Comscore Tracker

Bau Mulut Tak Sedap, Ini 5 Penyebab Terjadinya Halitosis

Segera atasi daripada bikin orang-orang kabur

Halitosis adalah suatu kondisi mulut mengeluarkan bau napas yang tak sedap. Hal ini bisa sangat mengganggu ketika berinteraksi dengan orang lain, bahkan bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri.

Pada dasarnya, halitosis berasal dari sulfur berbentuk volatile sulfur compounds (VSC) yang mudah menguap dan merupakan produk dari bakteri. Beberapa kondisi yang terjadi di dalam rongga mulut dapat meningkatkan konsentrasi dari VSC, dan akhirnya menyebabkan bau mulut.

Bila kamu bermasalah dengan bau mulut, kenali apa saja penyebabnya agar tahu cara untuk mengatasinya. Simak ulasannya di bawah ini.

1. Sisa makanan yang melekat di gigi

Bau Mulut Tak Sedap, Ini 5 Penyebab Terjadinya Halitosisfreepik.com/jcomp

Keadaan gigi dan mulut yang tidak bersih, apalagi tidak sehat, dapat menimbulkan halitosis. Penyebab mendasar dari aroma mulut yang tidak sedap adalah adanya sisa makanan yang melekat di permukaan atau sela-sela gigi.

Perilaku menyikat gigi secara rutin dan benar sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut. Menurut sebuah tinjauan pustakan dalam Jurnal Ilmiah PANNMED tahun 2017, menyikat gigi berfungsi untuk membersihkan berbagai kotoran yang melekat di permukaan gigi dan gusi. Tentunya, gosok gigi secara rutin juga bertujuan untuk memelihara kebersihan gigi serta jaringan di sekitarnya.

2. Gigi berlubang

Bau Mulut Tak Sedap, Ini 5 Penyebab Terjadinya Halitosisfreepik.com/@eddows-animator

Gigi berlubang atau karies gigi adalah kerusakan gigi yang disebabkan oleh bakteri. Kondisi ini juga berperan dalam terjadinya bau mulut.

Dilansir dari Jurnal Kesehatan Gigi tahun 2016, karies gigi dapat meningkatkan kadar VSC yang disebabkan oleh pembusukan sisa makanan oleh bakteri pada gigi berlubang, sehingga hal ini akan membuat bau mulut tak sedap.

Terlebih lagi jika gigi berlubang tidak mendapat perawatan yang semestinya. Pada tahap karies yang telah mencapai jaringan dalam gigi, maka akan menimbulkan peradangan hingga membuat jaringan dalam gigi mati dan membusuk. Pastinya, pembusukan ini juga akan menimbulkan bau khas dari dalam gigi.

Baca Juga: Jangan Buru-buru! Perhatikan Dulu 5 Hal Ini sebelum Cabut Gigi

3. Tongue coating

Bau Mulut Tak Sedap, Ini 5 Penyebab Terjadinya Halitosisscienceinfo.net

Lidah merupakan lokasi paling umum yang berhubungan dengan kejadian bau mulut, seperti halnya kondisi tongue coating. Tongue coating adalah suatu lapisan putih yang terdapat pada permukaan lidah. 

Berdasarkan sebuah laporan dalam Journal of Dentistry Indonesia tahun 2010, pada kondisi tongue coating terdapat banyak koloni bakteri anaerobik, yang mana hal ini akan menghasilkan senyawa VSC penyebab halitosis. 

Untuk mencegah tongue coating, kamu bisa membersihkan permukaan lidah menggunakan secara rutin. Dengan begini, kamu telah menghilangkan satu dari banyak penyebab terjadinya halitosis, deh.

4. Penggunaan gigi palsu

Bau Mulut Tak Sedap, Ini 5 Penyebab Terjadinya Halitosisfreepik.com/@jit1115

Ternyata, penggunaan gigi palsu pada lansia juga berpengaruh dalam kejadian bau mulut. Berdasarkan penelitian dalam jurnal Dentofasial tahun 2008, kondisi ini terjadi karena gigi tiruan dengan bahan resin akrilik memiliki sifat menyerap cairan yang berasal dari makanan dan minuman yang melekat, kemudian dapat masuk ke plat gigi tiruan, sehingga menyebabkan bau yang tidak sedap. 

Walau begitu, hal ini tetap dapat diatasi, kok. Untuk pengguna gigi tiruan atau gigi palsu, sangat disarankan untuk membersihkan gigi palsunya dengan cara menyikatnya dengan sikat dan pasta khusus gigi palsu, dan direndam menggunakan larutan pembersih khusus. Selain itu, penggunanya juga disarankan untuk tetap menjaga kebersihan mulutnya, seperti rutin berkumur.

5. Adanya penyakit sistemik

Bau Mulut Tak Sedap, Ini 5 Penyebab Terjadinya Halitosisfreepik.com/@vistudio2019

Tidak hanya disebabkan dari dalam mulut, halitosis juga dapat berasal dari ekstraoral atau luar mulut, seperti adanya penyakit sistemik yang diderita.

Menurut jurnal e-Gigi tahun 2015, penyebab ekstraoral halitosis adalah penyakit sistemik, seperti diabetes melitus, penyakit sistem respiratorius atau gastrointestinal, gagal organ hepar, dan gangguan metabolik.

Pada kondisi tertentu, halitosis atau bau mulut yang tidak sedap ini dapat menjadi tanda untuk deteksi awal adanya penyakit sistemik.

Bau mulut bisa dialami setiap orang. Walau terkesan remeh, tetapi kamu tetap harus tahu cara mencegah dan mengatasi agar tak sampai bikin malu dan menurunkan kepercayaan dirimu.

Caranya adalah dengan rutin menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, menyeka permukaan lidah, minum banyak air putih, serta melakukan perawatan pada gigi berlubang, radang gusi, maupun penyakit rongga mulut lainnya.

Selain itu, jangan lupa untuk rutin kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali dan jangan ke dokter gigi kalau sakit gigi saja. Ingat, dengan kontrol rutin, kesehatan gigi dan mulut bisa tetap terjaga dan bila ada masalah bisa dideteksi pada tahap awal dan mendapat penanganan yang semestinya.

Baca Juga: 5 Hal tentang Kesehatan Gigi dan Mulut yang Perlu Diajarkan ke Anak

Denty Rizqita Photo Verified Writer Denty Rizqita

Semoga tulisan-tulisannya bermanfaat, yaa!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya