Comscore Tracker

Kerap Dialami Wanita, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Menyerang Pria, Lho!

Bagaimana dengan kanker payudara?

Tentu, semua orang menginginkan hidup sehat baik itu pria ataupun wanita. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa suatu saat kita akan terserang penyakit entah itu ringan atau berat. Nah, rupanya lima penyakit yang terkenal menyerang wanita ini juga berisiko pada pria, lho. Tapi, apa saja itu?

1. Kanker payudara

Kerap Dialami Wanita, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Menyerang Pria, Lho!centrodeayudaesp.es

Tentu, kamu sudah tidak asing dengan jenis kanker satu ini. Kanker payudara merupakan kanker yang tumbuh di sel-sel payudara dan kerap dialami wanita. Meskipun begitu, bukan berarti pria tidak berpotensi untuk tidak terserang, hanya saja persentasenya lebih kecil.

Nah, kalau kamu mengalami gejala berikut, sebaiknya lebih berhati-hati :

  • Perubahan puting
  • Benjolan yang terasa berbeda dengan sekitarnya
  • Payudara mengalami perubahan bentuk, ukuran atau penampilan
  • Bersisik, mengeras atau mengelupas di sekitar puting atau kulit payudara
  • Kemerahan atau bintik-bintik di kulit payudara 

Melansir Mayo Clinic, adapun beberapa penyebab kanker payudara yang harus diwaspadai:

  • Usia (semakin tua semakin rentan)
  • Riwayat pribadi dengan payudara (sebelumnya pernah terserang kanker payudara atau sempat menjalani biopsi payudara lalu menemukan lobular carcinoma in situ (LCIS) atau hiperplasia atipikal payudara)
  • Keturunan
  • Radiasi
  • Mengonsumsi alkohol 
  • Kegemukan, dan sebagainya

Oh ya, kamu bisa mencegahnya dengan menerapkan pola hidup sehat. Misalkan seperti batasi atau sama sekali jangan mengoonsumsi alkohol, atur berat badan serta berolahraga dan konsumsi makanan sehat.

2. Osteoporosis

Kerap Dialami Wanita, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Menyerang Pria, Lho!yesimerbil.com

Berasal dari Bahasa Latin porous bones yang artinya tulang keropos. Osteoporosis merupakan suatu keadaan yang menyerang tulang sehingga bagian dalam tulang terdapat banyak celah dan terlihat seperti sarang lebah. 

Seseorang yang terserang osteoporosis umumnya lebih rentan terkena patah tulang meskipun melakukan aktivitas rutin seperti berdiri atau berjalan. Hal ini bisa terjadi lantaran osteoporosis menyebabkan kekuatan dan kepadatan tulang berkurang dan tulang bagian luar tumbuh semakin tipis dan lemah. Selain itu, adapun beberapa bagian yang rentan terkena osteoporosis, seperti tulang rusuk, pinggul dan tulang di pergelangan tangan serta tulang belakang.

Meskipun keadaan satu ini lebih sering menyerang wanita, ternyata pria juga berisiko, lho, yakni dengan rentan usia sekitar usia 65-75 tahun. Pada wanita, osteoporosis akan mudah menyerang pasca menopause sebab kadar estrogen (untuk menjaga kepadatan tulang) berkurang.

Mengutip Web MD, adapun beberapa penyebab terserang osteoporosis :

  • Etnis (orang berkulit putih dan Asia lebih rentan)
  • Jenis kelamin (wanita)
  • Usia
  • Keturunan
  • Hormon seks
  • Anoreksia
  • Kekurangan kalsium dan vitamin D
  • Gaya hidup
  • Merokok
  • Konsumsi obat (terutama glukokortikoid atau antikonvulsan)
  • Mengonsumsi alkohol berlebih dan sebagainya

Meskipun begitu, bukan berarti tidak dapat dicegah, ujar Saralyn Mark, MD. Gaya hidup pada usia anak-anak, remaja dan awal masa dewasa sangat mempengaruhi risiko untuk terserang. Sebab, hingga usia 30 tahun tubuh sedang memproduksi massa tulang dan barulah di atas usia tersebut tulang akan berhenti produksi dan fokus untuk memelihara. Gaya hidup sehat seperti mencukupi vitamin D dan kalsium, mengurangi atau berhenti merokok dan olahraga teratur dan cukup akan mengurangi risiko terkena osteoporosis.

Baca Juga: 5 Penyakit yang Berhubungan dengan Kolesterol Tinggi, Hati-hati!

3. Lupus

Kerap Dialami Wanita, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Menyerang Pria, Lho!thaythuocvietnam.vn

Lupus merupakan penyakit autoimun sistemik yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organya sendiri. Nah, ternyata penyakit satu ini menyebabkan peradangan dan lokasinya bisa berbeda-beda. Beberapa di antaranya seperti persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung dan paru-paru.

Di samping itu, kombinasi genetika, lingkungan, sinar matahari, pengaruh obat (misalkan jenis obat tekanan darah tertentu, obat anti kejang dan antibiotik) atau infeksi dapat mempengaruhi seseorang terkena lupus. Jika seseorang berpotensi terkena lupus karena bawaan, umumnya penyakit tersebut akan berkembang ketika mereka bersentuhan dengan tempat yang dapat memicu lupus.

Sayangnya, penyakit satu ini akan sulit didiagnosis sebab tanda dan gejalanya sering mirip dengan penyakit lain. Paling umum, tapi tidak selalu, lupus akan memberikan gejala ruam wajah mirip sayap kupu-kupu yang membentang di kedua pipi.

Lupus memiliki gejala yang bervariasi tergantung sistem bagian tubuh mana yang dipengaruhi. Selain ruam wajah, berikut gejalanya yang paling umum :

  • Demam
  • Nyeri sendi, kaku serta bengkak
  • Lesi kulit yang muncul atau memburuk akibat paparan sinar matahari
  • Jari tangan dan kaki memutih atau biru ketika terkena dingin atau saat stres
  • Napas terasa sesak
  • Dada terasa nyeri
  • Mata kering
  • Sakit kepala, kebingungan hingga kehilangan ingatan
  • Rambut rontok
  • Sariawan
  • Mata panda, dan sebagainya

Selain itu, rupanya lupus sendiri bisa dipicu oleh beberapa faktor. Termasuk jenis kelamin, (wanita lebih rentan, risiko terserang hingga 90 persen), usia (15 hingga 45 tahun lebih berisiko) dan ras (Afrika-Amerika, Hispanik dan Asia-Amerika.).

4. Depresi

Kerap Dialami Wanita, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Menyerang Pria, Lho!Unsplash/Nik Shuliahin

Umum dan serius, depresi merupakan penyakit medis yang dapat mempengaruhi perasaan, cara berpikir dan tindakan sehingga memungkinkan untuk menyebabkan perasaan sedih dan/ kehilangan minat pada aktivitas kegemaran atau hobi bahkan hingga emosional dan fisik. Meskipun dikatakan penyakit serius, untungnya depresi dapat disembuhkan atau dikendalikan melalui pengobatan, psikoterapi atau terapi lektrokonvulsif (ECT).

Berdasarkan laporan American psychiatric association, wanita lebih rentan mengalami depresi. Terbukti oleh penelitian dari "Journal of Affective Disorders" tahun 2003 yang mengatakan bahwa depresi lebih sering menyerang wanita daripada pria dengan rasio risiko yakni 2:1. Disamping itu, National Institute of Mental Health juga melaporkan 12 juta wanita mengalami gangguan depresi setiap tahunya dibandingkan dengan pria yang hanya sekitar 6 juta. Sehingga, wanita lebih membutuhkan teman untuk mencegah depresi, tutur Dorree Lynn, PhD, psikolog dan penulis Getting Sane Without Going Crazy.

Nah, dengan melihat hasil penelitian dan laporan tersebut tentu kamu tahu jika pria juga berpotensi untuk terserang, hanya saja risikonya lebih kecil. Nah, American psychiatric association mengatakan beberapa faktor pemicu depresi di antaranya seperti biokimia, genetik, kepribadian hingga faktor lingkungan.

5. Gangguan tiroid

Kerap Dialami Wanita, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Menyerang Pria, Lho!onkologia.ru

Tiroid merupakan kelenjar kecil yang berada di leher bagian bawah yang berguna untuk menghasilkan hormon tiroksin pengontrol metabolisme. Jumlah produksinya yang terlalu banyak (hipertiroidisme) atau terlalu sedikit (hipotiroidisme) tentu sama-sama tak baik. Nah, meskipun dikatakan wanita lebih rentan, tapi jangan lupa lho, jika pria juga berpotensi. 

Untuk hipertiroidisme, jika hal tersebut terjadi maka akan memberikan beberapa gejala, contohnya :

  • Kelelahan
  • Berat badan turun dengan sendirinya
  • Detak jantung tak teratur
  • Mudah lupa
  • Kulit dan rambut kering serta kasar

Sebenarnya, siapa saja dapat mengalami hipertiroidisme. Hanya saja, seseorang dengan keadaan berikut lebih berisiko:

  • Wanita
  • Lansia di atas 60 tahun
  • Keturunan
  • Mengalami autoimun
  • Pernah menjalani pengobatan dengan yodium radioaktif atau obat anti-tiroid
  • Pernah melakukan radiasi ke leher atau dada bagian atas
  • Sempat melakukan operasi tiroid (tiroidektomi parsial)
  • Hamil atau melahirkan bayi dalam enam bulan terakhir

Sedangkan untuk hipotiroidisme, keadaan berikut dapat menimbulkan beberapa gejala, contohnya :

  • Mudah marah
  • Otot melemah
  • Gangguan tidur

Lalu, siapa saja yang lebih berisiko?

  • Wanita
  • Keturunan, terutama penyakit graves
  • Riwayat pribadi, mengalami penyakit kronis seperti anemia pernisiosa dan sebagainya

Mulai sekarang, sebaiknya kamu lebih waspada dengan lima penyakit di atas dan penyakit lainnya. Setelah ini, ada baiknya kamu memberi tahu ke orang terdekatmu seperti keluarga atau sahabat supaya kesehatan kalian sama terjaganya. Semoga membantu!

Baca Juga: Tiba-tiba Sering Mimisan? Mungkin 6 Penyakit Ini Penyebabnya

Garnis Sukma Photo Verified Writer Garnis Sukma

Semoga artikelnya bermanfaat ya, kurang lebihnya mohon maaf^^. Btw, jangan lupa mampir @_inigarnis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya