Comscore Tracker

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguran

Keguguran umumnya terjadi di luar kendali sang ibu

Berita duka baru saja menghampiri Tasya Farasya dan keluarga. Belum lama mengumumkan kehamilan keduanya, beauty YouTuber tersebut mengalami keguguran. Hal ini disampaikannya melalui akun Instagram pada Kamis (6/5/2021). 

Ia mengunggah foto USG bayi yang sedang dikandungnya dengan caption, "innalillahi wainna ilaihi raajiun, till we meet again,". Usia kandungan Tasya Farasya diperkirakan masih muda, yaitu sekitar 4 minggu. 

Keguguran dialami 1 dari 10 perempuan di dunia

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranhasil USG yang diunggah Tasya Farasya di Instagram(instagram.com/tasyafarasya)

Keguguran memang menjadi kekhawatiran bagi semua ibu hamil. Pasalnya, hal ini dapat menimpa siapa pun dan terkadang sulit untuk diprediksi. Umumnya, perempuan dengan usia kandungan di bawah 20 minggu yang harus lebih waspada.

Studi terbaru yang diterbitkan The Lancet pada 2021 menemukan bahwa terdapat 23 juta kasus keguguran setiap tahunnya. Data juga menunjukkan bahwa 11 persen perempuan mengalami keguguran setidaknya sekali seumur hidup. Ini artinya masalah tersebut dialami oleh 1 dari 10 perempuan di dunia. 

Penyebab keguguran juga beragam. Bisa datang dari gaya hidup, penyakit, kondisi rahim, dan lain sebagainya. Berikut ini sejumlah penyebab keguguran yang umum terjadi.

1. Riwayat penyakit ibu yang membahayakan janin

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi perempuan hamil (pexels.com/Andre Furtado)

Penyebab umum keguguran lainnya dapat berasal dari kondisi kesehatan sang ibu yang buruk. Berikut ini di antaranya:

  • Memiliki infeksi rubela atau cytomegalovirus;
  • Kelainan tiroid, baik hipotiroidisme atau hipertiroidisme;
  • Diabetes;
  • Penyakit autoimun seperti lupus dan lainnya;
  • Tekanan darah tinggi;
  • Penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, sifilis, dan lain-lain
  • HIV;
  • Masalah pembekuan darah yang menghambat aliran darah ke plasenta;
  • Penyakit ginjal yang parah;
  • Penyakit jantung bawaan.

Memiliki penyakit-penyakit di atas tidak hanya berbahaya bagi janin tapi juga terhadap sang ibu. Itulah kenapa sebelum hamil atau di awal kehamilan, perempuan harus konsultasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui penyakit apa yang kemungkinan sedang dialaminya. 

2. Kromosom yang tidak normal

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi perempuan sakit (pexels.com/Sora Shimazaki)

Data dari Mayo Clinic menyatakan bahwa sekitar 50 persen keguguran terkait dengan kelainan kromosom. Ia merupakan pembawa gen yang menentukan karakter bayi, seperti rambut dan warna mata. 

Ketika kromosom bermasalah, proses pertumbuhan embrio pun jadi tidak sempurna. Ia bahkan terkadang berhenti tumbuh di satu poin.  Sering kali kondisi ini dialami oleh perempuan yang berusia di atas 35 tahun. 

3. Ketidakseimbangan hormon

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi obat (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Dilansir Parents, ternyata hormon juga bisa berperan dalam keguguran. Ketika tubuh perempuan tidak memproduksi progesteron dalam jumlah yang cukup, dinding rahim tak akan kuat untuk menopang plasenta, tempat embrio tumbuh. 

Masih terkait masalah hormonal, perempuan yang mengalami polycystic ovary syndrome (PCOS). Ini merupakan kondisi perempuan memiliki hormon androgen yang berlebihan. 

Jika kondisi-kondisi di atas terjadi, embrio tidak akan bisa tumbuh dengan baik dan akhirnya luruh. Kondisi ini umumnya dialami oleh perempuan yang telah keguguran lebih dari sekali. 

Baca Juga: Laki-laki Korban Pemerkosaan Tetap Bisa 'Tegang'? Ini Penjelasannya

4. Kondisi fisik yang bermasalah

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi perempuan sakit (pexels.com/Sora Shimazaki)

Penyebab berikutnya berasal dari kondisi fisik sang ibu yang lemah atau bermasalah. Mengutip laman Parents, umumnya hal ini terjadi di trimester kedua atau ketiga. Lalu seperti apa kondisi fisik yang dimaksud? Berikut ini di antaranya:

  • Serviks terlalu lebar dan membuka terlalu awal;
  • Serviks yang lemah;
  • Miom, benjolan atau tumor jinak pada rahim;
  • Septum, kelainan rahim bawaan yang berkaitan dengan keguguran;
  • Luka pada dinding rahim akibat operasi atau aborsi.

5. Gaya hidup yang tidak sehat

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi rokok (pexels.com/Pixabay)

Kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat juga berperan dalam keguguran. Namun, umumnya aspek ini disebut sebagai faktor risiko, bukan penyebab secara langsung. Berikut ini contohnya:

  • Penggunaan obat-obatan terlarang;
  • Terlalu sering minum minuman keras;
  • Kebiasaan merokok, baik aktif maupun pasif.

Faktor risiko keguguran

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi perempuan hamil (pexels.com/Leah Kelley)

Risiko keguguran juga bisa ditingkatkan melalui kondisi-kondisi tertentu. Dilansir Mayo Clinic, berikut di antaranya:

  • Gaya hidup seperti yang disebutkan di atas;
  • Riwayat keguguran sebelumnya;
  • Hamil di atas 35 tahun;
  • Paparan radiasi dan bahan kimia yang berbahaya;
  • Terlalu kurus dan terlalu gemuk;
  • Penggunaan obat-obatan tertentu. 

Sementara yang tidak menyebabkan keguguran adalah ...

Dialami oleh Tasya Farasya, Ini 5 Penyebab Umum Keguguranilustrasi perempuan hamil (pexels.com/dominika roseclay)

Sering disalahpahami, ada pula sejumlah kondisi yang dikira menyebabkan keguguran padahal sebenarnya tidak. Berikut di antaranya:

  • Olahraga. Ibu hamil harus diskusi dengan dokter mengenai olahraga apa yang sesuai dengan kondisi dirinya;
  • Konsumsi makanan pedas;
  • Hubungan seksual;
  • Bekerja. Asal tidak terpapar bahan kimia berbahaya dan radiasi, ibu hamil bisa bekerja. Sesuaikan dengan kemampuan masing-masing;
  • Naik pesawat terbang. 

Itulah sejumlah penyebab, beserta dengan faktor risiko dan hal-hal yang tidak terkait dengan keguguran.

Perlu diketahui bahwa keguguran sering kali tidak disebabkan oleh kesalahan sang ibu. Tidak ada yang benar-benar bisa memprediksi hal ini. Jadi, jika kamu mengalaminya, jangan menyalahkan diri atas hal yang terjadi di luar kendalimu. 

Sementara untuk mencegahnya, perempuan disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan dan rutin periksa kandungan ke dokter, apalagi pada masa awal kehamilan. Dengan begitu, masalah yang timbul bisa cepat ditangani.

Baca Juga: Hasil Test Pack pada Laki-laki dan Transpuan Positif, Apakah Hamil?

Topic:

  • Izza Namira
  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya