Comscore Tracker

5 Alasan Kesehatan Mengapa Baju Preloved Harus Dicuci Terlebih Dahulu

#IDNTimesHealth Meski preloved, tapi tak selalu aman

Baju preloved merupakan pakaian-pakaian second hand yang biasanya hanya pernah dipakai beberapa kali saja. Biasanya jenis baju ini akan banyak didominasi oleh baju branded dengan harga miring.

Meski dengan embel-embel 'preloved', namun kamu juga perlu mengetahui beberapa alasan penting mengapa baju-baju tersebut harus melalui proses pencucian terlebih dahulu sebelum akhirnya siap dipakai. Pastikan alasan-alasan berikut ini sudah kamu baca dan pahami, ya.

1. Memastikan bajunya higienis dan aman untuk dikenakan

5 Alasan Kesehatan Mengapa Baju Preloved Harus Dicuci Terlebih Dahuluilustrasi baju preloved (Unsplash/Angela Bailey)

Alasan utama dari mengapa kamu perlu mencuci baju preloved adalah karena kamu perlu memastikan bahwa bajunya higienis dan aman untuk kamu kenakan. Jangan terpengaruh dengan penjual yang seakan telah meyakinkan bahwa bajunya aman meski tidak melalui proses pencucian terlebih dahulu. Kamu juga perlu memastikan bahwa baju itu memiliki kebersihan yang baik sehingga tidak akan membawa dampak buruk ke depannya.

2. Memastikan tidak terdapat bahan kimia yang menempel

5 Alasan Kesehatan Mengapa Baju Preloved Harus Dicuci Terlebih Dahuluilustrasi menyemprotkan baju (ejisinc.com)

Jenis baju-baju preloved yang didominasi oleh barang branded biasanya tak jarang didatangkan langsung dari luar negeri. Kadang kala penjual akan menyemprotkan beberapa bahan kimia pada baju untuk memastikan bahwa tak akan ada jamur yang menempel.

Namun, pada kenyataannya justru bahan kimia tersebut tidaklah selalu aman di kulit manusia. Jika kamu tak membersihkannya secara tepat, maka bukan tak mungkin akan menimbulkan alergi pada tubuh.

3. Menghilangkan debu yang menempel

5 Alasan Kesehatan Mengapa Baju Preloved Harus Dicuci Terlebih Dahuluilustrasi baju preloved (Unsplash/Nick de Partee)

Debu adalah partikel yang tak kasat mata dan tak dapat kamu lihat bentuknya dengan mata telanjang. Tak hanya pada baju-baju preloved, bahkan untuk jenis baju lainnya yang jarang kamu gunakan juga terdapat debu di permukaannya.

Maka tak jarang bila biasanya baju akan dibungkus untuk menghindari debu. Meski begitu, pastikan baju-baju preloved melalui proses pencucian yang tepat untuk memastikan bahwa tak ada debu yang menempel.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Saat Membeli Baju Preloved

4. Mencegah bau pada pakaian

5 Alasan Kesehatan Mengapa Baju Preloved Harus Dicuci Terlebih Dahuluilustrasu baju bau (thompsontee.com)

Aroma tak sedap yang berasal dari baju memang disebabkan oleh banyak faktor. Biasanya proses pembersihan yang tak tepat justru akan menyebabkan bau pada pakaian. Kamu perlu mencegahnya dengan rutin mencuci pakaian preloved agar kebersihan dan aromanya tetap sedap.

5. Menghindari serangga kecil

5 Alasan Kesehatan Mengapa Baju Preloved Harus Dicuci Terlebih Dahuluilustrasi kutu baju (pestguide.org)

Pada beberapa jenis pakaian, perawatan khusus memang diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Salah satunya adalah untuk mencegah serangga kecil pada pakaian.

Keberadaan serangga kecil yang tak dibersihkan dengan tepat justru akan menyebabkan bahaya pada kulit. Bahkan tak jarang dapat memicu iritasi karena baju preloved masih terdapat serangga atau kutu baju di dalamnya.

 

Meskipun tergiur dengan harga miring dari baju preloved, namun jangan sepelekan kebersihannya. Tetap ikuti instruksi kebersihan yang ada dan dapat kamu sesuaikan dengan jenis bahan dari baju yang dikenakan. Dengan begitu, maka kamu tetap dapat eksis bergaya dengan baju preloved yang bersih dan bebas dari hal-hal yang tak diinginkan. Jangan cuek, ya!

Baca Juga: 5 Barang Preloved Ini Punya Pangsa Pasar Luas, Jangan Biarkan Rusak!

Abdi K Tresna Photo Verified Writer Abdi K Tresna

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya