Comscore Tracker

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahui

Tanpa pengobatan, bisa menyebabkan komplikasi yang parah

Hipotiroidisme atau tiroid yang kurang aktif terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu sedikit hormon. Kadar hormon tiroid yang rendah bisa menimbulkan berbagai macam tanda dan gejala.

Pada tahap awal, seseorang mungkin tidak merasakan atau melihat gejala apa pun. Namun, tanpa pengobatan, hipotiroidisme dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti kemandulan dan penyakit jantung.

Untuk lebih waspada terhadap hipotiroidisme, yuk, kenali berbagai tanda dan gejala seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Gampang lelah

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipexels.com/Andrea Piacquadio

Kelelahan adalah salah satu gejala hipotiroidisme yang paling umum, yang terjadi terlepas dari seberapa lama seseorang tidur atau berapa banyak mereka tidur siang.

Melansir Healthline, hormon tiroid menerima sinyal dari otak dan mengoordinasikan sel untuk mengubah fungsinya, tergantung apa yang terjadi dalam tubuh. Orang-orang dengan kadar hormon tiroid yang tinggi akan merasa gugup dan gelisah, sementara orang-orang dengan kadar hormon tiroid yang rendah akan merasa kelelahan dan lesu meski istirahatnya cukup.

2. Merasa down atau depresi

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipixabay.com/Free-Photos

Hipotiroidisme berkaitan dengan depresi. Alasannya tidak jelas, tetapi hal ini mungkin merupakan gejala mental dari penurunan energi dan kesehatan secara keseluruhan.

Berdasarkan sebuah penelitian berjudul "Relationship of Stressful Life Events, Anxiety and Depression to Hyperthyroidism in an Asian Population" dalam jurnal Hormone Research in Paediatrics tahun 2003, disebutkan bahwa gangguan psikologis merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada pasien hipertiroidisme, dengan kecemasan dan depresi yang paling sering dijelaskan. Peristiwa kehidupan yang penuh tekanan mungkin memainkan peran penting dalam hubungan antara kecemasan, depresi, dan hipertiroidisme.

Bila kamu merasa mengalami kecemasan atau berbagai gejala yang mengarah ke depresi, carilah bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater, terlepas itu disebabkan oleh masalah tiroid atau masalah lainnya.

Baca Juga: Penyakit Hashimoto, Penyebab Utama Hipotiroidisme pada Perempuan

3. Sembelit atau susah buang air besar

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipexels.com/Sora Shimazaki

Melansir Medical News Today, pencernaan adalah fungsi tubuh lain yang dapat melambat akibat hipotiroidisme. Tiroid yang kurang aktif dapat menyebabkan masalah dengan pergerakan melalui usus dan aktivitas lambung, usus kecil, dan usus besar.

Perubahan pencernaan ini menyebabkan sebagian orang mengalami sembelit, yang ditandai dengan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Tanda lainnya adalah konsistensi feses yang keras, sulit buang air besar, atau perasaan tidak dapat mengosongkan rektum sepenuhnya.

4. Otot-otot dan persendian terasa lemah, nyeri, dan kaku

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuiunsplash.com/Anna Auza

Hipotiroidisme dapat memengaruhi otot dan persendian dengan menyebabkan:

  • Sakit
  • Nyeri
  • Kaku
  • Pembengkakan sendi
  • Lemah
  • Tegang

Berdasarkan penjelasan di laman Mayo Clinic, orang dengan bentuk umum dari hipotiroidisme memiliki risiko tinggi untuk mengembangkan penyakit autoimun lainnya, seperti artritis reumatoid.

Jika nyeri, kekakuan, dan pembengkakan tidak membaik setelah perawatan tiroid yang memadai, konsultasikan dengan dokter. Nantinya, dokter mungkin akan mempertimbangkan kemungkinan penyebab lain dari nyeri sendi yang dialami.

5. Lebih sensitif terhadap dingin

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuiunsplash.com/Spencer Backman

Hipotiroidisme dapat memperlambat metabolisme yang dapat menyebabkan penurunan suhu inti tubuh. Dengan demikian, beberapa orang dengan tingkat hormon tiroid yang rendah mungkin merasa kedinginan sepanjang waktu atau merasa lebih sensitif terhadap dingin. Rasa dingin ini bisa bertahan bahkan saat berada di ruangan yang hangat atau selama musim panas.

Melansir Healthline, dalam kasus hipotiroidisme, laju metabolisme basal menurun dan mengurangi jumlah panas yang dihasilkan. Hormon tiroid mengaktifkan termostat pada lemak cokelat, yang merupakan jenis lemak khusus yang menghasilkan panas.

Lemak cokelat penting dalam menjaga panas tubuh di iklim dingin, tetapi hipotiroidisme mencegahnya untuk melakukan tugasnya. Itulah mengapa kadar hormon tiroid yang rendah menyebabkan seseorang merasa lebih kedinginan.

Bila kamu sering merasa kedinginan akhir-akhir ini tanpa penyebab yang jelas, itu bisa jadi tanda hipotiroidisme. Pasien hipotiroidisme sering melaporkan tangan atau kaki yang dingin, meskipun mereka mungkin merasa seluruh tubuhnya dingin.

Meski demikian, gejala ini tidak eksklusif untuk hipotiroidisme. Masalah sirkulasi atau anemia juga bisa menjadi penyebab. Maka dari itu, pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan diagnosis.

6. Kulit kering dan gatal

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipixabay.com/Anastasia Gepp

Sel kulit ditandai dengan pergantian yang cepat. Oleh karena itu, mereka juga sensitif terhadap kehilangan sinyal pertumbuhan dari hormon tiroid. Ketika siklus normal pembaruan kulit rusak, kulit mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh kembali. Ini juga berarti bahwa kulit mati mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk terkelupas, sehingga menyebabkan kulit mengelupas dan kering.

Melansir Healthline, hipotiroidisme terkadang disebabkan oleh penyakit autoimun. Hal itu dapat memengaruhi kulit, sehingga menyebabkan pembengkakan dan kemerahan yang dikenal sebagai myxedema. Myxedema lebih spesifik untuk masalah tiroid daripada penyebab kulit kering lainnya.

7. Berat badan naik tanpa penyebab yang jelas  

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipixabay.com/Gerd Altmann

Pertambahan berat badan yang tidak terduga adalah gejala umum hipotiroidisme lainnya. Melansir Medical News Today, hormon tiroid membantu mengatur berat badan, asupan makanan, serta metabolisme lemak dan gula. Orang dengan kadar hormon tiroid rendah dapat mengalami penambahan berat badan dan peningkatan indeks massa tubuh.

Bila kamu mengalami kenaikan berat badan, pertama-tama perhatikan apakah ada perubahan dari gaya hidup yang dapat menjelaskan kondisi tersebut. Misalnya konsumsi tinggi kalori dikombinasikan dengan gaya hidup sedenter. Namun, bila tidak ada yang berubah dalam pola hidupnya tapi kamu mengalami kenaikan berat badan, konsultasikan dengan dokter. Karena, ini mungkin petunjuk ada yang salah dalam tubuh.

8. Periode menstruasi yang tidak teratur dan berat

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuifreepik.com/freepik

Perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan berat juga bisa berkaitan dengan hipotiroidisme. Orang dengan tiroid yang kurang aktif mungkin mengalami periode menstruasi yang berat atau tidak teratur atau bercak di antara periode.

Menurut Society of Menstrual Cycle Research, hipotiroidisme menyebabkan masalah ini karena memengaruhi hormon lain yang berperan dalam menstruasi, seperti:

  • Mengganggu detoksifikasi estrogen
  • Mengurangi jumlah globulin pengikat hormon seks

Ada beberapa masalah selain hipotiroidisme yang dapat menyebabkan menstruasi yang berat atau tidak teratur. Maka dari itu, bila kamu mengalami haid yang tidak teratur atau mengalami gejala yang parah yang bisa mengganggu aktivitas, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

9. Kolesterol tinggi 

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuifreepik.com/pch.vector

Hormon tiroid memainkan peran penting dalam membuang kelebihan kolesterol dari tubuh lewat organ hati. Kadar hormon tiroid yang rendah berarti hati bekerja lebih keras untuk menjalankan fungsi tersebut dan kadar kolesterol bisa meningkat.

Sebuah penelitian dalam JAMA Internal Medicine tahun 2004 menunjukkan bahwa hingga 13 persen individu dengan kolesterol tinggi juga memiliki tiroid yang kurang aktif. Maka dari itu, banyak pakar yang merekomendasikan dokter untuk rutin memeriksa orang-orang dengan kolesterol tinggi untuk hipotiroidisme.

Mengobati masalah tiroid dapat menurunkan kadar kolesterol, bahkan pada orang-orang yang tidak mengonsumsi obat penurun kolesterol.

10. Rambut rontok

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipixabay.com/Martin Slavoljubovski

Gangguan hormon yang tidak diobati, termasuk masalah tiroid, dapat menyebabkan rambut rontok. Ini karena peran hormon tiroid yang sangat penting untuk pertumbuhan dan kesehatan folikel rambut. Hipotiroidisme dapat menyebabkan kerontokan rambut dari:

  • Kulit kepala
  • Alis
  • Kaki
  • Bagian tubuh lainnya

Orang dengan gangguan tiroid juga lebih rentan mengalami alopecia, yaitu kondisi autoimun yang menyebabkan rambut rontok.

11. Gondok 

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuistylecraze.com

Melansir Medical News Today, gondok adalah pembesaran tiroid kelenjar yang muncul sebagai pembengkakan di dasar leher. Gejala gondok lainnya adalah:

  • Batuk
  • Suara serak
  • Masalah menelan dan bernapas

Banyak masalah tiroid yang dapat menyebabkan penyakit gondok, termasuk kekurangan yodium dan tiroiditis Hashimoto, di mana kondisi autoimun merusak kelenjar tiroid, lalu menghentikan produksi hormon yang cukup. Penyebab lainnya adalah tiroid yang kurang aktif dan kekurangan yodium.

12. Kesulitan konsentrasi atau mengingat 

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuifreepik.com/jcomp

Melansir Healthline, banyak pasien hipotiroidisme mengeluhkan ketidakjelasan mental dan kesulitan berkonsentrasi. Ketidakjelasan mental ini muncul berbeda-beda pada setiap orang.

Penyebabnya belum sepenuhnya dipahami, tetapi kesulitan dalam ingatan membaik dengan pengobatan hormon tiroid rendah. Kesulitan dalam ingatan atau konsentrasi dapat terjadi pada semua orang, tetapi jika terjadi secara tiba-tiba atau parah, itu bisa menjadi sinyal hipotiroidisme.

13. Denyut jantung lambat 

13 Tanda dan Gejala Hipotiroidisme yang Perlu Kamu Ketahuipexels.com/Anna Shvets

Dijelaskan di laman Medical News Today, orang yang mengalami hipotiroidisme mungkin juga mengalami denyut jantung yang lebih lambat atau bradikardia. Tingkat tiroid yang rendah juga dapat memengaruhi jantung. Efek-efek yang mungkin terjadi meliputi:

  • Perubahan tekanan darah
  • Variasi irama jantung
  • Arteri yang kurang elastis

Bradikardia dapat menyebabkan kelemahan, pusing, dan masalah pernapasan. Tanpa pengobatan, kondisi jantung ini dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti tekanan darah tinggi atau rendah atau gagal jantung.

Itulah tanda dan gejala hipotiroidisme yang perlu kamu ketahui. Bila mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Bila hormon tiroid yang kurang aktif tidak ditangani dengan tepat, dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infertilitas, obesitas, dan penyakit jantung.

Baca Juga: 6 Penyakit Tiroid Ini Paling Sering Terjadi di Segala Usia, Waspada!

Heni Candra Kirana Photo Verified Writer Heni Candra Kirana

Keep up the spirit and don't give up

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya