Comscore Tracker

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpura

Memar gak cuma tanda kecapekan lho

Apakah kamu sering  menemukan memar pada bagian tubuhmu yang tidak wajar? Kamu perlu berhati-hati jika tiba-tiba bagian tubuhmu memar atau lebam karena bisa merupakan tanda suatu penyakit. Salah satu penyakit yang bisa menyebabkan tubuh mudah memar atau berdarah adalah Idiopatik Trombositopeni Purpura (ITP)

ITP merupakan penyakit yang menyebabkan kadar trombosit berkurang. Trombosit atau keping darah berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Sehingga, jika kadarnya berkurang dan tidak normal maka proses pembekuan darah pada luka tidak berjalan normal dan tubuh tetap berdarah. ITP bukanlah penyakit yang menular sehingga kamu tidak perlu khawatir akan tertular dari penderitanya. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang ITP, simak penjelasan di bawah.

1. Penyebabnya belum diketahui secara pasti

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpurathoughtco.co

Penyebab utama ITP diduga adalah kondisi autoimun. Trombosit yang seharusnya berperan dalam proses pembekuan darah dianggap sebagai “benda asing”. Sehingga tubuh memproduksi antibodi yang menyerang trombosit sehingga jumlahnya menurun. Namun, beberapa kondisi bisa meningkatkan risiko terkena ITP, yaitu infeksi bakteri atau virus, terkena racun atau bahan kimia yang berbahaya, dan penyakit autoimun lain seperti lupus.

2. Gejala yang utama adalah terjadinya perdarahan

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpurafunnymoneyreport.net

Menurunnya kadar trombosit menyebabkan tubuh mudah berdarah. Tanda perdarahan yang dialami penderita bisa berupa:

  • gejala ringan seperti ruam, memar atau lebam
  • mimisan
  • gusi berdarah
  • saat menstruasi darah yang keluar sangat banyak
  • adanya darah pada tinja.

Selain perdarahan, penderita juga bisa merasa lemas dan mudah lelah.

3. Cara mendiagnosis

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpuraaarp.org

Tidak ada pemeriksaan yang bisa memastikan ITP. Biasanya dokter akan memeriksa kadar trombosit penderita. Jika kadarnya menurun maka yang bisa dilakukan adalah melakukan screening untuk mencari dan menyingkirkan kemungkinan penyebabnya. Kadar trombosit yang normal pada orang dewasa adalah 150.000-400.000 per mikroliter. Semakin rendah kadar trombosit maka perdarahan semakin mudah terjadi.

Baca Juga: 7 Jenis Penyakit Autoimun yang Paling Umum, Sering Menyerang Wanita

4. Pencegahan dan pengobatan

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpuraveganfoodandliving.com

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah menjaga diri agar tidak cedera, terbentur, terjatuh, dan terluka yang bisa menyebabkan berdarah. Penderita ITP akan diberikan beberapa pengobatan oleh dokter antara lain obat untuk meningkatkan jumlah trombosit dan obat kortikosteroid untuk menekan sistem imunitas agar tidak menyerang trombosit.

5. Kapan harus ke dokter?

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpurareadersdigest.ca

Jika kamu mengalami perdarahan hebat, perdarahan yang tiba-tiba dan sering pada bagian tubuhmu, maka kamu perlu berkonsultasi ke dokter. Terutama jika perdarahannya tidak segera berhenti, maka kamu perlu untuk segera ke IGD.

6. Komplikasi

Sering Memar, Waspada Penyakit Idiopatik Trombositopeni Purpuramedicalnewstoday.com

Komplikasi yang disebabkan ITP adalah karena perdarahan. Perdarahan pada organ dalam dapat berbahaya, misalnya perdarahan saluran cerna dan otak. Perdarahan otak bisa mengancam nyawa penderita, tetapi hal ini jarang terjadi.

Itulah beberapa fakta tentang penyakit ITP. Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami gejala di atas, segera periksakan ya.

Baca Juga: 6 Hal yang Gak Seharusnya Kamu Katakan ke Penderita Autoimun

wiwit widiastuti Photo Verified Writer wiwit widiastuti

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya