Comscore Tracker

Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Flora Usus yang Tidak Seimbang

Atasi dengan diet seimbang #IDNTimesHealth

Di dalam usus, terdapat jutaan mikroorganisme kecil yang dapat memengaruhi segala yang terjadi pada tubuh. Ada bakteri baik dan jahat di usus, yang idealnya berada dalam komposisi yang seimbang. Keseimbangan flora usus ini bisa dipengaruhi oleh banyak hal. Ketergantungan yang berlebihan pada antibiotik, pola makan tinggi makanan olahan, dan kurangnya konsumsi makanan berserat dapat membunuh bakteri baik. Ini kemudian memungkinkan bakteri jahat mengambil alih usus. Karenanya, penting bagi kita semua untuk memastikan flora usus memiliki keseimbangan yang baik.

Jadi, bagaimana caranya agar kita tahu apabila flora usus tidak seimbang? Berikut adalah beberapa tanda flora usus tidak seimbang yang harus diwaspadai.

1. Kekebalan tubuh terganggu

Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Flora Usus yang Tidak Seimbangilustrasi laki-laki sedang sakit (pexels.com/cottonbro)

Flora usus secara langsung memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Ketika usus sehat, sistem kekebalan tubuh juga akan sehat. Dijelaskan dalam laman Mind Body Green, sekitar 70 persen dari sistem kekebalan berada di usus. Apabila flora usus tidak seimbang, ini dapat memengaruhi fungsi kekebalan dan kesehatan.

Satu studi pada 2018 dalam jurnal Science menemukan bahwa ketika bakteri Enterococcus gallinarum dalam usus berkembang biak terlalu banyak, ini dapat keluar dari usus menuju jaringan lain dan menyebabkan ketidakseimbangan kekebalan. Karenanya, penting untuk mendapatkan bakteri baik, seperti dengan suplementasi probiotik atau makan makanan tinggi probiotik.

2. Masalah berat badan

Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Flora Usus yang Tidak Seimbangilustrasi menimbang berat badan (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Ada beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap perubahan berat badan, salah satunya komposisi bakteri di usus. Satu studi pada 2009 dalam jurnal Nature mengamati mikrobioma usus pada beberapa saudara kembar yang kelebihan berat badan dan ideal.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa kembar yang kelebihan berat badan memiliki lebih sedikit jenis bakteri di usus mereka. Jenis bakteri tertentu juga dapat memengaruhi penambahan berat badan karena membantu memecah makanan dan cara tubuh menyerap nutrisi.

Baca Juga: 5 Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi akibat Kekurangan Vitamin E

3. Selalu ingin makan makanan manis

Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Flora Usus yang Tidak Seimbangilustrasi donat (pixabay.com/ThorstenF)

Flora usus sangat pandai memanipulasi individu untuk memakan jenis makanan yang memberi flora tersebut makan dan membantu mereka tumbuh. Namun, jenis mikrob ini menyukai makanan yang berbeda.

Misalnya, menurut studi dalam jurnal Bioessays, yeast tumbuh subur dengan gula, Bifidobacteria menyukai serat makanan, dan Bacteroidetes lebih menyukai lemak. Jika usus mengandung terlalu banyak yeast, itu dapat menyebabkan mengidam gula yang intens. Pada akhirnya, ini memicu siklus usus yang tidak sehat.

4. Masalah kulit

Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Flora Usus yang Tidak Seimbangilustrasi jerawat (pixabay.com/SharonMcCutcheon)

Kondisi kulit dapat menggambarkan kesehatan usus yang mendasarinya. Itu karena usus berkomunikasi langsung dengan kulit melalui apa yang disebut sumbu usus-kulit.

Sumbu usus-kulit memainkan peran dalam homeostasis kulit dan jalur fisiologis yang menjaga kulit tetap bersih dan sehat. Kulit juga memiliki mikrobioma uniknya sendiri dan bakteri di usus memengaruhi keseimbangan bakteri di kulit. Oleh sebab itu, ketidakseimbangan dalam usus dapat menyebabkan masalah pada kulit.

5. Suasana hati yang terganggu

Jangan Dibiarkan, Ini 5 Tanda Flora Usus yang Tidak Seimbangilustrasi perempuan merasa stres (pexels.com/Yan Krukov)

Flora usus memainkan peran besar dalam kesehatan mental dan cara seseorang merespons stres. Meskipun mekanisme pastinya tidak sepenuhnya jelas, penelitian pada 2017 dalam jurnal Neurotherapeutics menemukan bukti bahwa hormon yang dibuat di usus, yang disebut peptida usus, mengendalikan sinyal antara usus dan otak.

Selain itu, terdapat saluran komunikasi saraf antara usus dan otak yang disebut sumbu usus-otak. Jika jalur komunikasi usus-otak ini bermasalah, itu dapat berkontribusi pada kecemasan dan ketidakseimbangan suasana hati.

Kesimpulannya, menjaga kesehatan usus sangatlah penting untuk tubuh. Ketidakseimbangan flora usus ini dapat diatasi dengan meningkatkan asupan makanan kaya probiotik maupun suplementasi probiotik.

Baca Juga: Selain Sakit Gigi, Ini 5 Hal yang Menyebabkan Sakit pada Rahang

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya