Comscore Tracker

Omeprazole: Kegunaan, Dosis, Cara Pakai, dan Efek Samping

Biasa digunakan untuk mengatasi masalah lambung

Apakah kamu sedang mengalami gangguan lambung seperti penyakit asam lambung, maag, hingga gastroesophageal reflux disease (GERD)? Salah satu obat yang biasa digunakan untuk mengatasinya adalah omeprazole. Apa, sih, kegunaan, dosis, efek samping, dan bagaimana cara pakainya?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, omeprazole mudah didapat karena termasuk produk over-the counter (OTC) atau bisa dibeli secara bebas di apotek atau toko obat. Namun, ada pula beberapa jenis omeprazole yang cuma bisa didapat melalui resep dokter.

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai omeprazole, termasuk kegunaan, dosis, efek samping, dan cara pemakaiannya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

1. Kegunaan omeprazole

Omeprazole: Kegunaan, Dosis, Cara Pakai, dan Efek Sampingilustrasi seseorang dengan masalah lambung (inquirer.com)

Seperti yang sempat disinggung di atas, omeprazole merupakan obat untuk mengatasi masalah lambung. Mengutip WebMD, obat tersebut bekerja dengan cara menurunkan produksi asam di organ tersebut agar tidak berlebihan. Akibatnya, gejala nyeri ulu hati (heartburn), maag, GERD, hingga kesulitan untuk menelan bisa diredakan. 

Selain masalah-masalah di atas, omeprazole juga bisa mengatasi gangguan lain, seperti:

  • Esofagitis atau radang lapisan esofagus (kerongkongan)
  • Penyakit tukak lambung
  • Sindrom Zollinger-Ellison (tumor di usus dua belas jari atau pankreas)
  • Infeksi perut akibat Helicobacter pyloribacteria
  • Pencegahan kanker esofagus

2. Dosis omeprazole

Omeprazole: Kegunaan, Dosis, Cara Pakai, dan Efek Sampingilustrasi minum obat (pexels.com/Jeshoots.com)

Omeprazole pada umumnya merupakan obat yang dikonsumsi dengan cara ditelan (oral). Dilansir Healthline, secara umum, seperti ini dosis dari omeprazole untuk orang dewasa:

  • Infeksi lambung dan usus: 20-40 mg per hari
  • GERD: 20-40 mg per hari dalam 4-8 minggu
  • Tukak lambung: 20-40 mg per hari hingga 8 minggu
  • Sindrom Zollinger-Ellison: 60-360 mg per hari, dibagi menjadi tiga kali
  • Esofagitis: 20 mg per hari

Sebagai tambahan informasi, sebaiknya kamu mengikuti dosis dari dokter atau yang tertera di kemasan obat agar lebih akurat. Sebab, dosis obat bisa bervariasi tergantung kondisi tubuh, jenis penyakit, usia, berat badan, dan berbagai faktor lainnya. 

Baca Juga: 7 Khasiat Minum Teh Setiap Hari, Cegah Kanker dan Diabetes

3. Omeprazole berpotensi berinteraksi dengan obat lain

Omeprazole: Kegunaan, Dosis, Cara Pakai, dan Efek Sampingilustrasi obat resep dokter (unsplash.com/Christina Victoria Craft)

Seperti obat lainnya lainnya, omeprazole berpotensi untuk berinteraksi dengan obat dan suplemen yang sedang kamu konsumsi. Hal ini akan memengaruhi efektivitasnya. Berikut ini daftar obat yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersama omeprazole:

  • Atazanavir, rilpivirine, dan nelfinavir yang biasa digunakan penderita HIV
  • Clopidogrel, obat untuk mencegah stroke dan serangan jantung
  • Voriconazole, obat untuk mengatasi infeksi jamur yang parah
  • Erlotinib, obat kanker
  • Alprazolam, obat untuk mengatasi gangguan kecemasan
  • Citalopram, obat untuk mengatasi depresi
  • Warfarin, phenytoin, cilostazol, methotrexate, diazepam, dan lain-lain

Interaksi omeprazole dengan obat-obat di atas tidak hanya menurunkan efektivitasnya, tetapi juga meningkatkan risiko efek samping. Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai pemakaian obat-obatan tersebut. 

4. Efek samping omeprazole

Omeprazole: Kegunaan, Dosis, Cara Pakai, dan Efek Sampingilustrasi obat omeprazole (amazonaws.com)

Ada beberapa efek samping omeprazole yang harus kamu antisipasi. Berikut ini di antaranya yang paling umum terjadi:

  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Naiknya gas pada lambung
  • Demam

Pada umumnya, efek samping di atas akan hilang setelah kamu mengonsumsi omeprazole selama beberapa hari atau minggu. Jika tak kunjung reda atau bahkan semakin parah, sebaiknya kamu konsultasi dengan dokter.

Selain yang disebutkan di atas, omeprazole juga bisa menimbulkan efek samping yang lebih serius yang mungkin bisa mengancam keselamatan. Melansir Medical News Today, berikut ini di antaranya:

  • Magnesium turun drastis sehingga tubuh kejang, tremor, detak jantung jadi lebih cepat, hingga kram dan sakit pada otot
  • Kadar vitamin B-12 menurun, sehingga terjadi neuritis (inflamasi saraf), tangan dan kaki mati rasa, muncul rasa gelisah, koordinasi tubuh terganggu, dan menstruasi bermasalah
  • Reaksi alergi, seperti ruam, pusing, dan sesak napas
  • Diare yang parah
  • Inflamasi dinding lambung
  • Gangguan ginjal
  • Muncul gejala lupus seperti ruam pada kulit, pembekuan darah, hingga penurunan berat badan drastis

Obat biasanya menimbulkan efek samping yang beragam pada setiap orang. Maka dari itu, sebelum mengonsumsi omeprazole, ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dengan begitu, efek samping yang serius bisa diantisipasi. 

5. Peringatan sebelum menggunakan omeprazole

Omeprazole: Kegunaan, Dosis, Cara Pakai, dan Efek Sampingilustrasi minum obat (parenting.com)

Ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan dan ketahui sebelum mengonsumsi omeprazole, meliputi:

  • Obat ini bisa menimbulkan reaksi alergi. Beri tahu dokter jika kamu memiliki riwayat alergi terhadap jenis obat proton-pump inhibitor (PPI), seperti lansoprazole, esmoprazole, dan lainnya.
  • Hingga saat ini belum ada bukti bahwa omeprazole menimbulkan masalah tertentu pada orang lanjut usia dan anak-anak, sehingga tergolong aman untuk dikonsumsi.
  • Belum ada informasi yang cukup mengenai aman atau tidaknya obat ini untuk ibu hamil dan menyusui. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter agar tidak salah langkah.
  • Obat ini bisa menimbulkan efek samping serius pada orang yang memiliki gangguan hati, kekurangan vitamin B12, osteoporosis, serta orang yang kekurangan magnesium.

Itulah penjelasan mengenai kegunaan, dosis, efek samping, dan cara pakai omeprazole, obat yang biasa digunakan untuk mengatasi gangguan lambung. Ikuti petunjuk di atas dalam mengonsumsinya, ya. Jangan lupa konsultasi dengan dokter untuk memahami potensi efek samping yang mungkin terjadi pada dirimu.

Baca Juga: 7 Penyebab Umum Sakit Kepala Bagian Belakang, Hati-hati!

Topic:

  • Izza Namira
  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya