Comscore Tracker

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihan

Bukanya sehat, tapi malah penyakitan

Protein menjadi salah satu bagian penting ketika kita makan. Bukan tanpa alasan, karena protein sendiri memiliki peran penting untuk tubuh. Misalnya saja, membantu untuk lebih cepat kenyang serta membentuk otot. 

Dilansir dari Healthline dan The Healthy, meskipun banyak manfaat, jika kamu berlebihan mengkonsumsinya malah akan berdampak sebaliknya. Apa saja itu? 

1. Kenaikan berat badan

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihanthehealthy.com

Lho, bukanya fungsi protein untuk membantu menurunkan berat badan ya? Ya, memang, tapi jika kamu mengkonsumsinya dengan baik dan cukup. 

Berdasarkan hasil studi pada tahun 2016 bahwa adanya kenaikan berat badan secara signifikan dikarenakan protein menggantikan karbohidrat, tetapi tidak dengan lemak.

Nah, hal ini terjadi karena ketika kamu berlebihan mengkonsumsi protein, maka sisa berlebihanya akan disimpan menjadi lemak. Jika hal ini dilakukan secara berulang-ulang, maka akan membuatmu semakin gemuk. Gak mau, kan? 

2. Dehidrasi

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihanhelloflo.com

Dehidrasi disebabkan oleh ginjal yang bekerja keras karena berusaha untuk menghilangkan kelebihan protein. Selain itu, diet tinggi protein faktanya juga beresiko untuk terkena batu ginjal, lho. 

Maka, untuk mengimbanginya kamu diwajibkan untuk mengkonsumsi air lebih banyak ataupun jika perlu kurangi jumlah protein. 

3. Kerusakan ginjal

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihaninmedica.lt

Berlebihan protein ternyata juga mempengaruhi kesehatan ginjalmu. Bagaimana tidak, ginjalmu akan bekerja keras untuk menghilangkan sisa-sisa protein. 

Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus, akan memperbesar kemungkinan kerusakan ginjal, apalagi pada orang yang sebelumnya sudah terjangkit. 

Baca Juga: 5 Bahan Protein Nabati yang Menggantikan Protein Hewani untuk Baking

4. Kekurangan kalsium

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihanyesimerbil.com

Dilansir dari laman Healthline, hasil studi pada tahun 2013 menemukan hubungan antara buruknya kesehatan tulang dengan konsumsi tinggi protein. Namun, berdasarkan hasil tinjauan studi lainya di tahun yang sama mengatakan efek antara hubungan tersebut masih belum dapat dipastikan. 

Meskipun begitu, kita harus tetap waspada. Jika memang demikian, maka ada kemungkinan akan mengalami kerusakan tulang, misalkan saja osteoporosis.

5. Napas menjadi bau

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihannaijanews.com

Berlebihan mengkonsumsi protein ternyata dapat menyebabkan bau mulut lho, apalagi kamu mengurangi asupan karbohidrat. Hal ini bisa terjadi lantaran otak dan tubuh kita ketika bekerja membutuhkan bahan bakar yang berasal dari karbohidrat.

Nah, jika kamu mengurangi asupan karbohidrat, maka sebagai gantinya tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar. Ini lah alasan mengapa bau mulut bisa terjadi. 

Tapi, kamu juga bisa meminimalisir resiko bau mulut dengan mengkonsumsi air lebih banyak, sering-sering menyikat gigi ataupun mengkonsumsi permen karet. 

6. Masalah pencernaan 

Berikut 6 Bahaya Akibat Mengkonsumsi Protein Berlebihansee.news

Masalah pencernaan seperti sembelit, kembung, susah BAB bisa saja tiba-tiba menyerang lantaran berlebihan protein. Ini terjadi karena protein menyebabkan makanan menjadi sulit dicerna. 

Maka, untuk mencegah masalah pencernaan pilihlah sumber protein yang menyehatkan jantung, konsumsi lebih banyak air dan serat serta hindari makanan olahan, apalagi jika kamu alergi terhadap kandungan laktosa.

Baca Juga: 5 Fakta Whey Protein, Protein Terbaik untuk Tingkatkan Massa Otot

Nah, kalau kamu sudah tahu apa saja bahaya mengkonsumsi protein berlebihan, baiknya mulai sekarang kurangi ya. Konsumsi dalam jumlah wajar, dengan begitu tujuanmu untuk hidup sehat akan tercapai. 

Garnis Sukma Photo Verified Writer Garnis Sukma

Semoga artikelnya bermanfaat ya, kurang lebihnya mohon maaf^^. Btw, jangan lupa mampir @_inigarnis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Diana Hasna

Berita Terkini Lainnya