Comscore Tracker

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!

Selain kanker payudara dan kanker serviks, ya

Walaupun sulit untuk memprediksi penyakit apa yang menyerang kelompok orang tertentu, riset menemukan bahwa ada masalah kesehatan tertentu yang lebih banyak menyerang perempuan. Sejumlah penyakit tersebut ternyata juga lebih berbahaya jika penderitanya adalah kaum hawa.

Penyebabnya beragam, bisa karena faktor biologis, anatomi, atau bahkan hormonal. Ladies, tidak perlu panik. Namun, alangkah baiknya untuk lebih sadar dan hati-hati dengan penyakit tersebut. Apa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, simak jenis penyakit dan penjelasannya berikut ini.

1. Osteoporosis

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi osteoporosis (freepik.com/freepik)

Osteoporosis adalah penyakit yang mengakibatkan pengeroposan pada tulang. Kondisi ini umumnya dialami lansia. Namun, tak cuma itu, faktor risiko lain dari osteoporosis adalah menjadi perempuan.

Menurut laporan dalam European Journal of Rheumatology tahun 2017, diperkirakan 200 juta orang mengalami osteoporosis. Menurut statistik dari International Osteoporosis Foundation, secara global, 1 dari 3 perempuan berusia di atas 50 tahun dan 1 dari 5 laki-laki akan mengalami patah tulang osteoporosis dalam hidup mereka.

Data dari Office on Women's Health (OWH), bagian dari Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat, memperkirakan bahwa setidaknya 80 persen di antara 10 juta penderita osteoporosis di negara tersebut adalah perempuan.

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi osteoporosis (commons.wikimedia.org/BruceBlaus)

Bagaimana dengan angka kejadiannya di Indonesia? Menurut laporan dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), penelitian mengenai analisis data risiko osteoporosis pada tahun 2005 dilakukan oleh Puslitbang Gizi Kemenkes dan sebuah perusahaan nutrisi dengan sampel pada 16 wilayah di Indonesia pada populasi tertentu. 

Jumlah sampel sebanyak 65.757 orang (22.799 laki-laki dan 42.928 perempuan) dengan metode pemeriksaan densitas massa tulang (DMT) menggunakan alat diagnositik clinical bone sonometer.

Dari penelitian tersebut didapat angka prevalensi osteopenia (osteoporosis dini) sebesar 41,7 persen dan prevalensi osteoporosis sebesar 10,3 persen. Ini berarti 2 dari 5 penduduk Indonesia memiliki risiko terkena osteoporosis.

Sebanyak 41,2 persen dari keseluruhan sampel yang berusia kurang dari 55 tahun menderita osteopenia. Prevalensi osteopenia usia di atas 55 tahun pada perempuan enam kali lebih besar daripada laki-laki. Peningkatan angka osteoporosis pada perempuan dua kali lebih besar daripada laki-laki.

Ternyata, ada beberapa hal yang menyebabkannya. 

Pertama, perempuan memiliki tulang yang relatif lebih kecil dan lemah daripada laki-laki. Kedua, pengeroposan tulang meningkat ketika kadar estrogen menurun setelah menopause. Faktor selanjutnya adalah karena usia harapan hidup perempuan lebih panjang daripada laki-laki. Ini membuat risiko osteoporosis meningkat.

2. Penyakit menular seksual

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi seks (freepik.com/ijeab)

Penyakit menular seksual bisa dialami oleh laki-laki dan perempuan. Namun, ternyata efeknya lebih kronis dan berbahaya pada kaum hawa. Perempuan rawan terkena komplikasinya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Ada dua faktor yang menyebabkan hal ini. 

Pertama karena gejalanya cenderung sulit untuk dideteksi pada perempuan. Contohnya, keluarnya cairan dari vagina bisa disebabkan karena banyak hal. Mulai dari efek pembersihan alami, keputihan, atau penyakit menular seksual. Tidak mudah untuk membedakannya.

Kedua, karena lapisan vagina lebih halus daripada kulit penis, sehingga bakteri dan virus lebih mudah untuk masuk. 

3. Penyakit autoimun

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!sciencenordic.com

Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Mereka keliru mengira sel tersebut adalah patogen. Ada lebih dari 80 macam penyakit autoimun. Contohnya adalah lupus, multiple sclerosis, psoriasis, dan lain-lain.

Data dari American Autoimmune Related Diseases Association (AARDA) menunjukkan bahwa 75 persen penderita penyakit tersebut adalah perempuan. Walaupun belum jelas apa yang menyebabkannya, para ilmuwan memperkirakan bahwa ini terjadi karena faktor hormonal. Hormon perempuan membuat sistem imun lebih aktif daripada laki-laki. 

Baca Juga: 7 Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Apa Sajakah?

4. Infeksi saluran kemih (UTI)

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi infeksi saluran kemih (belmarrahealth.com)

Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri menyerang organ yang terlibat dalam produksi urine, yaitu ginjal, kandung kemih, ureter, dan uretra. Data dari OWH mengatakan bahwa perempuan 30 kali lipat lebih berisiko menderita penyakit ini.

Alasan kenapa hal ini terjadi adalah karena faktor anatomi. Uretra, tabung pengangkut urine pada perempuan lebih pendek. Ini memudahkan bakteri untuk masuk ke dalam kandung kemih.

Selain itu, vagina dan anus perempuan terletak berdekatan dengan saluran kencing. Bakteri dari keduanya berpotensi untuk masuk ke dalam saluran tersebut. 

5. Sindrom iritasi usus besar

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi sindrom iritasi usus besar atau IBS (scientificanimations.com)

Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS) adalah masalah pencernaan yang menyerang usus besar. Kontraksi pada usus besar tidak kuat, sehingga menyebabkan penyerapan air kurang optimal. Ketika ini terjadi, efek yang akan dirasakan penderita adalah sembelit atau konstipasi selama berbulan-bulan. 

Dilansir HuffPost, sekitar 65 persen penderita IBS adalah perempuan. Selain itu, kaum hawa berpotensi dua kali lipat untuk mengalami IBS daripada laki-laki. Penyakit ini bisa dialami oleh mereka yang berusia 20 tahun ke atas. Biasanya rasa sakit pada perut akan semakin parah ketika penderita sedang haid.

6. Penyakit tiroid

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi pemeriksaan tiroid (freepik.com/bearfotos)

Tiroid adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian bawah leher. Ia memiliki fungsi mengatur berbagai macam metabolisme tubuh dengan mengeluarkan hormon. Namun, terkadang tiroid memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit, sehingga menyebabkan gangguan pada tubuh.

Sebenarnya baik laki-laki maupun perempuan bisa mengembangkan penyakit tiroid. Satu dari delapan perempuan akan mengalaminya, menurut OWH. Akan tetapi, bahaya yang dihasilkan berbeda. Pada perempuan, masalah ini bisa mengganggu siklus haid dan bahkan mengganggu kehamilan.

7. Penyakit Alzheimer

Waspada Ladies, 7 Penyakit Ini Lebih Berbahaya bagi Perempuan!ilustrasi lansia dengan penyakit Alzheimer (aarp.org)

Merupakan penyakit degeneratif pada otak yang menyebabkan turunnya daya ingat, memori, kemampuan bicara, dan perubahan perilaku secara progresif. Data dari Alzheimer Association menunjukkan bahwa hampir 66 persen penderitanya adalah perempuan. 

Ini disebabkan karena pada masa muda, perempuan menghasilkan hormon estrogen yang bisa melindungi otak. Namun, saat menopause hormon tersebut menurun secara drastis, sehingga otak menjadi sangat rapuh dan mudah mengalami degenerasi.

Itulah beberapa penyakit yang lebih berbahaya bagi perempuan. Informasi di atas bukan untuk menakut-nakutimu, kok! Pengetahuan ini penting agar kamu bisa melakukan upaya pencegahan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin cek kesehatan.

Baca Juga: Ternyata 7 Penyakit Ini Lebih Ngefek ke Laki-laki daripada Perempuan

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono
  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya