisa menjadi obsesif, dan bahkan memiliki dampak buruk.

Apa sajakah itu? Baca sampai selesai untuk tahu apa saja dampak buruk yang bisa ditimbulkan akibat kebiasaan mengunyah permen karet.

1. Kandungan gulanya buruk untuk kesehatan gigi

Simak, Ini 5 Masalah Akibat Terlalu Sering Mengunyah Permen Karetunsplash.com/Nhia Moua

Mengunyah permen karet yang mengandung gula dapat memberikan efek yang sangat buruk untuk kesehatan gigi. Ini karena gula dicerna oleh bakteri jahat di mulut, yang menyebabkan peningkatan jumlah plak pada gigi dan kerusakan gigi dari waktu ke waktu, menurut studi dalam jurnal Revue Belge de Médecine Dentaire.

Makan terlalu banyak gula juga dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan kronis lainnya, seperti obesitas, resistensi insulin, hingga diabetes.

2. Sakit kepala

Simak, Ini 5 Masalah Akibat Terlalu Sering Mengunyah Permen Karetpexels.com/Andrea Piacquadio

Mengunyah permen karet juga bisa menjadi penyebab sakit kepala. Satu studi dalam CNS & Neurological Disorders - Drug Targets menemukan adanya hubungan antara mengunyah permen karet secara teratur dengan orang yang rentan terhadap migrain dan ketegangan pada kepala. Para peneliti yang terlibat juga menyimpulkan bahwa individu yang rentan mengalami migrain sebaiknya membatasi aktivitas mengunyah permen karet.

Hal ini kemungkinan diakibatkan otot rahang menjadi lelah saat terus menerus mengunyah permen karet. Selain itu, mengunyah permen karet mungkin digunakan sebagai cara untuk mengatasi stres. Stres ini cenderung menyebabkan aktivitas mengunyah menjadi lebih keras dan lebih cepat juga, yang selanjutnya menyebabkan sakit kepala.

Baca Juga: Baik untuk Kesehatan, 5 Manfaat Mengunyah Perlahan Sesuai Sunah Rasul

3. Menyebabkan masalah pencernaan 

Simak, Ini 5 Masalah Akibat Terlalu Sering Mengunyah Permen Karetpexels.com/Andrea Piacquadio

Mengunyah permen karet dapat menyebabkan kamu banyak menelan udara, yang kemudian memicu sakit perut dan kembung. Kembung dan ketidaknyamanan ini dapat menyebabkan rasa sakit tertentu pada individu yang menderita sindrom iritasi usus besar.

Selain itu, sebuah studi oleh Binghamton University di New York menemukan bahwa titanium dioksida, yang ditemukan di banyak jenis permen karet juga bisa mengganggu pencernaan.

4. Masalah pada rahang

Simak, Ini 5 Masalah Akibat Terlalu Sering Mengunyah Permen Karetpexels.com/Andrea Piacquadio

Menurut laman Healthline, mengunyah terus-menerus dapat menyebabkan masalah rahang yang disebut temporomandibular disorder (TMD), yang menyebabkan rasa sakit saat mengunyah.

Selain itu, mengunyah permen karet dapat menyebabkan nyeri sendi di rahang yang dapat memengaruhi sendi di rahang. Hal ini selanjutnya dapat menyebabkan komplikasi, seperti sakit kepala yang parah, sakit gigi, dan sakit telinga yang tak tertahankan.

5. Diare

Simak, Ini 5 Masalah Akibat Terlalu Sering Mengunyah Permen Karetpexels.com/Polina Zimmerman

Pada permen karet bebas gula, biasanya digunakan alkohol gula untuk memberikan rasa manis pada permen karet. Sayangnya, bahan ini dapat menimbulkan efek pencahar jika digunakan terlalu banyak. Ini berarti mengunyah banyak permen karet bebas gula dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan diare, menurut laman Healthline.

Bukan hanya itu, semua gula alkohol adalah FODMAP, yang berarti dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi penderita sindrom iritasi usus besar.

Mengingat kebiasaan mengunyah permen karet memiliki dampak buruk bagi kesehatan, sebaiknya jangan terlalu sering mengunyah permen karet. Dan yang tak kalah penting, jangan lupa untuk mengecek kandungan permen karet dan pastikan tidak ada bahan yang menyebabkan masalah atau alergi.

Baca Juga: Emotional Eating: Ketika Kenyamanan Didapat dengan Mengunyah Makanan

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya