Comscore Tracker

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragam

Vertigo membuatmu merasa seakan dunia ini berputar-putar

Jika kamu sering merasa pusing seakan dunia di sekitarmu berputar, maka kemungkinan kamu memiliki penyakit vertigo. Kondisi tersebut biasanya datang dan pergi, serta dapat berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Gejala lain yang biasa dirasakan penderita vertigo adalah mual, muntah, dan sakit di bagian kepala. Sebagian orang juga mengeluhkan pandangannya yang menjadi kabur. 

Pada umumnya vertigo dapat dialami semua kalangan, tetapi lebih rentan pada orang yang berusia di atas 65 tahun. Penyakit ini dapat dikelompokkan menjadi dua tipe, yaitu vertigo periferal dan sentral. Masing-masingnya memiliki penyebab yang berbeda.

Berikut jenis & penyebab vertigo yang perlu kamu antisipasi:

Vertigo periferal

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamgstatic.com

Jenis vertigo ini biasanya berkaitan dengan bagian telinga dalam. Dilansir dari Medical News Today, kondisi ini terjadi karena organ di labirin telinga tidak mampu mengirimkan pesan ke otak untuk merespons gaya gravitasi bumi. Data dari jurnal PubMed Central tahun 2019 menyebutkan bahwa jenis vertigo ini berkontribusi pada 90 persen kasus yang terjadi di dunia. Dengan kata lain, vertigo periferal sangat umum terjadi.

Penderitanya akan kehilangan keseimbangan ketika berdiri. Mereka merasa kepala pening dan lingkungan sekitar seakan berputar. Ada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebabnya. Apa saja? Simak berikut ini!

1. Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamgstatic.com

BPPV adalah salah satu penyebab yang paling umum dan cukup jinak. Penderita akan merasakan gejala vertigo ketika menggerakkan kepalanya dengan tiba-tiba. Misalnya ketika bangun dari tidur, dari duduk ke berdiri, atau dari menunduk ke tegak. 

BPPV terjadi karena partikel kalsium menumpuk di dalam ruang telinga dalam. Ketika kepala berubah posisi, partikel tersebut juga akan bergerak dan masuk ke dalam bagian yang berisi cairan keseimbangan. Gerakan cairan menjadi tidak normal dan membuat otak kebingungan. Akhirnya kepala terasa berputar.

2. Vestibular neuritis

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamgstatic.com

Vestibular neuritis adalah kondisi di mana telinga dalam mengalami infeksi yang menyebabkan peradangan di sekitar saraf yang mengatur keseimbangan tubuh. Gangguan ini pun akhirnya mengacaukan informasi yang harus diinterpretasi oleh otak. Gejalanya meliputi vertigo yang parah, sulit untuk menjaga keseimbangan, mual, muntah, dan sulit konsentrasi.

Menurut Cleveland Clinic, vestibular neuritis disebabkan oleh infeksi virus di telinga dalam atau di bagian tubuh lainnya. Kondisi yang parah berlangsung selama beberapa hari, kemudian hingga tiga minggu berikutnya pasien akan berangsur-angsur sembuh. 

3. Labirinitis

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamhealthdirect.gov.au

Serupa dengan vestibular neuritis, labirinitis juga terjadi karena adanya infeksi di bagian telinga dalam, tepatnya pada kedua saraf vestibular. Ini mengakibatkan pembengkakan di bagian tersebut dan akhirnya memengaruhi keseimbangan dan pendengaran.

Perbedaan yang ketara antara penyakit ini dan vestibular neuritis adalah labirinitis dapat menyebabkan hilangnya pendengaran. Dilansir dari NHS, penyebab penyakit ini adalah infeksi virus seperti demam dan flu, serta infeksi bakteri. 

Baca Juga: 7 Penyakit Akibat Kabut Asap Karhutla, dari Asma hingga Diabetes

4. Penyakit meniere

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamnews-medical.net

Ini adalah penyakit langka yang menyerang telinga bagian dalam. Dilansir dari CBS News, ia disebabkan oleh tumpukan cairan dan tekanan yang tidak normal. Walaupun jarang terjadi meniere dapat menimbulkan vertigo yang sangat parah dan terjadi selama 20 menit hingga 24 jam tanpa berhenti. Gejala yang ditimbulkan meliputi telinga berdenging, mual, muntah, dan bahkan hilangnya pendengaran. 

Vertigo sentral

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamlivingmagazine.net

Berbeda dengan vertigo periferal yang disebabkan oleh gangguan di bagian telinga, vertigo sentral berasal dari gangguan pada sistem saraf pusat, yaitu otak. Menurut jurnal berjudul “Central Vertigo”  oleh PubMed Central tahun 2019, biasanya terdapat lesi (luka) atau disfungsi pada batang otak dan otak kecil yang berperan menerima sinyal vestibular dari telinga dalam. Lalu bagaimana kondisi ini dapat terjadi? Berikut penjelasannya!

1. Penyebab vertigo sentral cukup luas dan beragam

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamhealthgoesup.com

Vertigo sentral merupakan gangguan dengan spektrum klinis yang bervariasi. Masih dari jurnal yang sama, berikut ini beberapa kondisi yang bisa menyebabkannya:

  • Multiple sclerosis;
  • Trauma;
  • Cedera di bagian kepala;
  • Migrain;
  • Tumor otak;
  • Serangan iskemia atau kekurangan suplai darah;
  • Stroke. 

2. Vertigo sentral lebih parah daripada vertigo periferal

Jenis & Penyebab Vertigo Ini Perlu Kamu Antisipasi, Bentuknya Beragamthehealthy.com

Walaupun lebih jarang terjadi, vertigo sentral pada umumnya lebih parah daripada vertigo periferal. Dilansir dari WebMD, gejalanya akan datang tanpa peringatan dan bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama. Gangguan yang terasa juga jauh lebih intens. 

Tidak heran jika sering kali pasien tak akan mampu berdiri atau berjalan tanpa bantuan orang lain. Gejala tambahan yang biasa timbul karena penyakit ini adalah gerak mata yang tidak terkontrol, lemas, sulit menelan, dan gangguan pendengaran yang parah.

Jika kamu merasakan gejala vertigo, yaitu kepala pening dan terasa berputar, penting untuk mengenali jenis dan penyebabnya. Dengan begitu, proses penyembuhan pun dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Vertigo: Sakit Kepala yang Bisa Bikin Kamu Hilang Keseimbangan

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya