Comscore Tracker

Jadi Kalung Antivirus Corona, Apakah Eucalyptus Ampuh Cegah COVID-19?

Klaimnya, sih, bisa bunuh virus hingga 80 persen. Benarkah?

Kementrian Pertanian (Kementan) baru-baru ini menghebohkan publik dengan mengeluarkan inovasi untuk tangani pandemik COVID-19 di Indonesia. Mereka menjulukinya sebagai kalung antivirus corona. 

Respons masyarakat terhadap inovasi ini pun beragam. Ada yang menjadikannya lelucon, ada yang menghujat, dan ada pula yang penasaran. Selain itu, publik juga ingin tahu apa sebenarnya khasiat dari kalung tersebut. 

Kali ini kita tidak akan membahas efektivitas kalung tersebut, melainkan si bahan penyusun, yaitu minyak eucalyptus atau kayu putih. Kementan mengklaim minyak yang telah digunakan secara turun-temurun itu mampu membunuh virus hingga 80 persen. 

Namun sebenarnya seberapa efektifkah eucalyptus untuk mencegah penularan atau membunuh virus corona? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Klaim: eucalyptus mampu membunuh virus hingga 80 persen

Jadi Kalung Antivirus Corona, Apakah Eucalyptus Ampuh Cegah COVID-19?gowellness.ng

Salah satu klaim terbesar Kementan untuk kalung antivirus corona adalah eucalyptus di dalamnya mampu membunuh virus hingga 80 persen. Hasil itu didapatkan dari uji laboratorium virologi Kementan yang disebut telah mengantongi sertifikat keselamatan biologi level 3 (BSL 3). 

“Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42 persen dari corona. Kalau dia 30 menit maka dia bisa (membunuh) 80 persen,” kata Mentan Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan ke Kementrian PUPR, Jumat (3/7/2020). 

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa dari 700 eucalyptus yang diuji, hanya ada satu jenis yang bisa membunuh virus corona atau SARS-CoV-2. Itulah kenapa Kementan yakin dan akan mulai memproduksi kalung tersebut pada Agustus mendatang. Namun apakah semua klaim itu benar?

2. Minyak ini memang bisa membunuh virus, namun bukan SARS-CoV-2

Jadi Kalung Antivirus Corona, Apakah Eucalyptus Ampuh Cegah COVID-19?nature.com

Studi dari National Taiwan University yang terbit di Science Direct pada tahun 2020 menganalisis khasiat berbagai tanaman herbal untuk mencegah COVID-19. Mereka menemukan sejumlah bahan memang bisa membunuh virus, salah satunya adalah eucalyptus.

Peneliti menemukan bahwa minyak tersebut mampu menangkap lapisan serat dari virus dan menonaktifkannya. Namun hal ini berlaku untuk virus influenza tipe A, bukan SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab COVID-19. 

Baca Juga: Hati-hati Berenang Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19, Ini Penjelasannya!

3. Eucalyptus diduga mampu menghambat enzim di dalam SARS-CoV-2

Jadi Kalung Antivirus Corona, Apakah Eucalyptus Ampuh Cegah COVID-19?bwbx.io

Menurut studi yang berbeda, terdapat bukti bahwa eucalyptus mampu menghambat kinerja dari SARS-CoV-2. Bagaimana bisa?

Penelitian yang dimaksud digarap oleh Sharam dan Kaur dengan judul “Eucalyptol (1,8 cineole) from Eucalyptus Essential Oil a Potential Inhibitor of COVID 19 Corona Virus Infection by Molecular Docking Studies”.

Mereka menyebutkan bahwa kandungan eucalyptol (1,8 cineole) di dalam minyak eucalyptus mampu menghambat aktivitas Mpro. Ini merupakan enzim di dalam SARS-CoV-2 yang berperan dalam replikasi virus. Absennya enzim Mpro akan menghambat pertumbuhan virus corona. 

Namun perlu digarisbawahi penelitian tersebut masih dalam tahap pra-cetak dan belum melalui peer-review. Jadi temuan di dalamnya belum bisa diandalkan sepenuhnya.

4. Yang pasti, eucalyptus dapat memperkuat imunitas tubuh

Jadi Kalung Antivirus Corona, Apakah Eucalyptus Ampuh Cegah COVID-19?zyto.com

Walaupun kedua bukti di atas belum bisa dipastikan, ada satu hal yang pasti mengenai khasiat dari eucalyptus. Minyak tersebut memang mampu memperkuat sistem imun tubuh sehingga bisa membantu kita memerangi virus saat terinfeksi. 

Penelitian dari BMC Immunology tahun 2008 mengatakan bahwa sifat antivirus dan antibakteri yang dimiliki oleh eucalyptus membuat minyak tersebut baik untuk meningkatkan imunitas. Kandungannya juga mampu membantu sistem imun untuk menghancurkan partikel asing yang masuk ke tubuh kita.

5. CDC dan WHO tidak memasukkan eucalyptus dalam daftar pengobatan dan pencegahan COVID-19

Jadi Kalung Antivirus Corona, Apakah Eucalyptus Ampuh Cegah COVID-19?Produk Eucalyptus Kementan untuk Anti Virus Corona (Dok. IDN Times/Kementan)

Sebenarnya klaim yang menyatakan bahwa eucalyptus mampu mencegah COVID-19 sudah beredar cukup lama. CheckYourFact bahkan telah meluruskan miskonsepsi dalam masyarakat ini. Mereka mengatakan bahwa klaim tersebut tidak benar dan tidak ada bukti kuat bahwa eucalyptus mampu mencegah COVID-19.

Terlebih lagi, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak memasukkan eucalyptus ke dalam pengobatan dan pencegahan untuk COVID-19. Bahkan hingga saat ini belum ada pengobatan yang dianggap benar-benar efektif untuk penyakit tersebut.

Jadi bisa disimpulkan bahwa tidak ada bukti yang jelas mengenai khasiat eucalyptus untuk COVID-19. Namun jika Kementan memiliki bukti kuat mengenai hal ini, sebaiknya mereka segera merilisnya sehingga tidak terjadi miskonsepsi di kalangan masyarakat. Sebab klaim-klaim dahsyat yang tidak berdasar akan berdampak buruk dan menyesatkan.

Baca Juga: 239 Ahli di Seluruh Dunia Klaim COVID-19 Airborne, Menular lewat Udara

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya