Comscore Tracker

5 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Jumlah Sperma, Cowok Wajib Tahu

Hindari semua kebiasaan ini #IDNTimesHealth

Jumlah sperma yang rendah memiliki arti bahwa mani yang diejakulasikan selama orgasme mengandung lebih sedikit sperma dari biasanya. Jumlah sperma yang rendah juga disebut oligospermia. Jumlah sperma bisa dianggap rendah jika laki-laki memiliki kurang dari 15 juta sperma per mililiter air mani.

Rendahnya jumlah sperma mengurangi kemungkinan salah satu sperma untuk membuahi sel telur pasangan, yang mengakibatkan kehamilan. Akan tetapi, ada banyak laki-laki yang memiliki jumlah sperma rendah masih bisa membuahi pasangannya dan memiliki anak.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan rendahnya jumlah sperma pada laki-laki, salah satunya kebiasaan. Bagi laki-laki, pastikan kamu menghindari kebiasaan berikut ini karena terbukti dapat menurunkan jumlah sperma.

1. Pola makan yang tidak sehat

5 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Jumlah Sperma, Cowok Wajib Tahuilustrasi laki-laki sedang makan (pexels.com/nappy)

Studi yang dipresentasikan pada konferensi European Society of Human Reproduction and Embryology dilakukan dengan mengamati diet 2.935 laki-laki muda di Denmark untuk mengetahui bagaimana pengaruh makanan terhadap jumlah sperma mereka. Jumlah sperma merupakan faktor penting dalam kesuburan, dorongan seks, dan masalah fungsi seksual, seperti disfungsi ereksi. Pola diet ini dikategori menjadi empat, yaitu diet Barat yang penuh dengan piza, keripik, daging olahan dan merah, minuman energi, dan permen; diet bijaksana berupa ikan, ayam, sayuran, buah, dan air; diet Denmark klasik yang terdiri dari daging olahan beku, biji-bijian, mayones, ikan beku, bumbu, dan susu; dan pola makan vegetarian yang terdiri dari sayuran, susu kedelai, serta telur.

Para peneliti menemukan bahwa peserta yang mengikuti pola diet bijaksana memiliki jumlah sperma tertinggi, sedangkan laki-laki yang memiliki pola diet Barat memiliki jumlah sperma terendah. Sementara, laki-laki yang menerapkan pola vegetarian memiliki jumlah sperma tertinggi kedua dan diikuti oleh laki-laki yang makan dengan diet tradisional Denmark.

2. Tidur larut malam

5 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Jumlah Sperma, Cowok Wajib Tahuilustrasi menonton TV (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Para peneliti di Aarhus University melakukan survei terhadap beberapa laki-laki tentang waktu tidur mereka selama sebulan. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa laki-laki yang tidur sebelum pukul 10.30 malam memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi daripada laki-laki yang tidur setelah pukul 23.30.

Laki-laki dengan waktu tidur lebih awal empat kali lebih mungkin memiliki tingkat jumlah sperma yang dikategori sebagai normal. Terdapat kemungkinan bahwa waktu tidur yang lebih lambat dapat melemahkan sistem kekebalan seseorang. Hal tersebut menyebabkannya bereaksi berlebihan dan menyerang sperma sehingga menurunkan jumlah keseluruhan sperma.

Baca Juga: 11 Mitos tentang Sperma yang Selalu Salah Kaprah, Kamu Masih Percaya?

3. Tidak menjaga berat badan yang sehat

5 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Jumlah Sperma, Cowok Wajib Tahuilustrasi menimbang berat badan (pexels.com/Andreas Ayrton)

Obesitas dapat mengganggu kesuburan dalam beberapa cara, seperti menyebabkan perubahan hormon yang mengurangi kesuburan laki-laki dan berdampak langsung pada sperma. Sebuah studi yang dilaporkan dalam Journal Andrologia terhadap 1.285 laki-laki menemukan bahwa obesitas memiliki kaitan dengan rendahnya jumlah sperma dan motilitas sperma.

Obesitas juga ditemukan meningkatkan kemungkinan cacat fisik pada sperma, seperti kepala kurus dan berbentuk piriform. Oleh sebab itu, penting bagi para laki-laki untuk menjaga berat badan tetap sehat.

4. Konsumsi obat-obatan, alkohol, dan rokok

5 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Jumlah Sperma, Cowok Wajib Tahuilustrasi rokok (IDN Times/Arief Rahmat)

Konsumsi obat-obatan, alkohol, dan tembakau telah lama dikaitkan dengan masalah kesehatan yang serius, salah satunya berkaitan dengan sperma. Dijelaskan dalam laman Cleveland Clinic, THC yang merupakan bahan aktif dalam ganja dapat menurunkan produksi sperma, memengaruhi motilitas sperma, dan mengganggu produksi testosteron. Sementara, opiat dapat mengganggu produksi testosteron dan menurunkan kuantitas serta kualitas sperma.

Selain itu, orang yang minum 14 atau lebih minuman beralkohol per minggu dapat mengalami penurunan produksi testosteron dan peningkatan produksi estrogen, yang dapat menurunkan jumlah sperma. Sementara itu, merokok terbukti meningkatkan persentase fragmentasi DNA dalam sampel sperma laki-laki.

5. Menaruh HP di saku celana depan

5 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Jumlah Sperma, Cowok Wajib Tahuilustrasi menaruh HP di saku celana (unsplash.com/Jonas Leupe)

Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk mengetahui dampak radiasi HP pada jumlah sperma. Studi yang dicatatkan di Central European Journal of Urology menemukan bahwa laki-laki yang menyimpan HP mereka di saku celana depan memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dan jumlah sel sperma dengan fragmentasi DNA yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan laki-laki yang tidak menaruh HP di saku depan.

Temuan itu juga didukung oleh penelitian lain yang dipublikasikan di International Journal of Fertility & Sterility yang menguji motilitas sperma dan menemukan bahwa sperma yang terpapar radiasi HP, meskipun hanya selama 1 jam, mengalami penurunan motilitas sperma yang signifikan dan peningkatan fragmentasi DNA sperma yang signifikan. Karena alasan ini, sebisa mungkin, hindari menaruh HP di saku celana depan.

Setelah tahu hal apa saja yang bisa menurunkan jumlah sperma, sekarang yang perlu kamu lakukan adalah menghindari hal-hal tersebut untuk melindungi kesuburan.

Baca Juga: 5 Gejala yang Mungkin Menandakan Kamu Alergi terhadap Sperma

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya