Comscore Tracker

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya 

Stres ternyata bisa bikin breakout juga, lho!

Tak hanya memengaruhi kondisi mental, stres juga bisa memperburuk kondisi fisik kita. Bahkan seluruh tubuh pun dapat terpengaruh karenanya. Mulai dari berubahnya pola tidur, nafsu makan, dan bahkan membuat kita terus merasa lelah.

Namun banyak yang belum menyadari bahwa stres juga dapat mengganggu kesehatan kulit. Menurut jurnal dari New York University School of Medicine, terdapat keterkaitan antara stres psikologis dengan memburuknya penyakit kulit tertentu.

Kira-kira penyakit dan masalah kulit apa sajakah yang dimaksud? Dilansir dari berbagai sumber, simak penjelasannya berikut ini!

1. Memperburuk jerawat

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya hellomagazine.com

Sadarkah kamu ketika berada di bawah tekanan, jerawat akan bermunculan di mana-mana? Masalah kulit yang dibenci banyak orang ini tak hanya disebabkan oleh perubahan hormon atau salah menggunakan produk kulit saja. Stres pun bisa memperburuk keadaannya. 

Kenapa hal ini bisa terjadi? Dilansir dari Insider, ketika stres, otak kita memproduksi hormon stres bernama kortisol. Zat tersebut mampu meningkatkan aktivitas kelenjar minyak. Akhirnya, kulit pun rentan berjerawat.

2. Psoriasis

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya webmd.com

Bagi kamu yang masih awam dengan istilah ini, psoriasis adalah kondisi kronis yang menyebabkan penebalan pada kulit. Penderitanya akan memiliki kulit yang bersisik, kemerahan, dan kadang terasa sakit ketika dipegang.

Psoriasis termasuk ke dalam penyakit autoimun, yaitu kondisi di mana sistem imun terlalu aktif dan berbalik menyerang sel yang sehat. Penyebabnya masih tidak diketahui hingga saat ini. 

Akan tetapi, penelitian dari University Nijmegen Medical Centre, Nijmegen, Belanda tahun 2009 menemukan bahwa stres bisa memperburuk keadaan pasien psoriasis. Kulit pun semakin kering, sakit, bersisik, dan rentan terkelupas. Hubungan antara keduanya seperti siklus. Stres memicu psoriasis, lalu psoriasis bisa menyebabkan stres.

3. Mempercepat penuaan kulit

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya cloudfront.net

“Jangan kebanyakan stres, nanti cepat tua, lho!”

Ungkapan tersebut biasanya digunakan untuk menakut-nakuti saja. Namun ternyata, pernyataan itu ada benarnya juga. Bagaimana bisa?

Dilansir dari Psychology Today, manusia memiliki 46 DNA yang ujung-ujungnya dilindungi oleh telomeres. Semakin tua seseorang, telomeres akan semakin menyusut. Namun ternyata stres bisa mempercepat proses tersebut. Kita pun akan mengalami penuaan dini.

Psychology Today menyebutkan bahwa selain stres, ada beberapa kondisi lain yang bisa memperpendek telomeres. Di antaranya adalah depresi, gangguan kecemasan, dan kesepian. 

Baca Juga: Ini 7 Hal Mengejutkan yang Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan Kulitmu

4. Eksim

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya scmp.com

Jika kamu memiliki riwayat eksim, kamu akan merasakan bahwa stres bisa membuatnya kambuh dengan parah. Kulit menjadi kemerahan, kering, gatal, sakit, dan terasa tidak nyaman. Semakin parah kondisi tersebut, penderita pun semakin stres. Ini akhirnya menimbulkan siklus yang tak ada hentinya.

Maka dari itu, ketika eksim kambuh, kamu harus langsung memberikan salep atau pelembap pada kulit. Jika kamu memiliki obat tertentu dari dokter, jangan ragu untuk menggunakannya.

Setelah itu, cobalah untuk tidak menghiraukannya dengan menyibukkan diri pada aktivitas lain. Terakhir, ingat untuk jangan menggaruknya agar kondisi tak semakin parah.

5. Alergi

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya hearstapps.com

Alergi biasanya dipicu oleh sejumlah alergen, seperti makanan, debu, serbuk sari, atau bahkan matahari. Namun tahukah kamu bahwa stres juga bisa memicu kambuhnya reaksi alergi?

Penelitian dari World Journal of Dermatology tahun 2013 menunjukkan bahwa 37 persen penderita alergi melaporkan bahwa stres memperburuk kambuhnya kondisi mereka. Ternyata stres dapat meningkatkan produksi histamine pada otak. Zat itulah yang menimbulkan reaksi alergi.

6. Menyebabkan kulit kusam

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya newstracklive.com

Stres bisa menyebabkan kita kekurangan tidur, tidak mengonsumsi makanan sehat, serta kurang minum. Ketiganya terjadi tanpa disadari. Kondisi ini akhirnya bisa menyebabkan kulit tampak lebih kusam daripada biasanya.

Laman Aveeno mengatakan bahwa ketiga hal yang disebutkan memainkan peran yang besar pada kesehatan kulit kita. Oleh karena itu, jika kamu merasa stres karena kerja, kuliah, atau masalah lainnya, tetap usahakan untuk setidaknya minum air putih dan makan dengan teratur. 

7. Rosacea

Stres Ternyata Buruk untuk Kulitmu, Ini 7 Masalah yang Disebabkannya getridofthings.com

Rosacea adalah kondisi di mana kulit sekitar wajah akan menjadi kemerahan seperti anggur. Ini diakibatkan oleh pembengkakan pembuluh darah.

Namun rosacea termasuk penyakit yang kambuhan, jadi gejalanya bisa muncul selama beberapa hari kemudian hilang. Para ahli mengatakan bahwa kondisi ini akan diperburuk oleh inflamasi, yang juga dipicu oleh stres. 

Mengetahui fakta-fakta ini, kamu harus mampu mengendalikan stres dengan baik. Misalnya dengan menghindari pemicu stres, usahakan untuk tidur dengan teratur, luangkan waktu untuk berolahraga, meditasi, dan buatlah dirimu senang. Dengan begitu, stres tidak akan menyerangmu terlalu lama sehingga kulit dan tubuhmu tetap sehat. 

Baca Juga: 10 Masalah Kulit yang Tidak Boleh Kamu Remehkan, Segera ke Dokter ya!

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Just For You